Permethrin

Permethrin adalah obat atau bahan kimia yang secara luas digunakan sebagai insektisida, acaricide, dan obat nyamuk. Permethrin adalah obat lini pertama sebagai anti scabies bila digunakan dalam bentuk cream. Obat ini bekerja dengan cara menyebabkan kelumpuhan dan kematian pada hama dengan menghambat masuknya ion natrium melalui saluran membran sel saraf yang menyebabkan terjadinya penundaan repolarisasi.

Permethrin dalam bentuk Cream 5% atau lotion 1% adalah obat yang digunakan secara topikal (obat luar) untuk pengobatan scabies (kudis). Scabies (kudis) adalah kulit gatal yang disebabkan oleh tungau kecil yang disebut Sarcoptes scabiei. Serangan tungau/kutu ini menyebabkan rasa gatal di daerah yang terkena terutama pada malam hari. Penyakit ini sangat menular melalui kontak fisik terutama pada orang-orang yang tinggal di tempat-tempat padat.

Indikasi


Permethrin bisa digunakan sebagai insektisida, pengendalian hama, dan kegunaan medis. Berikut ini adalah beberapa kegunaan Permethrin :

  • Sebagai insektisida : untuk melindungi tanaman dari hama, untuk membunuh parasit ternak,
  • Sebagai anti kutu : tersedia untuk penggunaan topikal sebagai krim atau lotion. Obat ini diindikasikan untuk pengobatan dan pencegahan kutu kepala dan pengobatan scabies.

Kontra indikasi


  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada Permethrin, pyrethroid atau pyrethrin.

Efek samping Permethrin


Penyerapan sistemik obat ini sangat  kecil, oleh karena itu dianggap aman untuk digunakan secara topikal pada orang dewasa dan anak-anak di atas usia 2 bulan. Meskipun begitu obat ini tetap memiliki sejumlah efek samping. Berikut adalah beberapa efek samping Permethrin :

  • Penggunaan secara topikal dapat menyebabkan iritasi kulit ringan, kulit terbakar, pruritus, eritema, kesemutan, mati rasa, ruam, dan lebih peka terhadap sinar matahari. Hentikan penggunaan jika terjadi hipersensitivitas.
  • Paparan secara berlebihan dapat menyebabkan mual, sakit kepala, kelemahan otot, air liur berlebihan, sesak napas, dan kejang.

Perhatian


Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan Permethrin adalah sebagai berikut :

  • Pemakaian harus dihentikan jika muncul ruam kulit atau tanda lain yang menunjukkan reaksi alergi.
  • Hati-hati menggunakan obat ini untuk bayi <2 bulan, wanita hamil, dan ibu menyusui.
  • Ekskresi Permethrin dalam ASI tidak diketahui, oleh karena itu ibu menyusui sebaiknya berhati-hati menggunakan obat ini. Jika benar-benar dibutuhkan, bisa diberi jarak yang cukup antara menyusui dan penggunaan obat.
  • Sacibies (kudis) sering disertai dengan pruritus, edema, dan eritema. Pengobatan dengan Permethrin Cream mungkin sementara memperburuk kondisi penyakit-penyakit ini.
  • Hindari kontak dengan mata dan membran mukosa. Segera bilas dengan air bersih jika obat ini mengenai mata.
  • Sensitivitas silang dapat terjadi dengan ragweed or chrysanthemums (sejenis bunga aster).
  • Hati-hati jika anda memiliki riwayat asma.

Penggunaan oleh wanita hamil


FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Permethrin kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :

penelitian pada reproduksi hewan tidak  menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Karena studi reproduksi hewan tidak selalu equivalen dengan hasil pada manusia, penggunaan obat ini selama kehamilan hanya jika benar-benar diperlukan.

Dosis Permethrin


Permethrin diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Scabies (Kudis)

Dewasa : Oleskan tipis-tipis cream 5 % ke seluruh permukaan kulit dari leher sampai jari kaki. Cuci setelah 8-14 jam. 30 g krim biasanya cukup untuk orang dewasa rata-rata.

  • Head pediculosis

Dewasa : gunakan kira-kira 30-60 mL lotion 1% pada rambut kering. Diamkan selama 10 menit sebelum dibilas dengan air bersih. Pengobatan dapat diulangi setelah 7-10 hari jika kutu atau telur kutu masih ada di rambut atau kulit kepala.

  • Pubis pediculosis

Dewasa : gunakan secukupnya dari lotion 1% lotion atau cream 5% secara merata pada daerah kemaluan. Diamkan selama 10 menit dan kemudian bilas dengan air bersih.

Terkait