kafsir syrup

Kafsir syrup adalah obat yang digunakan untuk mengobati batuk yang disertai gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin. Kafsir syrup mengandung paracetamol, obat yang memiliki aktivitas sebagai antipyretic sekaligus analgetic, liquorice extract, obat yang mempunyai efek ekspektoran, ephedrine, obat amina simpatomimetik, dalam sediaan obat ini bertindak sebagai bronkodilatator, ammonium chloride, senyawa anorganik yang berfungsi sebagai ekspektoran, glyceryl guaiacolate adalah obat yang termasuk ekspektoran dan chlorpheniramine maleate, obat alergi golongan antihistamin generasi pertama. Berikut ini adalah informasi lengkap Kafsir syrup yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik


Sandoz

golongan


Bisa diperoleh tanpa resep dokter di apotek atau toko obat berijin resmi.

kemasan

Kafsir syrup dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • botol 100 ml syrup

kandungan


tiap 5 ml Kafsir syrup mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • paracetamol 120 mg
  • ammonium chloride 50 mg
  • ephedrine HCl 5 mg
  • liquorice extract 170 mg
  • glyceryl guaiacolate 50 mg
  • chlorpheniramine maleate 0.33 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)


Paracetamol yang dikenal juga dengan nama acetaminophen adalah obat yang digunakan sebagai analgetic (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) yang bisa diperoleh tanpa resep dokter. Meskipun paracetamol memiliki efek anti inflamasi, obat ini tidak dimasukkan sebagai obat NSAID, karena efek anti inflamasinya dianggap tidak signifikan.

Liquorice extract adalah extract dari akar Glycyrrhiza glabra. Tanaman ini sejenis polong-polongan yang tumbuh di Eropa Selatan dan beberapa wilayah Asia. Extract tanaman ini mengandung senyawa Glycyrrhizin yang diketahui mempunyai efek antivirus, antimikroba, anti-inflamasi, hepatoprotektor, dan meningkatkan tekanan darah. Selain itu juga mempunyai khasiat sebagai antiulcer, pencahar, antidiabetes, anti-inflamasi, imunomodulator, antitumor dan ekspektoran. Konsumsi berlebihan bisa menimbulkan simtoma diuresis dan menyebabkan tekanan darah tinggi.

Ephedrine adalah obat amina simpatomimetik yang digunakan untuk mencegah terjadinya tekanan darah rendah selama anestesi spinal. Obat ini juga banyak digunakan dalam sediaan obat flu dengan fungsi sebagai bronkodilatator. Selain itu bisa juga digunakan sebagai obat asma, narkolepsi, dan obesitas, namun bukan termasuk obat pilihan utama.

guaiphenesin atau glyceryl guaiacolate adalah obat yang termasuk ekspektoran, yaitu obat yang berfungsi mengeluarkan dahak dari saluran pernafasan terutama pada infeksi saluran pernafasan akut. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan volume dan mengurangi viskositas mukus dari trakea dan bronkus, sehingga mempermudah pengeluaran dahak dari jalan nafas lewat mekanisme batuk.

Ammonium chloride adalah senyawa anorganik yang banyak digunakan sebagai agen ekspektoran dalam obat batuk. Efek ekspektoran ini terjadi dengan cara mengiritasi mukosa bronkial yang mempermudah pengeluaran dahak. Namun karena obat ini mengiritasi mukosa lambung, dapat menyebabkan mual dan muntah.

chlorpheniramine maleate/chlorphenamine/chlortrimeton/CTM adalah obat yang termasuk golongan alkilamina antihistamin generasi pertama. Obat ini digunakan untuk mengobati gejala alergi seperti rhinitis dan urtikaria. Dibandingkan dengan antihistamin generasi pertama lainnya, chlorpheniramine maleate memiliki efek sedatif yang relatif lemah.

Indikasi


Kegunaan Kafsir syrup adalah untuk mengobati batuk yang disertai gejala influenza seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-.bersin.

Kontra indikasi


  • jangan diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu komponen obat ini.
  • Pasien yang memiliki kepekaan terhadap obat simpatomimetik lain seperti, pseudoefedrin, fenilefrin juga dikontraindikasikan menggunakan obat ini.
  • Pasien penderita hipertensi parah, penyakit jantung, diabetes mellitus, dan gangguan fungsi hati yang parah tidak boleh menggunakan obat ini.
  • Kontraindikasi juga bagi pasien yang sedang menggunakan obat-obat golongan monoamine oksidase (MAO) inhibitors, karena bisa meningkatkan tekanan darah.

Efek samping Kafsir syrup


Secara umum Kafsir syrup bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar orang, selama diberikan pada dosis yang dianjurkan. Berikut adalah beberapa efek samping Kafsir syrup yang mungkin terjadi :

  • Obat yang mengandung paracetamol bisa menyebabkan kerusakan hati terutama jika penggunaanya melebihi dosis yang dianjurkan. Potensi efek samping ini meningkat pada pengguna alkohol.
  • Efek samping ringan pada saluran pencernaan misalnya mual dan muntah. Pada penggunaan dosis yang lebih tinggi diketahui meningkatkan resiko terjadinya perdarahan lambung.
  • Efek samping pada ginjal relatif jarang. Namun pada penggunaan jangka panjang, dapat meningkatkan resiko kerusakan ginjal termasuk gagal ginjal akut.
  • Efek samping pada kulit kejadiannya jarang. Pada tahun 2013, FDA (US Food and Drug Administration) memperingatkan kemungkinan terjadinya efek pada kulit seperti sindrom stevens-johnson dan nekrolisis epidermal toksik akibat pemakaian obat yang mengandung paracetamol. Meski hal ini sangat jarang namun bisa fatal jika terjadi.
  • Obat ini juga menyebabkan efek samping berupa sakit kepala, mengantuk, vertigo, gangguan psikomotor, aritmia, takikardi, mulut kering, palpitasi, dan retensi urin.

baca dosis, efek jika digunakan oleh wanita hamil, dan hal apa saja yang harus diperhatikan selama menggunakan Kafsir syrup di halaman berikutnya…