Interhistin

Interhistin adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis alergi. Obat Interhistin mengandung mebhydrolin, suatu obat alergi yang termasuk golongan antihistamin (antagonis reseptor histamin H1).

Berikut ini adalah informasi lengkap obat interhistin yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik


Interbat

golongan


Harus dengan resep dokter

kemasan


Interhistin dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Interhistin tablet : Dos 100 tablet 50 mg
  • Interhistin syrup : Botol 60 ml sirup

kandungan


tiap kemasan obat interhistin mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Mebhidrolin napadisilat 50 mg / tablet
  • Mebhidrolin napadisilat 50 mg / 5 ml sirup

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)


Mebhydrolin adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis alergi termasuk urtikaria, rinitis dan gatal pada kulit. Obat ini termasuk sedatif antihistamin golongan antagonis reseptor histamin H1. Histamin secara alami sudah ada dalam tubuh yang dapat menghasilkan berbagai reaksi alergi. Mebhydrolin bekerja dengan cara menghambat efek dari histamin sehingga berbagai reaksi alergi itu dapat dikurangi.

Indikasi


Kegunaan interhistin (mebhydrolin) adalah untuk pengobatan kondisi-kondisi berikut :

  • Obat ini digunakan sebagai obat alergi gatal seperti, urtikaria, urtikaria idiopatik kronis, dan alergi kulit lainnya. (Baca penjelasan tentang cara mengatasi alergi makanan).
  • Untuk mengobati rhinitis alergi (hay fever), efektif untuk mengurangi gejala baik pada mata maupun hidung seperti : bersin, hidung meler, rasa gatal atau terbakar pada mata.
  • Bisa juga digunakan untuk mengobati edema mukosa vasomotor, termasuk vasomotor rhinitis dan edema tenggorokan.
  • Konjungtivitis alergika yaitu mata kemerahan yang disebabkan oleh reaksi alergi.
  • Reaksi alergi obat tertentu, dan reaksi alergi akibat gigitan serangga.

Kontra indikasi


  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada mebhydrolin atau obat golongan anti histamin lainnya.
  • Sebaiknya jangan digunakan untuk bayi prematur dan bayi baru lahir, hipertrofi prostat, glaukoma (peningkatan tekanan bola mata), dan penderita asma akut.

Efek samping interhistin


Berikut adalah beberapa efek samping interhistin (mebhydrolin) :

  • Efek samping yang paling umum dari obat golongan anti histamin termasuk interhistin (mebhydrolin) adalah sedasi, mengantuk dan retardasi psikomotor. Efek ini bersifat sementara dan akan segera hilang jika pemakaian obat dihentikan.
  • Efek samping yang jarang misalnya kebingungan, kegelisahan, gugup, tremor, kejang, dan halusinasi.
  • Efek samping yang lain misalnya mual, muntah, sakit kepala dan efek antimuskarinik seperti retensi urin, mulut kering, diare, anemia hemolitik, leukopenia, agranulositosis, trombositopenia penglihatan kabur, dan gangguan pencernaan.

Perhatian


Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan obat Interhistin adalah sebagai berikut :

  • Obat ini menyebabkan sedasi, mengantuk dan retardasi psikomotor. Sebaiknya anda tidak mengemudi atau menyalakan mesin selama menggunakan obat ini. Penggunaan alkohol akan meningkatkan efek sedasi obat ini.
  • Pemakaian antihistamin harus dihentikan sekitar 48 jam sebelum menjalani tes alergi kulit, karena dapat mengganggu hasil tes.
  • Interhistin (mebhydrolin) harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan hati, dosis harus dikurangi pada pasien dengan gangguan ginjal.
  • Karena resiko yang lebih tinggi dari obat antihistamin pada bayi terutama pada bayi yang baru lahir dan prematur, terapi antihistamin sebaiknya tidak dilakukan pada ibu menyusui.

Penggunaan untuk ibu hamil


Efek pada wanita hamil belum diketahui. Jika obat ini tidak benar-benar dibutuhkan atau masih ada obat pilihan lain yang lebih aman, sebaiknya tidak digunakan untuk wanita hamil.

interaksi obat


Berikut adalah interaksi dengan obat-obat lain :

  • Monoamine oxidase (MAO) inhibitor memperpanjang dan mengintensifkan efek antikolinergik dari antihistamin.
  • Antihistamin mungkin memiliki efek aditif dengan alkohol dan depresan sistem saraf pusat lainnya, misalnya, hipnotik, sedatif, obat penenang, dan agen anti ansietas.

Dosis interhistin


Interhistin (mebhydrolin) diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dewasa dan anak > 10 tahun : sehari 2-6 tablet atau 2-6 sendok takar sirup. dibagi dalam 3 x pemberian sehari.
  • Anak usia 5-10 tahun : sehari 2-4 tablet atau 2-4 sendok takar sirup. dibagi dalam 3 x pemberian sehari.
  • anak usia 2-5 tahun : sehari 1-3 tablet atau 1-3 sendok takar sirup. dibagi dalam 3 x pemberian sehari.
  • anak usia < 2 tahun : sehari 1-2 sendok takar sirup. dibagi dalam 3 x pemberian sehari.

Terkait


Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Interhistin harus sesuai dengan yang dianjurkan.