Jointace tablet

Jointace adalah suplemen makanan yang digunakan untuk meringankan osteoarthritis, rematik, dan gangguan pada persendian. Suplemen ini mengandung glucosamine, methylsulfonylmethane, vitamin, dan beberapa mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Berikut ini adalah informasi lengkap Jointace yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik


Vitabiotics

golongan


Bisa didapatkan tanpa resep dokter.

kemasan


Jointace dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Dos 30 film coated tablet

kandungan


Tiap tablet Jointace mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Glucosamine sulphate 750 mg
  • Methylsulfonylmethane 200 mg
  • Manganese 3 mg
  • Zn 3 mg
  • Copper 0.5 mg
  • boron 0.5 mg
  • Vit C 50 mg
  • Vit D3 200 IU

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)


Glucosamine adalah suplemen makanan yang digunakan untuk meringankan osteoarthritis, rematik, dan gangguan pada persendian. Suplemen ini adalah senyawa monosakarida yang diproduksi dengan cara menghidrolisis cangkang kerang, tulang hewan, sumsum tulang, dan jamur. Selain itu bisa juga didapatkan melalui fermentasi biji-bijian seperti jagung atau gandum. Glucosamine bekerja dengan cara merangsang produksi proteoglikan dan meningkatkan serapan sulfat oleh tulang rawan artikular.

Methylsulfonylmethane (MSM) merupakan senyawa organosulfur dengan rumus (CH3)2SO2. Senyawa ini terdapat secara alami pada beberapa tanaman primitif, dan ditemukan khas pada sel melanoma manusia. Senyawa ini sering ditambahkan ke suplemen makanan atau diet pengganti makanan.

Indikasi


Jointace digunakan sebagai obat alternatif untuk meringankan osteoarthritis, rematik, dan gangguan pada persendian seperti nyeri sendi, bengkak, dan kekakuan yang disebabkan oleh arthritis.

Kontra indikasi


  • Belum ada data yang terdokumentasi.
  • Karena glucosamine biasanya berasal dari cangkang kerang sementara reaksi alergi biasanya disebabkan oleh dagingnya, suplemen ini mungkin aman digunakan oleh orang-orang dengan riwayat alergi kerang. Namun biasanya produsen tetap memberikan peringatan bahwa orang-orang yang alergi terhadap kerang harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan suplemen ini. Dokter mungkin akan menyarankan produk non-kerang jika suplemen yang mengandung glucosamine memang benar-benar dibutuhkan.

Efek samping


Berikut adalah beberapa efek samping Jointace :

  • Efek samping suplemen ini biasanya ringan meliputi gatal-gatal dan ketidaknyamanan lambung (misalnya, diare, mulas, mual, dan muntah).
  • Efek samping lainnya berupa hati seperti terbakar, dispepsia, konstipasi, sakit perut, jantung berdebar, mengantuk, dan sakit kepala.
  • Ada laporan bahwa pasien yang memiliki penyakit hati kronis kondisinya memburuk setelah menggunakan suplemen yang mengandung glucosamine. Namun efek samping ini sangat jarang terjadi.
  • Sebuah studi awal menemukan bahwa pada penggunaan dosis yang besar (di luar dosis yang dianjurkan), obat yang mengandung glucosamine dapat merusak sel-sel pankreas. Hal ini mungkin meningkatkan risiko penyakit diabetes melitus.

Perhatian


Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan obat ini adalah sebagai berikut :

  • Orang-orang yang alergi kerang harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan suplemen ini. Pemakaian harus dihentikan jika muncul ruam kulit atau tanda lain yang menunjukkan reaksi alergi.
  • Suplemen ini menyebabkan kantuk, jangan mengemudi atau menyalakan mesin saat menggunakan obat ini.
  • Hati-hati menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki penyakit hati kronis.
  • Hati-hati menggunakan obat ini kepada pasien diabetes yang kurang terkontrol.
  • Data keamanan penggunaan suplemen ini oleh ibu menyusui belum tersedia. Sebaiknya dihindari.

Penggunaan oleh wanita hamil


Karena kurangnya studi klinis, penggunaan oleh ibu hamil sebaiknya tidak dilakukan.

interaksi obat


Berikut adalah interaksi dengan obat-obat lain :

  • Penggunaan bersamaan dengan warfarin bisa meningkatkan international normalized ratio (INR).

Dosis Jointace


Jointace diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dosis awal (setidaknya 1-60 hari) : 1-2 x sehari 1 tablet.
  • Dosis pemeliharaan : 1 x sehari 1 tablet. BIsa ditingkatkan menjadi 2 x sehari 1 tablet.
  • Obat digunakan sesudah makan.

Terkait


Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman – teman anda