Erdosteine

Erdosteine adalah obat yang digunakan untuk mengobati gangguan saluran pernapasan akut dan kronis, termasuk batuk pada penderita eksaserbasi akut bronkitis kronis. Obat ini adalah sebuah prodrug yang dimetabolisme menjadi N-thiodiglycolyl-homocysteine dimana kelompok thiol bebas terbentuk yang mengarah pada pembukaan ikatan disulfida dari mukoprotein bronkus, sehingga mengurangi viskositas lendir dan dahak purulen. Obat ini juga merupakan antagonis pembentukan radikal bebas lokal (misalnya yang dihasilkan oleh asap rokok) dan menghambat aktivitas enzim elastase dan adhesi bakteri terhadap sel epitel.

Erdosteine adalah obat yang termasuk agen mukolitik (mucolytic), yaitu suatu jenis obat yang digunakan untuk mengencerkan mukus (dahak) yang kental sehingga mudah dikeluarkan. Obat-obat mukolitik bekerja dengan cara melepas ikatan gugus sulfidril pada mucoprotein dan mukopolisakarida sehingga menurunkan viskositas mucus. Akibatnya, dahak tidak lagi bersifat kental dan dengan begitu mudah dikeluarkan dari tenggorokan. Obat-obat agen mukolitik bisa mengurangi eksaserbasi pada beberapa pasien yang menderita penyakit paru obstruktif kronis dan batuk produktif kronis.

Obat ini bisa digunakan untuk dewasa dan anak-anak (usia>6 tahun). Umumnya tersedia berupa tablet/capsul 300 mg atau dry syrup 175 mg/5 mL.

Golongan

Harus dengan resep dokter

Indikasi

Kegunaan Erdosteine adalah sebagai obat untuk mengatasi gangguan pada saluran pernafasan dimana terjadi banyak lendir atau dahak, terutama batuk pada penderita eksaserbasi akut bronkitis kronis.

Kontraindikasi

  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitiv/alergi obat Erdosteine.
  • Pasien yang menderita ulkus pada lambung (Tukak peptik aktif ) sebaiknya tidak menggunakan obat ini karena bisa memperparah kondisi tukak.
  • Erdosteine tidak boleh diberikan pada penderita sirosis hati dan kekurangan enzim cystationine-synthethase, fenilketonuria (hanya pada granul), pasien gagal ginjal (dengan klirens kreatinin (CrCl) < 25 ml / menit).
Baca Juga  Mucotein syrup

Efek Samping Erdosteine

Erdosteine bisa dikatakan ditoleransi dengan sangat baik oleh sebagian besar pasien, namun efek sampingnya tetap harus diwaspadai. Umumnya obat-obat golongan mukolitik dapat merusak sawar mukosa lambung, oleh karena itu penggunaannya pada penderita ulkus peptik akut harus hati-hati. Berikut adalah beberapa efek samping Erdosteine yang umum terjadi :

  • Efek samping yang relatif ringan yaitu gangguan pada saluran pencernaan misalnya mual, muntah, diare, dan nyeri pada ulu hati.
  • Efek samping yang lebih serius tetapi kejadiannya jarang misalnya angioedema dan reaksi hipersensitivitas kutaneous (misalnya urtikaria, kulit gatal, kemerahan, eritema, edema, atau eksim).
  • Efek samping lainnya misalnya, sakit kepala, dyspnoea, dan gangguan indra perasa.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien jika menggunakan obat Erdosteine adalah sebagai berikut :

  • Keamanan pemakaian obat iniĀ untuk ibu menyusui belum diketahui dengan jelas. Oleh karena itu, pemakaian obat ini untuk ibu menyusui sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.
  • Penggunaan obat sebaiknya dilakukan setelah makan atau bersama makanan, terutama bagi pasien yang memiliki gangguan pada saluran pencernaan.
  • Pasien yang memiliki gangguan hati atau ginjal ringan sampai sedang, harus menggunakan obat ini secara hati-hati.
  • Pada produk suspensi yang mengandung sukrosa harus digunakan secara hati-hati untuk penderita diabetes mellitus, atau sedang menjalani diet rendah kalori. Sebaiknya dipilih agen mukolitik lain.
  • Pengobatan harus dihentikan jika tidak memberikan hasil yang diinginkan setelah 4 minggu.

Penggunaan obat Erdosteine untuk ibu hamil

Indeks keamanan kehamilan Erdosteine belum ditetapkan, sebaiknya tidak menggunakan obat agen mukolitik ini untuk ibu hamil terutama pada trimester pertama.

Interaksi obat

Belum ada data yang tersedia apakah obat ini berinteraksi dengan obat-obat lain saat digunakan secara bersamaan, meskipun begitu sebaiknya tidak menggunakan obat-obat lain di luar yang diresepkan oleh dokter Anda selama menggunakan obat ini.

Baca Juga  diprosalic ointment

Sebuah penelitian menemukan bahwa pemberian kombinasi Erdosteine dan Amoxicillin pada pasien eksaserbasi akut bronkitis kronis menghasilkan konsentrasi antibiotik yang lebih tinggi dalam dahak, yang menyebabkan perbaikan gejala klinis lebih dini dan lebih nyata dibandingkan dengan plasebo.

Dosis Erdosteine

Erdosteine diberikan dengan dosis :

Dosis untuk Eksaserbasi akut bronkitis kronis

  • Dosis dewasa dan anak dengan berat badan lebih dari 30 kg : 2-3 x sehari 300 mg.
  • Dosis anak dengan berat badan 20-30 kg : 3 x sehari 5 mL syrup (175 mg).
  • Dosis anak dengan berat badan 15-19 kg : 2 x sehari 5 mL syrup (175 mg).

Note :

  • Durasi maksimal : 10 hari.
  • Dosis maksimal harian : 900 mg/hari

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Erdosteine harus sesuai dengan yang dianjurkan.