abbotic xl

Ini adalah review terhadap obat dengan merk abbotic xl. di bagian akhir review ini juga disertakan tautan untuk mengetahui merk obat-obat lain dengan kandungan yang sama dengan abbotic xl.

pabrik                 : abbott

golongan           : obat keras

kemasan            : dos 10 tablet

kandungan       : klaritromisin 500 mg/ tablet modifikasi lepas lambat

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)


klaritromisin (Clarithromycin) adalah antibiotik golongan makrolidum yang mempunyai spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif. klaritromisina (Clarithromycin) adalah bakteriostatik yang bekerja dengan cara mengikat sub unit 50s dari ribosom bakteri sehingga menghambat translasi mRNA. Dengan demikian sistesis protein akan terganggu sehingga pertumbuhan bakteri akan terhambat.

Indikasi abbotic xl     


kegunaan abbotic xl (Clarithromycin) adalah untuk pengobatan infeksi oleh kuman yang peka terhadap abbotic xl (Clarithromycin) seperti infeksi saluran pernapasan ( faringitis , tonsilitis , sinusitis , eksaserbasi akut bronkitis  obstruktif kronik , pneumonia). abbotic xl (Clarithromycin) juga digunakan untuk infeksi kulit dan jaringan lunak. Selain itu, abbotic xl (Clarithromycin) dapat mengobati Helicobacter pylori bakteri penyebab gastritis.

kontra indikasi 


abbotic xl (Clarithromycin)  harus dihindari pada pasien hipersensitifitas pada abbotic xl (Clarithromycin) dan antibiotika makrolidum lainnya. abbotic xl (Clarithromycin) dikontraindikasikan untuk pasien dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak. abbotic xl (Clarithromycin) harus digunakan dengan hati-hati jika pasien memiliki masalah jantung atau sedang memakai obat-obatan yang dapat menyebabkan masalah jantung tertentu ( misalnya , perpanjangan QT atau bradycardia ) , atau terjadinya ketidakseimbangan elektrolit ( misalnya , level kalium atau natrium yang rendah ) .

Efek Samping abbotic xl


Kebanyakan efek samping abbotic xl (Clarithromycin) yang muncul adalah mual, muntah, diare, kembung, flatulensi, palpitasi, nyeri dada, dispepsia, dan nyeri pada perut. Sakit kepala, insomnia, reaksi alergi (seperti ruam kulit dan anafilaktik) dan hasil tes fungsi hati yang abnormal juga dilaporkan terjadi akibat pemakaian abbotic xl (Clarithromycin). Efek samping yang jarang terjadi seperti iritasi yang sangat ekstrem, halusinasi, kehilangan keseimbangan, mulut kering, panik dan mimpi buruk adalah efek samping lain dari abbotic xl (Clarithromycin) meskipun kejadiannya sangat jarang.

perhatian  


Hati-hati memberikan abbotic xl (Clarithromycin) pada penderita dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak.

Toleransi terhadap kehamilan


penelitian pada reproduksi hewan menunjukkan klaritromisina (Clarithromycin) memberikan efek buruk pada janin. Tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia , tetapi jika manfaat potensial terhadap ibu hamil lebih besar daripada risiko pada janin maka obat ini bisa diberikan.

interaksi obat 


Jika abbotic xl (Clarithromycin) diberikan bersamaan dengan beberapa statin tertentu (jenis obat yang digunakan untuk mengurangi kadar kolesterol serum darah), risiko efek samping meningkat, termasuk nyeri otot dan rhabdomyolysis. Pasien pengguna calcium channel blocker yang juga diberi abbotic xl (Clarithromycin) memiliki risiko lebih tinggi mengalami tekanan darah rendah, gagal ginjal, dan kematian. Obat migrain ergotamine yang dipakai bersamaan dengan abbotic xl (Clarithromycin), memiliki resiko toksisitas akut yang meningkat, termasuk vasospasme dan iskemia ekstremitas. abbotic xl (Clarithromycin) menghambat klirens carbamazepine sehingga meningkatkan konsentrasinya dalam plasma darah nyaris dua kali lipat, hal ini memicu gejala toksisitas dari carbamazepine, termasuk diplopia dan mual, serta hiponatremia.

Dosis abbotic xl


abbotic xl (Clarithromycin) diberikan dengan dosis : faringitis, tonsilitis : 250 mg setiap 12 jam selama 10 hari. sinusitis maksilaris akut : 500 mg setiap 12 jam selama 14 hari. saluran pernafasan bawah : 250-500 mg setiap 12 jam selama 7-14 hari. Eksaserbasi akut bronkitis kronis yang disebabkan Streptococcus pneumoniae atau M.cattarhalis : 250 mg setiap 12 jam selama 7-14 hari, disebabkan H.influenzae 500 mg setiap 12 jam selama 7-14 hari. Pneumonia yang disebabkan Streptococcus pneumoniae dan M. pneumoniae atau  infeksi kulit dan struktur kulit tidak terkomplikasi : 250 mg setiap 12 jam selama 7-14 hari

Terkait


Merk-merk obat dengan kandungan klaritromisina (Clarithromycin) 

merk-merk obat yang termasuk antibiotik  makrolidum, derivat