tobramycin

tobramisina  (tobramycin) adalah antibiotik yang termasuk  golongan Aminoglikosida yang digunakan secara luas untuk berbagai infeksi bakteri khususnya bakteri gram negatif. tobramisina (tobramycin) bekerja dengan cara mengikat ribosom 30s dan 50s pada bakteri yang menyebabkan kegagalan pembacaan mRNA sehingga bakteri tidak mampu mensintesa protein untuk pertumbuhannya.

Indikasi tobramycin


  • Kegunaan obat tobramisina (tobramycin) adalah untuk pengobatan infeksi kronis yang disebabkan oleh Pseudomonas aeruginosa pada pasien yang didiagnosis dengan cystic fibrosis.
  • tobramisina (tobramycin) juga digunakan untuk sinusitis yang disebabkan oleh bakteri.
  • Di negara-negara tertentu, tobramisina (tobramycin) digunakan dalam pengobatan infeksi superfisial mata, seperti konjungtivitis yang disebabkan oleh bakteri.
  • Tobramisina (injeksi) juga diindikasikan untuk berbagai infeksi bakteri gram negatif yang parah atau yang mengancam jiwa : meningitis pada neonatus, brucellosis, penyakit radang panggul, infeksi Yersinia pestis (wabah)
  • Tobramisina (tobramycin) lebih disukai daripada gentamisin untuk  pneumonia karena kemampuan untuk penetrasi paru yang lebih baik.

Kontra indikasi


Jangan menggunakan tobramisina (tobramycin) kepada pasien yang memiliki riwayat mengalami reaksi hipersensitivitas terhadap tobramisina (tobramycin) dan antibiotik derivat aminoglikosida lainnya.

Efek Samping


  • pemakaian tobramisina (tobramycin) dapat menyebabkan efek samping berupa gangguan pendengaran , atau kehilangan keseimbangan, atau keduanya pada individu yang rentan secara genetik.
  • tobramisina (tobramycin) juga nefrotoksik , dapat merusak atau menghancurkan jaringan ginjal. Efek ini dapat sangat mengkhawatirkan ketika beberapa dosis terakumulasi selama pengobatan. Hidrasi yang memadai dapat membantu mencegah kelebihan nefrotoksisitas dan hilangnya fungsi ginjal yang semakin parah.

Perhatian


  • Pemberian tobramisina (tobramycin) untuk pasien yang memiliki fungsi ginjal yang buruk atau fungsi ginjalnya baik tetapi obat ini diberikan dalam jangka waktu panjang, harus dilakukan dengan hati – hati karena dapat terjadi ototoksisitas dan nefrotoksisitas. Jika terjadi pemberian obat ini harus segera dihentikan.
  • neurotoksisitas (misalnya mati rasa, kesemutan dan kejang – kejang) juga dapat terjadi akibat pemberian antibiotik ini terutama jika diberikan pada dosis lebih tinggi dari yang telah direkomendasikan
  • hati – hati memberikan tobramisina (tobramycin) untuk bayi terutama bayi prematur karena fungsi ginjalnya belum cukup mature

Toleransi terhadap kehamilan


injeksi  : pemberian tobramisina (tobramycin) terbukti beresiko terhadap janin manusia berdasarkan bukti-bukti empiris yang didapatkan dari investigasi, pengalaman marketing maupun  studi terhadap manusia . namun jika benefit yang diperoleh dipandang lebih tinggi dari resiko yang mungkin terjadi, misal penyelamatan nyawa maka obat ini bisa diberikan

obat mata : studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil/ Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk , tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan risiko pada janin pada usia kehamilan trimester berapapun.

Interaksi obat


hindari memberikan antibiotik ini bersamaan dengan obat – obat seperti berikut :

  • cephalosporin (misalnya ceftazidime) karena dapat menurunkan efektivitas penggunaan tobramisina (tobramycin)
  • Cyclosporine, fludarabine, diuretik (misalnya, furosemide), methoxyflurane, obat nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID) (misalnya, indometasin), nitrosoureas (misalnya, streptozocin), antibiotik polipeptida (misalnya, polimiksin B), atau injeksi vancomycin karena obat -obat ini meningkatkan resiko efek samping tobramisina (tobramycin), termasuk peningkatan resiko pada ginjal atau masalah pendengaran
  • obat – obat relaksan otot nondepolarisasi (misalnya, pancuronium), atau succinylcholine karena efek samping obat – obat ini dapat meningkat jika diberikan bersamaan dengan tobramisina (tobramycin)
  • antibiotik – antibiotik penyebab nefrotoksik dan neurotoksik lain, terutama derivat aminoglikosida (misalnya amikacin, streptomycin, neomycin, kanamycin, gentamicin, dan paromomycin), cephaloridine, viomycin, polymyxin B, colistin, cisplatin, dan vancomycin

Dosis


tobramisina (tobramycin) diberikan dengan dosis :

  • infeksi sedang : 2 – 3 mg / kg BB / hari
  • infeksi berat : 3 mg / kg BB / hari
  • infeksi paling berat : lebih dari 5 mg / kg BB / hari

Terkait


Jika informasi ini berguna bagikan kepada teman – teman anda