spancef

Ini adalah review terhadap obat dengan merk spancef. Di bagian akhir review ini juga disertakan tautan merk – merk obat lain dengan nama generik yang sama dengan spancef.

pabrik  


medikon

golongan


obat keras

kemasan  


spancef dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • dos 3 x 10 kapsul 50 mg
  • 3 x 10 kapsul 100 mg

kandungan     


tiap kemasan spancef mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • cefixime 50 mg / kapsul
  • cefixime 100 mg / kapsul

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)


cefixime adalah antibiotik yang memiliki spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif mapun gram positif yang termasuk golongan antibiotik cephalosporin generasi ketiga. cefixime adalah antibiotik beta laktam, termasuk bakteriocidal yang bekerja dengan cara menghambat sintesis lapisan peptidoglikan dinding sel bakteri.

Indikasi spancef


Kegunaan spancef (cefixime) adalah untuk mengobati sejumlah infeksi bakteri seperti :

  • Infeksi saluran pernafasan : Otitis media yang disebabkan oleh H. influenzae, M. catarrhalis  dan S. pyogenes, faringitis dan tonsillitis yang disebabkan oleh S. pyogenes, bronkitis akut dan bronkitis kronik eksaserbasi akut yang disebabkan oleh S. pneumoniae dan H. influenzae. spancef (cefixime) digunakan juga untuk mengobati  community acquired pneumonia yang disebabkan oleh S. pneumoniae, H. influenzae, M. catarrhalis, E.coli, H. parahaemolyticus, dan H. parainfluenzae
  • infeksi saluran kemih tanpa komplikasi yang disebabkan oleh E. coli dan P. mirabilis
  • infeksi kulit (misalnya selulitis), serta infeksi tulang dan sendi
  • Pengobatan demam tifoid pada anak yang disebabkan oleh S. typhi yang telah resisten terhadap berbagai antibiotik lainnya
  • spancef (cefixime) digunakan sebagai antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri yang resisten terhadap antibiotik golongan penicillin
  • spancef (cefixime) tidak digunakan untuk mengobati infeksi oleh virus seperti flu

 Kontra indikasi 


Penggunaan antibiotik spancef (cefixime) harus dihindari pada pasien dengan riwayat mengalami reaksi hipersensitivitas (alergi) pada spancef (cefixime) dan antibiotik golongan cephalosporin lainnya.

Efek Samping spancef


  • Efek samping yang paling umum dari spancef (cefixime), seperti cephalosporin oral yang lain adalah gangguan pencernaan termasuk mual, muntah, dan diare
  • Reaksi hipersensitivitas termasuk ruam kulit, urtikaria, demam, gatal, angioedema, edema wajah, kesulitan bernapas, kulit merah, melepuh, bengkak, dan mengelupas, sindrom Stevens-Johnson, dan nekrolisis epidermal toksik
  • Pseudomembranous colitis dan Clostridium difficile  telah dilaporkan pada penggunaan spancef (cefixime)
  • Antibiotik cephalosporin termasuk spancef (cefixime) bisa juga menyebabkan anemia aplastik dan anemia hemolitik pada beberapa kasus
  • Efek samping spancef (cefixime) pada organ hati seperti hepatitis dan kenaikan sementara SGPT, SGOT, dan alkali fosfatase. Antibiotik golongan cephalosporin termasuk spancef (cefixime) telah dikaitkan dengan terjadinya disfungsi hati termasuk kolestasis
  • Efek samping pada sistem saraf seperti sakit kepala, pusing, mengantuk, dan kejang
  • Jika tanda – tanda reaksi alergi terjadi segera hentikan pemakaian spancef (cefixime) dan menghubungi pihak medis karena dapat terjadi shock anafilaksis yang bisa berakibat fatal
  • Kebanyakan obat antibiotik termasuk spancef (cefixime) dapat menyebabkan diare, yang bisa saja merupakan tanda dari infeksi baru. Jika diare terjadi sangat berat misalnya berair atau memiliki darah di dalamnya, segera hubungi dokter Anda. Jangan menggunakan obat untuk menghentikan diare kecuali atas petunjuk dokter

Perhatian  


  • Hati-hati memberikan spancef (cefixime) pada penderita dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak terutama pada pemakaian obat dalam jangka waktu panjang.
  • pengamatan yang teliti perlu dilakukan pada pasien dengan gejala defisiensi Vitamin K
  • Pemakaian oleh ibu menyusui belum ada data, tetapi biasanya pihak produsen obat – obat dengan kandungan spancef (cefixime) merekomendasikan untuk tidak menggunakan obat ini selama menyusui.
  • sebaiknya spancef (cefixime) tidak digunakan untuk bayi berumur kurang dari 6 bulan karena efektivitas dan keamanan penggunaan antibiotik ini belum dapat dipastikan, .
  • spancef (cefixime) menyebabkan pusing, jangan mengemudikan kendaraan atau menyalakan mesin selama menggunakan obat ini
  • spancef (cefixime) harus digunakan sesuai dengan rekomendasi dokter, tetap lanjutkan terapi meskipun anda sudah merasa sembuh. Hal ini untuk mencegah terjadinya resistensi bakteri terhadap spancef (cefixime)
  • untuk pasien Diabetes : spancef (cefixime) dapat menyebabkan hasil tes untuk glukosa urin atau keton urin menjadi salah.  informasikan kepada petugas laboratorium jika anda melakukan tes selama mengkonsumsi spancef (cefixime). konsultasikan dengan dokter anda sebelum Anda mengubah diet Anda atau dosis obat diabetes Anda

Toleransi terhadap kehamilan


penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin pada trimester berapapun .

interaksi obat 


  • Probenesid menghambat sekresi spancef (cefixime) sehingga meningkatkan konsentrasi obat ini dalam tubuh dan meningkatkan potensi terjadinya efek samping
  • Jika spancef (cefixime) diberikan bersamaan dengan carbamazepine dapat meningkatkan konsentrasi carbamazepine dalam plasma sehingga meningkatkan efek farmakologinya
  • pemberian spancef (cefixime) bersama antikoagulan (misalnya warfarin) akan meningkatkan protrombin time (dengan atau tanpa perdarahan)
  • nifedipin dan salicylat dapat menigkatkan konsentrasi spancef (cefixime) dalam plasma darah sehingga efeknya akan meningkat
  • Vaksin BCG atau vaksin tifoid hidup akan menurun efektivitasnya jika diberikan bersama spancef (cefixime)

Dosis spancef


spancef (cefixime) diberikan dengan dosis :

  • Dosis lazim dewasa untuk Infeksi Saluran Kemih : Infeksi tanpa komplikasi : 400 mg 1 x sehari atau 200 mg setiap 12 jam secara oral
  • Dosis lazim dewasa untuk Otitis Media : Suspensi oral, tablet kunyah: 400 mg 1 x sehari atau 200 mg setiap 12 jam secara oral
  • Dosis lazim dewasa untuk Tonsilitis / Faringitis : 400 mg 1 x sehari atau 200 mg setiap 12 jam secara oral
  • Dosis lazim dewasa untuk Eksaserbasi akut bronkitis kronis : 400 mg 1 x sehari atau 200 mg setiap 12 jam secara oral
  • Dosis lazim dewasa untuk Infeksi gonokokus (tanpa komplikasi), infeksi serviks (leher rahim), uretra atau rectum : 400 mg secara oral sebagai dosis tunggal + (azithromycin atau doxycycline)
  • Dosis lazim pediatric untuk Otitis Media : Suspensi oral, tablet kunyah :
  1. 6 bulan – 12 tahun (berat 45 kg atau kurang) : 8 mg / kg BB 1 x sehari atau 4 mg / kg setiap 12 jam secara oral
  2. Anak-anak dengan berat lebih dari 45 kg atau umur lebih dari 12 tahun : 400 mg 1 x sehari atau 200 mg setiap 12 jam secara oral
  • Dosis lazim pediatric untuk Infeksi Saluran Kemih : Infeksi tanpa komplikasi :
  1. 6 bulan – 12 tahun (berat 45 kg atau kurang) : Suspensi oral, tablet kunyah : 8 mg / kg BB 1 x sehari atau 4 mg / kg BB setiap 12 jam secara oral
  2. Anak-anak dengan berat lebih dari 45 kg atau umur lebih dari 12 tahun : 400 mg 1 x sehari atau 200 mg setiap 12 jam secara oral
  • Dosis lazim pediatric untuk Tonsilitis / Faringitis :
  1. 6 bulan sampai 12 tahun (berat 45 kg atau kurang) : Suspensi oral, tablet kunyah : 8 mg / kg BB 1 x sehari atau 4 mg / kg BB setiap 12 jam secara oral
  2. Anak-anak dengan berat lebih dari 45 kg atau umur lebih dari 12 tahun : 400 mg 1 x sehari atau 200 mg setiap 12 jam secara oral
  • Dosis lazim pediatric untuk Eksaserbasi akut bronkitis kronis :
  1. 6 bulan sampai 12 tahun (berat 45 kg atau kurang) : Suspensi oral, tablet kunyah: 8 mg / kg 1 x sehari atau 4 mg / kg setiap 12 jam secara oral
  2. Anak-anak dengan berat lebih dari 45 kg atau umur lebih dari 12 tahun : 400 mg 1 x sehari atau 200 mg setiap 12 jam secara oral
  • community acquired pneumonia :
    -100 Mg / 5 mL suspensi oral: 172 mg 1 x sehari secara oral
    -200 Mg / 5 mL suspensi oral: 176 mg 1 x sehari secara oral
    -500 Mg / 5 mL suspensi oral: 180 mg 1 x sehari secara oral
    -Tablets, Tablet kunyah: 200 mg 1 x sehari secara oral

Dalam Pengobatan infeksi yang disebabkan S. pyogenes , spancef (cefixime) harus diberikan selama minimal 10 hari

 Terkait


 Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman – teman anda