Abilify Discmelt 15 mg

Abilify Discmelt 15 mg adalah obat skizofrenia, gangguan bipolar, depresi, dan iritabilitas yang berhubungan dengan autisme. Abilify Discmelt 15 mg mengandung Aripiprazole, obat yang termasuk antipsikotik atipikal derivat quinolinone.

Berikut ini adalah informasi lengkap Abilify Discmelt 15 mg yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

Pabrik


Otsuka

Golongan


Harus dengan resep dokter

Kemasan


Abilify Discmelt 15 mg dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Dos 1 x 10 orally disintegrating tab 15 mg

Kandungan


Tiap kemasan Abilify Discmelt 15 mg mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Aripiprazole 15 mg / tablet

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)


Aripiprazole adalah obat antipsikotik atipikal yang digunakan untuk mengobati skizofrenia dan gangguan bipolar. Selain itu, obat ini juga digunakan untuk mengobati depresi, gangguan tic, dan iritabilitas yang berhubungan dengan autisme.

Aripiprazole adalah agen antipsikotik derivat quinolinone. Tidak seperti antipsikotik lain (misal, clozapine, olanzapine, quetiapine, ziprasidone, dan risperidone) yang bekerja sebagai antagonis reseptor D2, Aripiprazole bertindak sebagai agonis parsial D2. Obat ini juga agonis parsial pada reseptor 5-HT1A, dan seperti antipsikotik atipikal lainnya menampilkan profil antagonis pada reseptor 5-HT2A.

Indikasi


Kegunaan Abilify Discmelt 15 mg (Aripiprazole) adalah untuk pengobatan kondisi-kondisi berikut :

  • Untuk pengobatan skizofrenia akut pada orang dewasa dan remaja.
  • Untuk terapi pemeliharaan pasien skizofrenia dan gangguan bipolar untuk anak, remaja dan dewasa.
  • Mania akut dan episode campuran dari gangguan bipolar pada anak, remaja dan dewasa.
  • Sebagai terapi tambahan untuk gangguan depresi.
  • Untuk mengatasi iritabilitas yang berhubungan dengan gangguan autisme, terutama pada anak dan remaja.

Kontra indikasi


  • jangan diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap Aripiprazole.
  • Tidak dimaksudkan untuk pengobatan psikosis terkait demensia pada pasien lanjut usia.
  • Sebaiknya tidak digunakan jika pasien menderita kerusakan hati parah.
Baca Juga  Pletaal Tablet

Efek samping Abilify Discmelt 15 mg


Berikut adalah beberapa efek samping Abilify Discmelt 15 mg (Aripiprazole) yang mungkin terjadi :

  • Pada orang dewasa efek samping yang relatif sering adalah meningkatkan nafsu makan, penambahan berat badan, sakit kepala, agitasi atau gelisah, insomnia, rasa kantuk, dan hidung tersumbat.
  • Efek samping pada saluran pencernaan seperti mual, muntah, dispepsia dan sembelit.
  • Gerakan yang tidak terkendali seperti gelisah, tremor, dan kekakuan otot telah dilaporkan pada anak-anak dan orang dewasa, tetapi efek samping ini jarang.
  • Efek samping lain misalnya agranulositosis, leukopenia, neutropenia, trombositopenia, akatisia, dan tardive dyskinesia.
  • Efek samping yang berpotensi fatal adalah Neuroleptic sindrom ganas.

Perhatian


Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan Abilify Discmelt 15 mg (Aripiprazole) adalah sebagai berikut :

  • Pemakaian Abilify Discmelt 15 mg (Aripiprazole) harus dihentikan jika tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal.
  • Perbaikan klinis mungkin memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu. Oleh karena itu pemantauan pasien selama periode ini dianjurkan.
  • Kurangi dosis atau hentikan pengobatan jika tanda-tanda atau gejala tardive dyskinesia muncul.
  • Hentikan pengobatan jika pasien mengembangkan tanda-tanda dan gejala indikasi sindrom neuroleptik ganas.
  • Hati-hati menggunakan Abilify Discmelt 15 mg (Aripiprazole) pada pasien dengan riwayat kejang.
  • Karena obat ini menyebabkan kantuk dan bisa menyebabkan kecemasan, pusing, sakit kepala, dan gangguan otot, sebaiknya jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin yang membutuhkan konsentrasi tinggi.
  • Aripiprazole dideteksi terdapat dalam air susu ibu (ASI). Sebaiknya jangan menyusui selama pengobatan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan pada bayi.
  • Perhatian khusus perlu diberikan pada pasien dengan penyakit cardiovaskular (misal infark miokard, penyakit jantung iskemik, gagal jantung, kelainan konduksi), penyakit serebrovaskular, kondisi yang mempengaruhi hipotensi (misal dehidrasi, hipovolemia) atau hipertensi (termasuk dipercepat atau ganas), penyakit Parkinson, upaya bunuh diri.
  • Perhatian juga perlu diberikan pada pasien berisiko kejang, termasuk yang memiliki riwayat kejang, trauma kepala, dan kerusakan otak.
Baca Juga  Ariski Tablet

Penggunaan Abilify Discmelt 15 mg oleh wanita hamil


FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Aripiprazole kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung Aripiprazole oleh ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

Jangan gunakan Abilify Discmelt 15 mg pada wanita hamil kecuali manfaat yang didapatkan jauh lebih besar daripada risiko yang mungkin terjadi.

Interaksi obat


Berikut adalah interaksi Abilify Discmelt 15 mg (Aripiprazole) dengan obat-obat lain :

  • Kadar plasma Abilify Discmelt 15 mg (Aripiprazole) menurun jika diberikan bersamaan dengan obat-obat induser CYP3A4 (misalnya carbamazepine).
  • Kadar plasma meningkat jika diberikan bersamaan dengan obat-obat inhibitor CYP3A4 (misal, clarithromycin, ketoconazole) atau inhibitor CYP2D6 (misal fluoxetine, quinidine).
  • Penggunaan bersamaan dengan agen antikolinergik dapat mengganggu regulasi suhu tubuh.
  • Mempunyai efek aditif dengan agen hipotensi.
  • Terjadi peningkatan efek sedative dan efek hipotensi ortostatik jika diberikan dengan lorazepam dan obat-obat benzodiazepin lainnya.
  • Efek samping yang tumpang tindih (misalnya efek sedative) dengan obat-obat yang bekerja pada sistem saraf pusat.
  • Peningkatan depresi sistem saraf pusat jika digunakan bersama etanol. Jangan mengkonsumsi alkohol selama menggunakan obat ini.

Dosis Abilify Discmelt 15 mg


Abilify Discmelt 15 mg (Aripiprazole) diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dosis untuk Skizofrenia
Baca Juga  Abilify 10 mg

Dewasa :10 atau 15 mg 1 x sehari.

Remaja 13-17 tahun : Dosis awal 2 mg / hari, kemudian dititrasi 5 mg / hari sampai mencapai dosis target 10 mg / hari. Dosis dititrasi dalam interval 2 hari.

  • Dosis untuk Bipolar disorder

Dewasa : 30 mg 1 x sehari.

Anak dan remaja 10-17 tahun : Dosis awal 2 mg / hari, kemudian dititrasi 5 mg / hari sampai mencapai dosis target 10 mg / hari. Dosis dititrasi dalam interval 2 hari.

  • Terapi ajuvan untuk pasien yang memakai antidepresan

2-5 mg / hari.

  • Terapi tambahan untuk gangguan depresi mayor

 2-15 mg / hari. Sesuaikan dosis secara bertahap sampai 5 mg / hari dengan interval tidak kurang dari 1 minggu.

Note :

  • Penggunaan bersamaan dengan inhibitor CYP3A4 atau CYP2D6 kuat : Abilify Discmelt 15 mg (Aripiprazole) diberikan setengah dosis biasa.
  • Penggunaan bersamaan dengan kombinasi inhibitor CYP3A4 atau CYP2D6 lemah, sedang, dan kuat: kurangi dosis Abilify Discmelt 15 mg (Aripiprazole) menjadi seperempat dari dosis biasa.
  • Penggunaan bersamaan dengan induser CYP3A4 ampuh : Abilify Discmelt 15 mg (Aripiprazole) diberikan 2 x dosis biasa.

Terkait