Baycuten N

Baycuten N adalah obat anti jamur yang digunakan terutama untuk eksim dan inflamazi kulit terutama yang disebabkan oleh jamur. Baycuten N mengandung kombinasi clotrimazole (obat anti jamur golongan imidazole) dengan dexamethasone (obat steroid jenis glukokortikoid sintetis). Berikut ini adalah informasi lengkap baycuten N yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik


Bayer

golongan


Harus dengan resep dokter

kemasan


Baycuten N dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Tube 5  gram cream

kandungan


tiap kemasan baycuten N mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Clotrimazole 10 mg dan dexamethasone asetat setara dexamethasone 2 mg / 5 gram cream

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)


Clotrimazole adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai infeksi jamur, seperti infeksi jamur pada vagina, tenggorokan, sariawan, serta panu dan kurap. Obat ini termasuk golongan imidazole yang bekerja dengan cara mengubah permeabilitas dinding sel jamur. Clotrimazole mengikat fosfolipid dalam membran sel dan menghambat biosintesis ergosterol dan sterol lain yang diperlukan untuk produksi membran sel. Hal ini menyebabkan kematian sel melalui hilangnya unsur intraseluler.

Dexamethasone adalah obat steroid jenis glukokortikoid sintetis yang digunakan sebagai agen anti alergi, imunosupresan, anti inflamasi dan anti shock yang sangat kuat. Obat ini 20-30 kali lebih kuat daripada hidrokortison dan 5-7 kali lebih kuat daripada prednison. Dexamethasone bekerja dengan cara menembus membran sel sehingga akan terbentuk suatu kompleks steroid-protein reseptor. Di dalam inti sel, kompleks steroid-protein reseptor ini akan berikatan dengan kromatin DNA dan menstimulasi transkripsi mRNA yang merupakan bagian dari proses sintesa protein. Sebagai anti inflamasi, obat ini menekan migrasi neutrofil, mengurangi produksi prostaglandin (senyawa yang berfungsi sebagai mediator inflamasi), dan menyebabkan dilatasi kapiler. Hal ini akan mengurangi repon tubuh terhadap kondisi peradangan (inflamasi).

Indikasi


Berikut ini adalah beberapa kegunaan baycuten N :

  • Baycuten N digunakan untuk mengobati eksim, dan inflamasi terutama yang disebabkan oleh jamur seperti Trichophyton, Epidermophyton, dan Micosporum.

Kontra indikasi


  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada clotrimazole dan dexamethasone.
  • Baycuten N juga kontraindikasi untuk penderita tuberculosis kulit, dan inveksi virus pada kulit.

Efek samping


Berikut adalah beberapa efek samping baycuten N :

  • Efek samping yang umum seperti rasa panas, eritema, edema, gatal, rasa seperti terbakar, pedih, urtikaria, dan kejadian iritasi umum lain.
  • Efek samping lain yang pernah dilaporkan misalnya maculo papulo eruption, dan paretesia.
  • Pada pemakaian jangka panjang bisa menyebabkan atropi kulit, dan telangiektasia.

Perhatian


Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan obat ini adalah sebagai berikut :

  • Pemakaian harus dihentikan jika muncul ruam kulit atau tanda lain yang menunjukkan reaksi alergi.
  • Jangan sampai mengenai mata.
  • Durasi pemakaian paling lama 7 hari.
  • Keamanan dan efektivitas pada anak-anak di bawah usia 3 tahun belum ditetapkan. Oleh karena itu, penggunaannya tidak dianjurkan.

Penggunaan oleh wanita hamil


FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan clotrimazole topical kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :

penelitian pada reproduksi hewan tidak  menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Sedangkan dexamethasone dikategorikan ke dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Sejumlah kecil clotrimazole bisa diserap secara sistemik meski digunakan secara topikal. Namun sediaan topikal tunggal obat ini masih aman digunakan oleh wanita hamil. Tetapi sediaan kombinasi dengan dexamethasone yang telah terbukti memberikan efek buruk pada janin hewan, mestinya hanya digunakan jika manfaat yang diperoleh lebih tinggi daripada resiko yang mungkin terjadi.

interaksi obat


Tidak ada interaksi obat yang signifikan untuk sediaan topikal.

Dosis baycuten N


Baycuten N diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dioleskan secukupnya pada tempat terinfeksi 2 x sehari.
  • Obat digunakan tidak lebih dari 7 hari.

Terkait


Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman – teman anda