Ryvel Plus

Ryvel Plus adalah obat yang digunakan untuk pengobatan simtomatik hidung tersumbat, bersin-bersin, rhinorrhea, gatal pada mata atau hidung, rhinitis alergi musiman dan rhinitis alergi perennial. Ryvel Plus mengandung Cetirizine, obat antihistamin generasi kedua yang merupakan antagonis kuat dan sangat selektif terhadap histamin perifer H1-reseptor, dikombinasikan dengan pseudoephedrine, obat yang digunakan sebagai nasal dekongestan. Berikut ini adalah informasi lengkap Ryvel Plus yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

Pabrik


Novell Pharma

Golongan


Harus dengan resep dokter

Kemasan


Ryvel Plus dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Dos 3 x 10 slow release film coated tablet

Kandungan


Ryvel Plus mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Cetirizine diHCl 5 mg
  • Pseudoephedrine HCl 120 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)


Cetirizine adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis alergi seperti rinitis menahun, rinitis alergi seasonal, konjungtivitis, pruritus, dan urtikaria idiopati kronis. Cetirizine adalah obat yang termasuk golongan antihistamin generasi kedua, yang merupakan antagonis kuat dan sangat selektif terhadap histamin perifer H1-reseptor pada sel-sel efektor di saluran pencernaan, pembuluh darah dan saluran pernafasan.

Histamin secara alami sudah ada dalam tubuh yang dapat menghasilkan berbagai reaksi alergi. Histamin dapat menghasilkan gejala bersin, gatal, mata berair, dan hidung meler. Cetirizine bekerja dengan cara menghambat efek dari histamin sehingga berbagai reaksi alergi itu dapat dikurangi.

Seperti antihistamin generasi kedua lainnya, Cetirizine melintasi penghalang darah-otak dalam jumlah yang sangat sedikit. Oleh karena itu efeknya pada sistem saraf pusat dibandingkan dengan obat generasi pertama lebih kecil.

Pseudoephedrine adalah obat yang digunakan sebagai nasal dekongestan, stimulan, dan sebagai wakefulness promoting agent. Obat ini termasuk obat simpatomimetik dari kelas phenethylamine dan amfetamin. Obat ini biasanya digunakan dalam bentuk garamnya yaitu pseudoephedrine hydrochloride.

Indikasi


Kegunaan Ryvel Plus adalah untuk pengobatan kondisi-kondisi berikut :

  • Ryvel Plus digunakan untuk mengobati rhinitis alergi musiman dan rhinitis alergi perennial, efektif untuk mengurangi gejala baik pada mata maupun hidung seperti : bersin, hidung meler, rasa gatal atau terbakar pada mata.
  • Untuk mengobati urtikaria akut maupun kronis.

Kontra indikasi


  • Jangan menggunakan Ryvel Plus untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada cetirizine, pseudoephedrine, efedrin, atau piperazine.
  • Tidak boleh diberikan kepada penderita hipertensi atau penyakit jantung koroner terutama pasien usia di atas 50 tahun.
  • Kontraindikasi juga untuk pasien yang menderita gangguan ginjal, hipertiroidisme tidak terkontrol, aritmia yang parah, peningkatan ketegangan intraokular, dan retensi urin.
  • Tidak boleh diberikan untuk pasien yang sedang menggunakan obat antihipertensi misalnya β-blocker, obat simpatomimetik, dan obat golongan MAOIs (hingga 2 minggu setelah penghentian terapi).
  • Sebaiknya tidak diberikan untuk anak berusia kurang dari 12 tahun, wanita hamil, dan ibu menyusui.

Efek samping Ryvel Plus


Berikut adalah beberapa efek samping Ryvel Plus :

  • Efek samping yang paling umum dari obat golongan anti histamin adalah sedasi dan retardasi psikomotor. Namun karena Cetirizine termasuk golongan anti histamin non sedatif, efek samping ini relatif jarang namun tetap harus diwaspadai.
  • Efek samping yang lain misalnya mengantuk, insomnia, kelelahan, pusing, sakit kepala, faringitis, sakit perut, batuk, diare, epistaksis, bronkospasme, mual, muntah, mulut kering, insomnia, mengantuk, asthenia, takikardia, kecemasan, vertigo, rasa takut, gugup, tremor, kesulitan bernapas, disuria, halusinasi, depresi sistem saraf pusat, aritmia, hipotensi, reaksi hipersensitivitas termasuk reaksi pada kulit dan angioedema.

Perhatian


Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan Ryvel Plus adalah sebagai berikut :

  • Obat ini menyebabkan kantuk dan penurunan konsentrasi. Penggunaan alkohol akan meningkatkan efek samping ini. Sebaiknya anda tidak mengemudi atau menyalakan mesin selama menggunakan obat ini.
  • Pemakaian antihistamin harus dihentikan sekitar 48 jam sebelum menjalani tes alergi kulit, karena dapat mengganggu hasil tes.
  • Jika obat anti histamin dibutuhkan selama menyusui, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan dosis terendahnya.
  • Pasien yang rentan mengalami kecemasan atau panik berlebihan, harus hati-hati menggunakan obat yang mengandung pseudoephedrine karena obat ini berefek stimulan yang umumnya mempunyai efek samping kecemasan dan kepanikan.
  • Penggunaan antihistamin untuk pasien epilepsi dan pasien dengan risiko kejang, pasien dengan penurunan fungsi hati dan ginjal, usia tua, wanita hamil dan ibu menyusui harus dilakukan dengan hati-hati.
  • Perhatian lebih harus diberikan jika obat digunakan oleh penderita diabetes melitus, hipertiroidisme, hipertensi, takikardia, aritmia, penurunan fungsi ginjal atau hati, hipertrofi prostat atau disfungsi uretra, dan pasien yang menggunakan obat simpatomimetik (dekongestan, penekan nafsu makan).

Penggunaan Ryvel Plus oleh wanita hamil


FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Cetirizine kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :

penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Sedangkan pseudoephedrine masuk kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Penelitian pada hewan memang tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Namun fakta bahwa pseudoephedrine telah menunjukkan efek buruk pada janin hewan harus menjadi perhatian serius jika ingin menggunakan obat yang mengandung pseudoephedrine seperti Ryvel Plus untuk wanita hamil. Disarankan hanya digunakan jika tidak ada pilihan lain yang lebih aman.

interaksi obat


Berikut adalah interaksi Ryvel Plus dengan obat-obat lain jika digunakan bersamaan :

  • Efek samping pada sistem saraf pusat meningkat jika diberikan bersamaan dengan obat-obat depresan sistem saraf pusat (misalnya obat penenang, tranquilisers).
  • Hal yang sama juga terjadi jika digunakan bersamaan dengan alkohol.
  • Penggunaan bersama makanan menunda konsentrasi puncak plasma.
  • Penggunaan Ryvel Plus dengan obat-obat golongan MAOIs dapat meningkatkan tekanan darah.
  • Obat ini mungkin mengurangi efek antihipertensi dari metildopa, guanethidine, reserpin, bretillium, betadrin, debrisoquin,dan α- dan β-adrenergik.
  • Penggunaan dengan digitalis dapat meningkatkan aktivitas pemacu jantung ektopik.
  • Penyerapan pseudoephedrine meningkat jika digunakan bersamaan dengan antasida.
  • Penyerapan pseudoephedrine berkurang jika digunakan bersamaan dengan kaolin.

Dosis Ryvel Plus


Ryvel Plus diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dosis dewasa dan anak ≥12 tahun : 2 x sehari 1 tablet, pada pagi dan sore hari.
  • Durasi terapi : maksimal 3 minggu.
  • Dapat diminum dengan atau tanpa makanan.
  • Tablet harus ditelan utuh, jangan dikunyah.

Terkait