Terracortril salep mata

Terracortril salep mata adalah obat yang digunakan untuk mengobati radang pada mata yang disertai infeksi bakteri. Terracortril salep mata mengandung hydrocortisone, obat yang termasuk kortikosteroid, dan oxytetracycline, obat yang termasuk antibiotik. Berikut ini adalah informasi lengkap Terracortril salep mata yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik


pfizer

golongan


Harus dengan resep dokter

kemasan


Terracortril salep mata dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • tube 3.5 gram salep mata

Tersedia juga sediaan Terracortril salep kulit.

kandungan


tiap gram Terracortril salep mata mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • oxytetracycline HCl 5 mg
  • hydrocortisone acetate 5 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)


hydrocortisone adalah obat kortikosteroid jenis glukokortikoid hormon yang digunakan sebagai agen anti inflamasi dan imunosupresan. Secara alami hormon ini dinamakan cortisol yang diproduksi oleh zona fasciculata pada korteks adrenal. hormon ini berfungsi meningkatkan kadar gula darah melalui glukoneogenesis, menekan sistem kekebalan tubuh, dan membantu proses metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat. Sebagai anti inflamasi, hydrocortisone menekan migrasi leukosit polimorfonuklear dan pembalikan kenaikan permeabilitas kapiler. Untuk penggunaan topikal, obat ini berguna untuk mengobati manifestasi inflamasi seperti eksim.

oxytetracycline adalah antibiotik yang termasuk golongan tetracycline. Antibiotik ini mempunyai spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif mapun gram positif. Oxytetracycline bekerja dengan cara menghambat sintesis protein dengan mekanisme mengikat sub unit 30s ribosom bakteri sehingga introduksi asam amino pada rantai peptida yang baru terbentuk tidak terjadi.

Indikasi


Kegunaan Terracortril salep mata adalah untuk pengobatan kondisi-kondisi berikut :

  • Terracortril salep mata bisa digunakan secara topikal untuk mengobati inflamasi segmen anterior yang disertai infeksi, termasuk akibat pembedahan.

Kontra indikasi


  • jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada hydrocortisone atau oxytetracycline.
  • Terracortril salep mata , sebaiknya tidak diberikan pada pasien yang menderita glaukoma,  infeksi jamur sistemik, penderita TBC aktif, herpes zoster, herpes simplex, dan infeksi virus lain.

Efek samping


Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Terracortril salep mata :

  • Pada penggunaan jangka panjang, bisa menyebabkan sensasi seperti terbakar, rasa gatal, iritasi, dan infeksi sekunder.
  • Pada beberapa orang yang peka, kadang menimbulkan reaksi hipersensitif.

Perhatian


Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan obat ini, adalah sebagai berikut :

  • Penggunaan jangka panjang obat-obat golongan kortikosteroid dapat menyebabkan katarak subkapsular posterior, glaukoma dengan kemungkinan kerusakan pada saraf optik, dan dapat meningkatkan terjadinya infeksi okular sekunder oleh jamur atau virus.
  • Pemakaian obat-obat antibiotik bisa menyebabkan superinfeksi berupa pertumbuhan bakteri yang tidak peka. Bila terjadi sebaiknya dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Toleransi terhadap kehamilan


FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan hydrocortisone kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Fakta bahwa obat ini telah terbukti menyebabkan efek buruk terhadap janin hewan, harus menjadi perhatian serius. Namun jika ada alasan medis yang mengharuskan penggunaan obat ini, dan tidak ada pilihan obat lain, penggunaan obat yang mengandung hydrocortisone pada wanita hamil bisa dilakukan.

Penggunaan obat yang mengandung kortikosteroid dengan durasi jangka panjang sebaiknya dihindari karena bisa meningkatkan penyerapan obat ini ke dalam darah. Penyerapan yang tinggi akan meningkatkan potensi terjadinya efek samping yang merugikan pada janin.

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan oxytetracycline kedalam kategori D dengan penjelasan sebagai berikut :

Terbukti beresiko terhadap janin manusia berdasarkan bukti-bukti empiris yang didapatkan dari investigasi, pengalaman marketing maupun  studi terhadap manusia . namun jika benefit yang diperoleh dipandang lebih tinggi dari resiko yang mungkin terjadi, obat ini bisa diberikan.

Kategori di atas adalah jika oxytetracycline digunakan secara sistemik. Belum diketahui seberapa besar penyerapan oxytetracycline bila digunakan secara topikal ke dalam darah, sehingga belum dapat dipastikan seberapa besar efeknya terhadap janin. Namun fakta bahwa obat ini telah terbukti memberikan efek buruk terhadap janin, harus menjadi perhatian serius.

Dosis Terracortril salep mata


Terracortril salep mata diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • 1-2 tetes 3-4 x sehari.

Terkait


Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman – teman anda