Liposin

Liposin adalah obat yang digunakan untuk pengobatan penyakit kulit dan mukosa terutama yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Liposin mengandung 3 antibiotik yaitu neomycin, bacitracin, dan polymixin dikombinasikan dengan lidocain obat yang bisa digunakan untuk anestesi lokal. Berikut ini adalah informasi lengkap Liposin yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik


pharos

golongan


Harus dengan resep dokter

kemasan


Liposin dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • tube 10 gram salep

kandungan


tiap gram Liposin mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • neomycin sulphate 5 mg
  • bacitracin 6.67 mg
  • polymixin B sulphate 1.27 mg
  • lidocaine HCl 40 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)


neomycin adalah antibiotik golongan aminoglikosida yang digunakan untuk mengobati infeksi-infeksi yang disebabkan terutama oleh bakteri gram negatif. neomycin bekerja dengan cara mengikat secara reversibel terhadap sub unit 30s dari ribosom bakteri sehingga menghambat sintesa protein yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri itu. neomycin lebih banyak digunakan dalam sediaan seperti cream atau salep untuk mengobati infeksi pada kulit dan mukosa.

bacitracin adalah antibiotik yang dihasilkan dari organisme kelas licheniformis bacillus subtilis var tracy. Obat ini mempunyai spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif maupun positif. obat ini lebih banyak digunakan dalam sediaan topikal, karena mempunyai efek yang buruk terhadap ginjal bila digunakan secara oral atau parenteral. Dalam bentuk garamnya yaitu, Zn bacitracin, sering dikombinasikan dengan antibiotik lain seperti polymixin B dan neomycin untuk mengobati berbagai infeksi kulit dan infeksi mata.

Lidocaine adalah obat yang termasuk anestesi. Obat ini bisa digunakan untuk anestesi topikal dalam pengobatan pruritus, dan mengobati takikardia ventrikel, blok saraf, dan kegunaan anestesi lainnya.

Polymixin B adalah antibiotik yang aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif. Antibiotik ini bekerja dengan cara mengikat membran sel dan mengubah strukturnya sehingga menyebabkan membran sel menjadi lebih permeabel.

Indikasi


Kegunaan liposin adalah untuk pengobatan kondisi-kondisi berikut :

  • Untuk pengobatan berbagai macam infeksi kulit dan mukosa yang seperti impetigo, ecthyma, furunkulosis, dan folikulitis superfisial.
  • Untuk mencegah terjadinya infeksi lokal pada kulit misalnya pada luka bakar, luka ringan, goresan dan luka karena operasi.

Kontra indikasi


  • Jangan digunakan untuk penderita yang mengalami reaksi hipersensitivitas terhadap  komponen obat ini.
  • Hindarkan juga pemakaian antibiotik ini untuk bayi prematur ataupun bayi baru lahir.

Efek Samping


Berikut adalah beberapa efek samping liposin yang mungkin terjadi :

  • Pada penggunaan jangka panjang, bisa menyebabkan rasa gatal, iritasi, dan infeksi sekunder.
  • Efek samping lain neuromuskular blokade, nefrotoksisitas, dan ototoxicity.
  • Pada beberapa orang yang peka, kadang menimbulkan reaksi alergi atau hipersensitif.

Penggunaan oleh wanita hamil


FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan neomycin kedalam kategori D dengan penjelasan sebagai berikut :

Terbukti beresiko terhadap janin manusia berdasarkan bukti-bukti empiris yang didapatkan dari investigasi, pengalaman marketing maupun  studi terhadap manusia. namun jika benefit yang diperoleh dipandang lebih tinggi dari resiko yang mungkin terjadi, obat ini bisa diberikan.

Antibiotik golongan aminoglikosida mampu melewati plasenta. Adanya bukti empiris bahwa obat ini memiliki efek buruk terhadap janin manusia, harus menjadi peringatan serius bagi pasien yang sedang hamil, atau yang berencana untuk hamil.

perhatian


Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan obat ini, adalah sebagai berikut :

  • Jangan digunakan untuk mata.
  • penggunaan antibiotik dapat menyebabkan terjadinya pertumbuhan organisme patogen lain yang tidak peka, terutama jamur. hal ini disebut superinfeksi. Jika terjadi, penanganan yang tepat harus dilakukan dengan pengawasan dokter.
  • hati-hati terjadinya abrasi kulit dan penggunaan pada dosis tinggi.

Dosis liposin


liposin diberikan dengan dosis berikut :

  • oleskan secukupnya di area terinfeksi 1-3 x sehari.

Terkait


Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman-teman anda