pronimax

interaksi obat


Berikut adalah interaksi obat yang mengandung siproheptadin termasuk pronimax dengan obat-obat lain :

  • Obat-obat inhibitor enzim CYP3A4 seperti ketoconazole, erythromycin, cimetidine, furanocoumarin (ditemukan dalam jeruk), amprenavir meningkatkan kadar Pronimax (siproheptadin) dalam plasma.
  • MAO inhibitor memperpanjang dan mengintensifkan efek antikolinergik dari antihistamin.
  • Antihistamin mungkin memiliki efek aditif dengan alkohol dan depresan sistem saraf pusat lainnya, misalnya, hipnotik, sedatif, obat penenang, dan agen anti ansietas.

Dosis pronimax


Pronimax (siproheptadin) diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dosis lazim dewasa untuk reaksi alergi, rhinitis alergi, pruritus, dan urtikaria

Awal : 4 mg 3 x sehari secara oral.

Pemeliharaan : 12-16 mg / hari, bisa ditingkatkan sampai 32 mg / hari tetapi tidak melebihi 0.5 mg / kg / hari.

  • Dosis lazim dewasa untuk anorexia nervosa, sindrom cushing

Awal : 2 mg 4 x sehari secara oral. Dapat ditingkatkan secara bertahap selama 3 minggu sampai 8 mg 4 x sehari secara oral.

  • Dosis lazim dewasa untuk cluster headache

4 mg 4 x sehari secara oral.

  • Dosis lazim dewasa untuk migrain

4-8 mg 3 x sehari secara oral.

  • Dosis lazim pediatric untuk reaksi alergi, rhinitis alergi, pruritus, dan urtikaria

usia 2 – 6 tahun : 2 mg 2-3 kali sehari secara oral, tidak melebihi 12 mg / hari.

usia 7 – 14 tahun : 4 mg 2-3 kali sehari secara oral, tidak melebihi 16 mg / hari.

  • Dosis lazim pediatric untuk anorexia nervosa

Usia > 13 tahun : 2 mg 4 x sehari secara oral. Dapat ditingkatkan secara bertahap selama periode 3 minggu sampai 8 mg 4 kali sehari. Dosis maksimum : 32 mg / hari.

  • Biasa Pediatric Dosis untuk Migrain

4 mg 3 x sehari secara oral.

Terkait


Jika informasi ini berguna, bagikan ke teman – teman anda