Larota

Larota adalah suplemen yang digunakan sebagai terapi penunjang pengobatan diabetes melitus/kencing manis. Larota mengandung Alpha-lipoic acid (ALA), obat yang bekerja dengan cara melindungi tubuh dari efek buruk radikal bebas, disertai dengan vitamin B dan vitamn E.

Berikut ini adalah informasi lengkap obat Larota yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

Pabrik

Actavis

Golongan

Bisa didapatkan tanpa resep dokter

Kemasan

Obat ini dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Box 5 x 6 Film Coated caplet

kandungan

Tiap kemasan obat Larota mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • α-lipoic acid 600 mg
  • Vitamin B1 60 mg
  • Vitamin B6 100 mg
  • Vitamin B12 175 mcg
  • Vitamin E 8 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Alpha-lipoic acid (ALA)

Alpha-lipoic acid (ALA) atau lipoic acid (LA) adalah zat yang digunakan sebagai antioksidan, dan obat terapi penunjang diabetes. Senyawa ini sebenarnya bisa dibentuk secara alami oleh tubuh kita, namun bisa juga didapatkan dari asupan makanan seperti bayam, brokoli, ubi jalar, kentang, ragi, tomat, kubis, wortel, bit, dan dedak padi.

Selama bertahun-tahun, suplemen yang mengandung Alpha-lipoic acid dosis tinggi telah digunakan di beberapa negara Eropa untuk mengobati beberapa jenis kerusakan saraf. Studi menunjukkan zat ini juga bisa digunakan oleh penderita diabetes tipe 2 untuk meningkatkan konduksi dan fungsi sel saraf.

Sebagai antioksidan, senyawa ini melindungi tubuh kita dari efek buruk yang ditimbulkan oleh molekul-molekul abnormal penghasil radikal bebas. Radikal bebas bisa memicu berbagai penyakit, seperti stroke.

Vitamin B1

Thiamine (vitamin B1) adalah vitamin larut air, yang digunakan untuk mengobati kasus defisiensi vitamin B1, salah satunya penyakit beri-beri. Bersama dengan ATP, membentuk senyawa thiamine pyrophosphate, suatu koenzim esensial yang sangat berperan dalam proses metabolisme karbohidrat. Secara alami, thiamine banyak ditemukan dalam makanan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, daging, telor, beras merah, gandum, asparagus, kembang kol, kentang, dan semangka.

Vitamin B6

Pyridoxine (vitamin B6) adalah salah satu bagian dari vitamin B. Vitamin ini sebenarnya adalah sekelompok senyawa kimia yang sangat mirip dan dapat saling menggantikan (interconverted) dalam sistem biologi. Beberapa bentuk vitamin B6 yang telah dikenal misalnya, pyridoxine, pyridoxine 5-phosphate, pyridoxal, pyridoxal 5-phosphate, pyrodoxamine, pyridoxamine 5-phospahte, dan lain-lain. Bentuk aktif dari vitamin ini adalah pyridoxal 5-phosphate, yang kegunaanya antara lain membantu metabolisme makronutrien, sintesis neurotransmitter, sintesis histamin, sintesis hemoglobin, dan ekspresi gen.

Vitamin B12

Cyanocobalamin (vitamin B12) adalah vitamin yang bisa digunakan untuk mengobati anemia pernisiosa, defisiensi vitamin b12 akibat kurangnya asupan dari makanan, tirotoksikosis, perdarahan, penyakit hati, dan ginjal. Obat ini bisa diberikan baik secara oral maupun injeksi.

Vitamin E

Vitamin E adalah sekelompok senyawa yang mencakup tocopherols dan tocotrienols. Vitamin E mempunyai banyak fungsi, mulai dari sebagai antioksidan, sebagai pengatur aktivitas enzimatik, menjaga fungsi mata dan neurologis, dan banyak fungsi lainnya.

Indikasi

Kegunaan Larota (Alpha-lipoic acid) adalah sebagai suplemen untuk penderita neuropati diabetik (kerusakan saraf yang disebabkan oleh diabetes). Beberapa penelitian telah menemukan bahwa senyawa ini juga dapat memperbaiki resistensi insulin. Senyawa ini tampaknya mengurangi gejala seperti rasa sakit, kesemutan, dan sensasi tusukan di kaki. Suplemen Larota (Alpha-lipoic acid) juga dapat membantu melindungi retina dari beberapa kerusakan yang dapat terjadi pada penderita diabetes.

Kondisi/Penyakit terkait :

Kontraindikasi

  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap obat ini.

Efek Samping Larota

Secara umum obat ini bisa ditoleransi dengan baik. Berikut adalah beberapa efek samping Larota yang mungkin terjadi :

  • Suplemen ini bisa menyebabkan berkurangnya nafsu makan, mual, diare, dan gangguan pencernaan lainnya.
  • Suplemen ini juga bisa menyebabkan kelainan kulit.
  • Efek samping lain yang bisa terjadi misalnya adalah kram otot, sakit kepala, dan sensasi seperti ditusuk jarum pada kulit.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien jika menggunakan Larota adalah sebagai berikut :

  • Suplemen ini hanya digunakan jika diagnosis diabetes telah ditetapkan oleh dokter.
  • Hindari penggunaan dosis tinggi karena dapat menyebabkan efek hipoglikemia (sakit kepala, mengantuk, lelah) yang biasanya dihubungkan dengan kadar gula darah rendah.
  • Karena Larota (Alpha-lipoic acid) bisa menurunkan gula darah atau nutrisi penting lainnya, pengujian kadar glukosa secara teratur mungkin diperlukan.
  • Hati-hati menggunakan suplemen ini jika Anda memiliki masalah tiroid, defisiensi B1 (kadang-kadang ditemukan pada pecandu alkohol atau penderita anoreksia), atau masalah medis lainnya.
  • Mengingat kurangnya bukti tentang keamanannya, Larota (Alpha-lipoic acid) tidak dianjurkan untuk anak-anak, ibu hamil atau menyusui.
  • Lakukan penyimpanan pada suhu 30°C dan kering, terhindar dari cahaya langsung.

Interaksi obat

Berikut adalah interaksi jika Larota digunakan bersamaan dengan obat-obat lain :

  • Penggunaan bersamaan Larota (Alpha-lipoic acid) dengan obat diabetes bisa membuat kadar gula darah turun terlalu rendah.
  • Juga bisa menurunkan efek obat kemoterapi.
  • Bisa juga berinteraksi dengan antibiotik, antiinflamasi, obat penenang, vasodilator (digunakan untuk penyakit jantung atau tekanan darah tinggi), dan obat-obatan untuk osteoarthritis.
  • Penggunaan bersamaan dengan obat antikonvulsan menurunkan penyerapan Vitamin B12 dari usus.
  • Penggunaan bersamaan dengan obat neomycin, asam aminosalicylic, colchicine, cimetidine, ranitidine, mengurangi penyerapan B12 dari usus.
  • B12 dapat memperparah reaksi alergi yang disebabkan oleh vitamin B1.

Dosis Larota

Larota (Alpha-lipoic acid) diberikan dengan dosis berikut :

  • 1 caplet 1 x sehari.

Aturan pakai Larota :

  • Sebaiknya suplemen ini diminum saat perut kosong, misalnya 30 menit sebelum makan.
  • Obat ditelan utuh, jangan dikunyah/ dihancurkan.

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Larota harus sesuai dengan yang dianjurkan.