Mebendazole

Mebendazole adalah obat yang digunakan sebagai obat cacing yang termasuk golongan benzimidazol. Mekanisme aksi obat ini adalah dengan cara menghambat pembentukan mikrotubulus cacing. Mebendazole  secara selektif dan ireversibel menghalangi pengambilan glukosa dan nutrisi lainnya oleh cacing, yang mengakibatkan cacing mengalami penipisan glikogen endogen.

Nama kimia Mebendazole adalah metil 5-benzoil-2-benzimidazol karbamat (C16H13N3O3). Obat ini diabsorpsi dengan rendah dalam saluran pencernaan, sehingga bioavailabilitasnya hanya sekitar 20% saja. Makanan-makanan yang mengandung lemak tinggi dapat meningkatkan bioavailabilitas obat cacing ini. Obat ini mencapai konsentrasi plasma puncak sekiatar 1,5-7,25 jam setelah digunakan.

Indikasi

Kegunaan Mebendazole adalah sebagai obat cacingan untuk mengatasi Enterobiasis, Ascariasis, Trichuriasis, dan infeksi cacing tambang.

Kontraindikasi

  • Kontraindikasi untuk pasien yang mempunyai riwayat hipersensitif terhadap Mebendazole.
  • Pemberian secara bersamaan mebendazole dan metronidazol bersamaan harus dihindari.

Efek samping mebendazole

Berikut adalah beberapa efek samping mebendazole yang diketahui :

  • Efek samping yang paling umum adalah sakit kepala, pusing, serta gangguan saluran gastrointestinal seperti sakit perut, diare, mual dan muntah.
  • Efek samping lainnya misalnya tinnitus, mati rasa, demam, alopesia, ruam, pruritus, urtikaria, angioedema, cegukan, batuk, mengantuk, menggigil, hipotensi, kejang.
  • Obat ini juga bisa menyebabkan kelainan transien pada LFT (misalnya peningkatan konsentrasi aminotransferase serum, glutamyltransferase alkaline phosphatase, dan / atau bilirubin), hepatitis, peningkatan BUN, penurunan konsentrasi Hb dan / atau hematokrit, leucopenia, eosinofilia, hematuria, dan cylindruria.
  • Kadang bisa menyebabkan migrasi cacing gelang melalui mulut dan hidung.
  • Efek samping yang berpotensi fatal : Myelosupresi, yang dimanifestasikan dalam bentuk neutropenia (termasuk agranulositosis) dan / atau trombositopenia.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan obat cacing ini adalah sebagai berikut :

  • Obat ini bisa diminum dengan atau tanpa makanan.
  • Hati-hati jika digunakan oleh penderita gangguan hati, anak-anak, ibu hamil atau menyusui.
  • Selama menggunakan obat cacing ini sebaiknya lakukan monitoring secara periodik terhadap fungsi haematologis, hati, dan ginjal.
  • Sebaiknya anda tidak mengemudi atau menyalakan mesin selama menggunakan obat ini.
  • Simpan obat pada suhu antara 20-25 ┬░ C.

Penggunaan Obat Mebendazole Untuk Ibu Hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Mebendazole kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung Mebendazole untuk ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

Interaksi obat

Berikut adalah interaksi obat cacing ini jika digunakan bersamaan dengan obat-obat lain :

  • Konsentrasi plasma berkurang jika digunakan bersamaan dengan carbamazepine dan phenytoin.
  • Konsentrasi plasma meningkat jika digunakan bersamaan dengan Cimetidine.

Dosis

Obat cacing ini diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dosis untuk mengatasi Enterobiasis

Dewasa : 100 mg sebagai dosis tunggal. Penggunaan obat bisa diulangi jika perlu 2-3 minggu setelah perawatan awal.

Anak usia > 2 tahuan : sama seperti dosis dewasa.

  • Dosis untuk mengatasi Ascariasis, Trichuriasis, infeksi cacingan tambang

Dewasa : 100 mg 2 x sehari selama 3 hari berturut-turut atau 500 mg sebagai dosis tunggal.

Anak usia > 1 tahun : sama seperti dosis dewasa.

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan Mebendazole harus sesuai dengan yang dianjurkan.