Obat Panu Paling Ampuh, Cepat, dan Aman Digunakan

Ketika seseorang menderita penyakit panu, hal pertama yang ada di pikirannya adalah mencari obat panu paling ampuh, cepat dan aman digunakan. Meskipun tidak termasuk penyakit berbahaya, penderita penyakit ini akan sangat terganggu terutama oleh rasa gatal. Selain itu, jika muncul di area kulit yang terbuka misalnya di wajah, tentu akan sangat mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri. Oleh karena itu, banyak orang kemudian mencari tahu bagaimana cara menghilangkan panu secara cepat, bagaimana memilih obat panu paling ampuh, dan merk-merk obat panu apa saja yang tersedia di apotek.

Untuk mendapatkan cara menghilangkan panu secara cepat namun tepat dan aman, sangat tergantung oleh beberapa faktor, misalnya area mana yang terkena, seberapa luas area kulit yang terinfeksi, seberapa parah, dan juga termasuk kondisi iklim tempat tinggal penderita. Untuk mengetahui hal ini, tentu penderita harus bisa mengenali dan mencari tahu terlebih dahulu ciri-ciri panu, gejala dan cara mengobatinya dengan tepat.

Pengertian penyakit panu


Penyakit panu adalah salah satu penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Dalam bahasa medis, penyakit kulit ini disebut dengan istilah Tinea versicolor atau pityriasis versicolor. Penyakit kulit ini ditandai dengan adanya bercak-bercak kecil pada beberapa area kulit. Awalnya penyakit ini sering terlihat seperti adanya ruam pada kulit. Ruam ini kemudian berkembang menjadi bercak-bercak berwarna putih, merah muda, merah, atau coklat dan bisa lebih terang atau lebih gelap dari kulit di sekitarnya. Bercak-bercak ini memiliki garis tepi yang tegas dan kadang bersisik. Bercak-bercak ini bisa terjadi di semua bagian tubuh, tetapi bagian tubuh yang paling sering terkena adalah leher, dada, punggung, dan lengan. Bahkan penyakit ini bisa muncul di area wajah terutama pada seseorang yang memiliki jenis kulit berminyak.

Jika anda tidak yakin apakah anda menderita penyakit panu, atau penyakit ini telah berkembang parah, sebaiknya anda menemui seorang dokter kulit. Dokter biasanya akan langsung bisa mengenali penyakit kulit ini dengan memperhatikan ciri-ciri dan gejala-gejala yang terlihat. Jika diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosa. Pemeriksaan lanjutan bisa dilakukan dengan cara mengambil sedikit sampel kulit dan memeriksanya di bawah mikroskop atau dengan cara menyorotkan sebuah alat yang disebut Wood’s lamp. Salah satu ciri-ciri panu adalah kulit yang disinari akan berwarna hijau kekuningan.

Setiap orang bisa terkena penyakit kulit ini. Penyakit ini adalah salah satu penyakit kulit yang paling umum di daerah tropis dan subtropis. Penyebab panu adalah jamur yang bernama Malassezia. jamur ini sebenarnya secara alami memang hidup pada kulit kita. Namun karena beberapa faktor pemicu, jamur tumbuh di luar kendali. Belum diketahui apa sebenarnya pemicu terjadinya pertumbuhan jamur yang tidak terkendali. Namun diduga faktor-faktor pemicunya antara lain, cuaca yang panas dan lembab, sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan jenis kulit berminyak. Para remaja umumnya lebih sering terkena penyakit kulit ini karena lebih aktif beraktivitas yang menimbulkan banyak keringat.

Memilih Obat Panu Paling Ampuh, Tepat, dan Aman Digunakan


Cara menghilangkan panu secara cepat sangat tergantung pada beberapa hal. Area kulit mana yang terkena, seberapa luas area infeksi, seberapa parah, dan juga termasuk kondisi iklim harus diperhitungkan. Pengobatan dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis obat panu seperti salep, cream, shampo anti jamur, tablet, bahkan bisa juga menggunakan obat panu tradisional.

Cara apapun yang dipilih, masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Semuanya tergantung beberapa faktor yang telah disebutkan di atas. Keampuhan suatu obat harus diimbangi oleh aspek keamanan obat tersebut terhadap kulit. Untuk sediaan obat anti jamur yang digunakan secara sistemik, aspek keamanan terhadap organ-organ dalam penderita juga harus diperhatikan. Pengaruhnya terhadap organ hati atau ginjal, termasuk efek apa yang ditimbulkan jika digunakan oleh wanita hamil atau ibu menyusui harus diperhatikan.

Berikut adalah beberapa uraian singkat terhadap jenis-jenis obat anti jamur yang bisa anda gunakan sebagai dasar untuk memilih obat panu paling ampuh, cepat, dan aman digunakan :

1. Obat panu topikal (obat anti jamur yang digunakan sebagai obat luar)

obat jenis ini digunakan bila tingkat keparahannya ringan dan masih bisa dilakukan pengobatan sendiri. Sediaan-sediaan yang tersedia bisa berupa shampoo anti-jamur, sabun, cream atau salep panu, dan juga lotion. Produk cream atau salep biasanya digunakan paling tidak selama 2 minggu, dengan dosis pemberian 2 x sehari. Obat ini dioleskan tipis-tipis secara merata di area yang terinfeksi. Bahan-bahan aktif dalam sediaan topikal, misalnya selenium sulfida, ketoconazole, miconazole, clotrimazole, terbinafine atau seng pyrithione.

2. Obat pembersih kulit/lotion antiseptik

Untuk mencegah kambuh, bisa digunakan obat pembersih atau cairan antiseptik minimal1 x sebulan.

3. Obat panu tablet (sediaan oral/minum)

bila penyakit ini mencakup area yang luas, tebal, atau sering kambuh diperlukan penanganan dengan sediaan obat yang bekerja sistemik. Obat jenis ini hanya digunakan untuk jangka waktu yang singkat dan dengan pengawasan dari seorang dokter kulit karena adanya potensi efek samping dan interaksi dengan obat-obat lain. Bahan-bahan aktif untuk sediaan yang digunakan sebagai obat anti jamur sistemik, misalnya ketoconazole, itraconazole, atau fluconazole.

4. Obat Panu Tradisional/Berbahan Alami

Selain menggunakan sediaan-sediaan berbahan kimiawi yang dijual di apotek, cara menghilangkan panu juga bisa dilakukan dengan menggunakan obat panu tradisional / berbahan alami. Bahan-bahan alam yang sering digunakan secara tradisional terutama di kampung-kampung misalnya bawang putih, lengkuas/laos, atau jeruk nipis.

obat panu

bawang putih, salah satu bahan alami yang digunakan sebagai obat panu tradisional

Penggunaan bahan-bahan alam ini umumnya sama saja. Pertama area kulit yang terinfeksi harus dibersihkan terlebih dahulu. Kemudian bahan-bahan itu (misalnya lengkuas yang sudah dihaluskan) dioleskan secara merata. Untuk memaksimalkan penyerapan, kulit yang terkena digosok secara kuat.

Tips untuk efektivitas dan keamanan obat


Dengan melakukan pengobatan yang tepat, penyakit ini biasanya akan hilang dengan cepat. Setelah infeksi jamur penyebab penyakit kulit ini bisa diatasi, biasanya dibutuhkan waktu beberapa minggu atau bulan untuk mengembalikan area bekas bercak panu ke warna aslinya. Namun penyakit kulit ini sangat rentan kambuh, terutama ketika udara panas dan lembab. Tips di bawah bisa anda terapkan untuk meningkatkan efektivitas pengobatan penyakit ini sekaligus mencegah terjadinya kekambuhan :

  • Jangan menggunakan produk-produk perawatan kulit yang mengandung minyak. Gunakan produk non-minyak atau non-comedogenic.
  • Gunakan pakaian longgar. Hal ini bagus untuk mencegah keringat berlebihan saat cuaca panas dan lembab.
  • Lindungi kulit anda dari sinar matahari. Anda bisa menggunakan tabir surya 20 menit sebelum bepergian ke luar rumah. Pastikan untuk menggunakan tabir surya yang menawarkan : UVA dan UVB (label mungkin mengatakan spektrum luas), faktor perlindungan matahari (SPF) 30 atau lebih, tidak mengandung minyak (non-comedogenic).

Untuk menemukan cara menghilangkan panu secara cepat harus memperhitungkan beberapa faktor. Karena penyakit ini memiliki tingkat keparahan berbeda-beda, cara mengobatinya pun berbeda-beda. Kita tidak boleh terlalu fokus dengan memilih obat panu paling ampuh saja namun juga harus mempertimbangkan aspek keamanannya. Jangan sampai hanya karena tidak tahan dengan rasa gatal, kita menggunakan obat secara sembarangan. Akibatnya bisa fatal, karena banyak obat anti jamur terutama obat panu tablet menimbulkan efek samping yang berat. Obat panu topikal (yang digunakan dengan cara dioleskan pada kulit), misalnya cream, atau salep memang relatif aman, namun penggunaannya tetap harus dalam batas wajar. Obat anti jamur topikal bisa didapatkan di apotek atau toko obat berijin tanpa resep dokter.