Fitodiar (Obat Diare)

Fitodiar adalah obat yang digunakan untuk mengobati diare non spesifik. Fitodiar mengandung Attapulgite (senyawa magnesium aluminium phyllosilicate alamiah yang telah diaktifkan), dikombinasikan dengan ekstrak tanaman tradisional yaitu ekstrak daun jambu biji dan ektrak kunyit.

Berikut ini adalah informasi lengkap obat Fitodiar yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

Pabrik

PT Kimia Farma

Golongan

Bisa diperoleh tanpa resep dokter

Kemasan

Fitodiar dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Box 25 x 4’s Tablet

kandungan

Tiap kemasan obat Fitodiar mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Attapulgite 300 mg
  • Psidii Folium Extractum 50 mg
  • Curcuma domestica Rhizoma Extractum 7,5 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Attapulgite adalah obat yang digunakan untuk mengobati diare. Senyawa ini adalah magnesium aluminium phyllosilicate dengan formula (Mg, Al) 2Si4O10 (OH) 4- 4 (H2O). Untuk digunakan sebagai obat diare, Attapulgite akan dimurnikan dan diaktifkan terlebih dahulu dengan cara pemanasan untuk meningkatkan kemampuan adsorpsinya. Senyawa ini berupa serbuk sangat halus, memiliki pH antara 7,0-9,5. Obat ini mengikat asam, zat beracun, bakteri atau kuman yang dapat menyebabkan diare.

Psidii Folium Extractum atau ekstrak daun jambu biji sudah dikenal umum di masyarakat sebagai obat tradisional yang banyak manfaatnya Daun jambu biji memiliki berbagai khasiat misalnya sebagai obat diare, anti radang, dan anti mutagenik. Hasil penelitian fitokimia menunjukkan bahwa daun jambu biji mengandung senyawa tannin, fenol, flavonoid, quinon, dan steroid.

Curcuma domestica Rhizoma Extractum atau ekstrak kunyit berkhasiat untuk mendinginkan badan, membersihkan perut khususnya bagian  lambung, merangsang, melepaskan lebihan gas di usus, menghentikan pendarahan dan mencegah penggumpalan darah. Kunyit mengandung berbagai macam senyawa yang bermanfaat seperti kurkumin dan minyak atsiri yang berfungsi untuk pengobatan hepatitis, sebagai antioksidan, mengatasi gangguan pencernaan, anti mikroba, anti kolesterol, dan lain sebagainya.

Indikasi

Kegunaan Fitodiar adalah obat untuk mengobati gejala diare non spesifik (diare yang belum diketahui penyebabnya).

Kontraindikasi

  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap obat ini.
  • Kontraindikasi untuk penderita gagal ginjal atau hati parah.

Efek Samping Fitodiar

Secara umum obat ini bisa ditoleransi dengan baik. Berikut adalah beberapa efek samping obat diare ini yang mungkin terjadi :

  • Efek samping gastrointestinal termasuk konstipasi, dispepsia, perut kembung, mual, muntah, dan mulut kering.
  • Efek samping sistem saraf jarang dilaporkan. Namun pada beberapa orang yang peka bisa terjadi berupa sakit kepala dan pusing.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien jika menggunakan obat diare ini adalah sebagai berikut :

  • Perhatian perlu dilakukan terhadap penderita gangguan ginjal, asma bronkial, obstruksi usus, dan hipertrofi prostat.
  • Berikan pasien cairan yang cukup untuk menjaga hidrasinya, pada pasien anak-anak sebaiknya juga diberikan oralit.
  • Tidak ada data tentang ekskresi obat diare ini ke dalam susu manusia. Senyawa ini tidak diserap secara sistemik, oleh karena itu keberadaanya dalam ASI tidak mungkin terjadi. Penggunaan obat diare ini untuk ibu menyusui secara umum bisa dikatakan aman.

Penggunaan obat untuk ibu hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) secara formal belum mengkategorikan Attapulgite kedalam kategori tertentu. Penelitian pada hewan belum dilaporkan. Karena tidak ada data terkontrol tentang penggunaan obat ini untuk ibu hamil, Fitodiar hanya direkomendasikan untuk digunakan selama kehamilan bila manfaatnya lebih besar daripada risiko.

Interaksi obat

Berikut adalah interaksi jika digunakan bersamaan dengan obat-obat lain :

  • Mengurangi efek ipecacuanha dan obat golongan emetic lainnya.
  • Waspadai interaksi dengan obat hipoglikemia oral, antikoagulan, antagonis Vit K, PABA dan Procaine.
  • Dapat mempotensiasi efek antikolinergik antihistamin, antidepresan, antipsikotik, dan obat antiparkinson.
  • Tidak boleh diberikan bersamaan dengan Dolutegravir secara oral. Produk yang mengandung aluminium, kalsium, besi, magnesium dan / atau mineral lainnya dapat mengganggu penyerapan dolutegravir dan mengurangi keefektifannya dalam mengobati infeksi HIV. Dolutegravir bisa diminum setidaknya dua jam sebelum atau enam jam setelah dosis Fitodiar.

Dosis Fitodiar

Fitodiar diberikan dengan dosis berikut :

  • Dosis dewasa dan anak usia ≥12 tahun : 2 tablet setelah setiap diare datang/buang air besar dengan dosis maksimal 12 tablet dalam 24 jam.
  • Dosis anak usia 6-12 tahun : 1 tablet setelah setiap diare datang/buang air besar dengan dosis maksimal 6 tablet dalam 24 jam.

Obat ini bisa diminum sebelum atau sesudah makan.

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Fitodiar harus sesuai dengan yang dianjurkan.