Somadril Compound

Somadril Compound adalah obat yang digunakan untuk mengobati nyeri, kejang otot, sakit pinggang, sakit kepala, dan nyeri ringan lainnya. Somadril Compound mengandung paracetamol, obat yang memiliki aktivitas sebagai antipyretic sekaligus analgetic, dan carisoprodol, relaksan otot golongan carbamate. Berikut ini adalah informasi lengkap Somadril Compound yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik


Actavis

golongan


Hanya bisa diperoleh dengan resep dokter

kemasan


Somadril Compound dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • 10 x 10 tablet

kandungan


tiap tablet Somadril Compound mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Carisoprodol 200 mg
  • Paracetamol 160 mg
  • Caffeine 32 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)


Paracetamol yang dikenal juga dengan nama acetaminophen adalah obat yang digunakan sebagai analgetic (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) yang bisa diperoleh tanpa resep dokter. Meskipun paracetamol memiliki efek anti inflamasi, obat ini tidak dimasukkan sebagai obat NSAID, karena efek anti inflamasinya dianggap tidak signifikan. Cara kerja paracetamol yang diketahui sekarang adalah dengan cara menghambat kerja enzim cyclooxygenase (COX). Enzim ini berperan pada pembentukan prostaglandin yaitu senyawa penyebab nyeri. Dengan dihambatnya kerja enzim COX, maka jumlah prostaglandin pada sistem saraf pusat menjadi berkurang sehingga respon tubuh terhadap nyeri berkurang. Paracetamol menurunkan suhu tubuh dengan cara menurunkan hipotalamus set-point di pusat pengendali suhu tubuh di otak.

Carisoprodol adalah obat relaksan otot golongan carbamate. Obat ini tersedia di pasaran baik secara tunggal maupun dikombinasikan dengan obat-obat lain seperti paracetamol atau aspirin, dan dalam sediaan kombinasi dengan kodein dan caffeine. Obat ini mempunyai efek samping seperti mengantuk, euforia, dan dysphoria.

Indikasi Somadril Compound


Kegunaan Somadril Compound adalah untuk mengobati nyeri otot, sakit pinggang, radang sendi, artritis reumatoid, spondilitis (radang ruas tulang belakang), dan nyeri menstruasi.

Kontra indikasi


  • jangan diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap paracetamol, carisoprodol, atau komponen lain obat ini.
  • Karena potensi efek samping yang lebih berat, obat yang mengandung carisoprodol sebaiknya tidak diberikan kepada orang lanjut usia.

Efek samping Somadril Compound


Berikut adalah beberapa efek samping Somadril Compound yang mungkin terjadi :

  • Obat ini bisa menyebabkan kerusakan hati terutama jika penggunaanya melebihi dosis yang dianjurkan. Potensi efek samping ini meningkat pada orang-orang yang mengkonsumsi alkohol.
  • Efek samping ringan pada saluran pencernaan misalnya mual dan muntah. Pada penggunaan dosis yang lebih tinggi diketahui meningkatkan resiko terjadinya perdarahan lambung.
  • Efek samping pada ginjal relatif jarang. Namun pada penggunaan jangka panjang, dapat meningkatkan resiko kerusakan ginjal termasuk gagal ginjal akut.
  • Efek samping pada kulit kejadiannya jarang. Pada tahun 2013, FDA (US Food and Drug Administration) memperingatkan kemungkinan terjadinya efek pada kulit seperti sindrom stevens-johnson dan nekrolisis epidermal toksik akibat pemakaian obat-obat yang mengandung paracetamol, meski hal ini sangat jarang namun bisa fatal jika terjadi.
  • Beberapa ahli menyarankan untuk menghindari penggunaan obat yang mengandung paracetamol pada penderita asma terutama anak-anak, karena ada kemungkinan menyebabkan peningkatan resiko asma ataupun memperburuk penyakit asma yang telah diderita sebelumnya.
  • Reaksi hipersensitivitas akibat pemakaian obat ini sangat jarang, namun jika terjadi pertolongan medis harus segera diberikan karena bisa menyebabkan syok anafilaksis yang berakibat fatal
  • Somadril Compound menyebabkan kantuk.

Perhatian


Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan Somadril Compound adalah sebagai berikut :

  • Pemakaian Somadril Compound harus dihentikan jika tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal.
  • Obat ini harus digunakan secara hati-hati pada pasien yang mempunyai penyakit asma.
  • Paracetamol diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI) meskipun dalam jumlah yang kecil.
  • Meskipun efek Somadril Compound terhadap perdarahan lambung relatif lebih kecil daripada obat-obat golongan NSAID, ada baiknya obat ini dikonsumsi setelah makan.
  • Jika anda mengkonsumsi alkohol, potensi terjadinya kerusakan hati sangat tinggi terutama pada pemakaian jangka panjang dan dosis yang lebih tinggi.
  • Hati-hati menggunakan obat ini pada pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Somadril Compound dapat mengganggu kemampuan pasien untuk mengendarai kendaraan bermotor, dan mengoperasikan mesin yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Hal ini akan lebih buruk jika pasien juga menggunakan obat yang mengandung alkohol.
  • Jangan menggunakan obat ini melebihi dosis dan durasi yang dianjurkan dokter.

Penggunaan oleh wanita hamil


FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan paracetamol dan carisoprodol kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung paracetamol atau carisoprodol oleh ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

interaksi obat


Berikut adalah interaksi Somadril Compound dengan obat-obat lain :

  • Metoclopramide : meningkatkan efek analgetic.
  • Carbamazepine, fenobarbital dan fenitoin : meningkatkan potensi kerusakan hati.
  • Kolestiramin dan lixisenatide : mengurangi efek farmakologis paracetamol.
  • Antikoagulan warfarin : paracetamol meningkatkan efek koagulansi obat ini sehingga meningkatkan potensi resiko terjadinya perdarahan.

Dosis Somadril Compound


Somadril Compound diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dewasa : 3 – 4 x sehari 1 tablet.

Terkait


Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman – teman anda