Jointace Active Tablet

Jointace Active Tablet adalah obat yang digunakan untuk pengobatan simtomatik osteoarthritis ringan atau sedang pada lutut dan atau pinggang. Obat Jointace Active Tablet juga digunakan untuk menjaga kesehatan sendi dan tulang rawan. Jointace Active Tablet mengandung Hyaluronic acid, glucosamine sulphate, methyl sulfonyl methane, chondroitin sulfate, folic acid, serta beberapa jenis vitamin dan mineral.

Berikut ini adalah informasi lengkap obat Jointace Active Tablet yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

Pabrik

Vitabiotics

Golongan

Bisa didapatkan dengan resep dokter

Kemasan

Jointace Active Tablet dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • 30’s Film Coated Tablet

Kandungan

Tiap Tablet obat Jointace Active Tablet mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Hyaluronic acid 100 mg
  • Glucosamine sulphate 2KCl 750 mg
  • Methyl sulfonyl methane 200 mg
  • Chondroitin sulfate 50 mg
  • Folic acid 200 mcg
  • Vitamin B12 10 mcg
  • Vitamin E 20 mg
  • Vitamin D3 200 IU
  • Vitamin C 50 mg
  • Zn 5 mg
  • Copper 0.5 mg
  • Manganese 2.5 mg
  • Selenium 60 mcg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Hyaluronic acid, juga disebut hyaluronan, adalah glycosaminoglycan anionik dan tidak tersubstitusi yang bisa ditemukan di berbagai jaringan ikat, epitel, dan saraf manusia. Hyaluronic acid digunakan untuk mengobati nyeri lutut pada penderita osteoarthritis, untuk membantu tindakan bedah pada segmen anterior selama ekstraksi katarak dan implantasi lensa intraokular, serta mengobati luka atau radang kulit. Selain itu juga digunakan sebagai lotion kulit untuk mengobati kulit kering dan bersisik seperti yang disebabkan oleh dermatitis atopik. Hyaluronic acid juga telah digunakan dalam berbagai formulasi untuk membuat air mata buatan untuk mengobati mata kering.

Hyaluronic acid berfungsi sebagai pelumas jaringan dan peredam kejut. Senyawa ini membentuk larutan viskoelastis dalam air. Viskositas larutan yang tinggi memberikan proteksi mekanis untuk jaringan (iris, retina) dan lapisan sel (kornea, endotelium, dan epitel). Elastisitas larutan membantu menyerap tekanan mekanis dan memberikan penyangga pelindung untuk jaringan.

Glucosamine adalah suplemen makanan yang digunakan untuk meringankan osteoarthritis, rematik, dan gangguan pada persendian. Suplemen ini adalah senyawa monosakarida yang diproduksi dengan cara menghidrolisis cangkang kerang, tulang hewan, sumsum tulang, dan jamur. Selain itu bisa juga didapatkan melalui fermentasi biji-bijian seperti jagung atau gandum. Glucosamine bekerja dengan cara merangsang produksi proteoglikan dan meningkatkan serapan sulfat oleh tulang rawan artikular.

Methylsulfonylmethane (MSM) merupakan senyawa organosulfur dengan rumus (CH3)2SO2. Senyawa ini terdapat secara alami pada beberapa tanaman primitif, dan ditemukan khas pada sel melanoma manusia. Senyawa ini sering ditambahkan ke suplemen makanan atau diet pengganti makanan.

Chondroitin sulfate adalah senyawa sulfat glikosaminoglikan (GAG) yang terdiri dari rantai bolak gula (N-acetylgalactosamine dan asam glukuronat). Secara alami, Chondroitin sulfate merupakan komponen struktural penting dari tulang rawan dan berpengaruh terhadap ketahanan tulang terhadap tekanan. Chondroitin sulfate yang digunakan sebagai suplemen makanan biasanya ditujukan untuk pengobatan osteoarthritis. Suplemen ini umumnya dijual bersama-sama dengan glucosamine.

Folic acid (asam folat) atau disebut juga sebagai Vitamin B9 adalah  nutrisi yang sangat penting bagi tubuh. Manusia tidak mampu membuat folat, oleh karena itu, asam folat hanya bisa didapatkan melalui makanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Asam folat berguna dalam proses pembentukan DNA, perbaikan DNA, serta bertindak sebagai kofaktor dalam reaksi biologis tertentu. Zat ini penting dalam membantu pertumbuhan dan pembelahan sel yang cepat seperti pada bayi dan masa kehamilan.  Folat juga dibutuhkan untuk menghasilkan sel darah merah yang sehat sehingga bisa mencegah anemia.

Cyanocobalamin (vitamin B12) adalah vitamin yang bisa digunakan untuk mengobati anemia pernisiosa, defisiensi vitamin b12 akibat kurangnya asupan dari makanan, tirotoksikosis, perdarahan, penyakit hati, dan ginjal. Obat ini bisa diberikan baik secara oral maupun injeksi.

Vitamin D adalah kelompok vitamin yang larut dalam lemak prohormon. Vitamin ini merupakan turunan dari molekul steroid yang merupakan salah satu turunan dari kolesterol. Di dalam tubuh, vitamin ini banyak berperan dalam pembentukkan struktur tulang dan gigi. Vitamin D3 (kolekalsiferol) adalah salah satu bentuk aktif dari vitamin D. Aktivasi Vitamin D dilakukan oleh hormon paratiroid.

Indikasi

Berikut adalah beberapa kegunaan Jointace Active Tablet :

  • Jointace Active Tablet digunakan untuk mengobati nyeri lutut/pinggang pada penderita osteoarthritis ringan atau sedang yang gagal merespons terapi non farmakologis konservatif dan obat-obat analgesik sederhana, misalnya obat paracetamol. (Baca juga Penjelasan Lengkap Nyeri Sendi).
  • Obat Jointace Active Tablet juga digunakan untuk menjaga kesehatan sendi dan tulang rawan.
Baca Juga  Naturema

Kontra indikasi

  • Jangan menggunakan Jointace Active Tablet untuk pasien yang memiliki riwayat alergi obat Hyaluronic acid.
  • Karena glucosamine biasanya berasal dari cangkang kerang sementara reaksi alergi biasanya disebabkan oleh dagingnya, suplemen ini mungkin aman digunakan oleh orang-orang dengan riwayat alergi kerang. Namun biasanya produsen tetap memberikan peringatan bahwa orang-orang yang alergi terhadap kerang harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan suplemen ini. Dokter mungkin akan menyarankan produk non-kerang jika suplemen yang mengandung glucosamine memang benar-benar dibutuhkan.
  • Jointace Active Tablet sebaiknya tidak digunakan untuk ibu hamil atau ibu menyusui.

Efek Samping Jointace Active Tablet

Berikut adalah beberapa efek samping Jointace Active Tablet yang diketahui :

  • Efek samping Jointace Active Tablet biasanya ringan meliputi gatal-gatal dan ketidaknyamanan lambung (misalnya, diare, mulas, mual, dan muntah).
  • Efek samping lainnya berupa hati seperti terbakar, dispepsia, konstipasi, sakit perut, jantung berdebar, mengantuk, dan sakit kepala.
  • Ada laporan bahwa pasien yang memiliki penyakit hati kronis kondisinya memburuk setelah menggunakan suplemen yang mengandung glucosamine. Namun efek samping ini sangat jarang terjadi.
  • Sebuah studi awal menemukan bahwa pada penggunaan dosis yang besar (di luar dosis yang dianjurkan), obat yang mengandung glucosamine dapat merusak sel-sel pankreas. Hal ini mungkin meningkatkan risiko penyakit diabetes melitus.
  • Efek samping lainnya seperti reaksi hipersensitivitas : Erupsi misalnya, urtikaria dan gatal jarang terjadi, namun jika gejala tersebut terjadi, pengobatan harus dihentikan dan pasien harus diberi pengobatan yang tepat.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan pasien selama menggunakan Jointace Active Tablet adalah sebagai berikut :

  • Jika radang sendi pada lutut sangat mencolok, mengingat penggunaan obat yang mengandung Hyaluronic acid dapat menyebabkan eksaserbasi gejala peradangan pada bagian yang sakit, sebaiknya pengobatan diberikan setelah gejala inflamasi tersebut telah dieliminasi.
  • Hati-hati menggunakan obat ini pada pasien dengan riwayat alergi obat lain, pasien dengan gangguan hati atau riwayat gangguan tersebut.
  • Keamanan dan keefektifan penggunaan obat ini pada nyeri sendi selain lutut belum ditetapkan.
  • Gunakan dengan hati-hati saat menggunakan Jointace Active Tablet pada pasien yang alergi terhadap protein unggas, bulu dan produk telur.
  • Orang-orang yang alergi kerang harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat yang mengandung Glucosamine. Pemakaian Jointace Active Tablet harus dihentikan jika muncul ruam kulit atau tanda lain yang menunjukkan reaksi alergi.
  • Jointace Active Tablet menyebabkan kantuk, jangan mengemudi atau menyalakan mesin saat menggunakan obat ini.
  • Hati-hati menggunakan Jointace Active Tablet untuk pasien yang memiliki penyakit hati kronis.
  • Hati-hati menggunakan obat ini kepada pasien diabetes yang kurang terkontrol.
  • Dalam percobaan pada hewan (tikus), diketahui bahwa obat Hyaluronic acid bisa masuk ke dalam ASI. Keamanan dan keefektifan obat ini belum ditetapkan pada ibu menyusui, sebaiknya dihindari.
  • Karena keamanan Hyaluronic acid pada anak belum ditetapkan, pemberian harus dilakukan dengan hati-hati. Gunakan obat hanya jika sangat diperlukan.
  • Berikan dengan hati-hati pada pasien lansia karena fungsi fisiologisnya umumnya menurun.
  • Jika tanda-tanda reaksi anafilaksis (misalnya, kesulitan bernafas, pembengkakan wajah atau tenggorokan) terjadi segera hubungi pihak medis.
Baca Juga  Jointace Gel

Penggunaan obat Jointace Active Tablet untuk wanita hamil

Dalam percobaan hewan (kelinci), teratogenisitas tidak terjadi. Namun karena keamanan Hyaluronic acid untuk ibu hamil belum ditetapkan, penggunaan Jointace Active Tablet sebaiknya dihindari.

Interaksi obat

Berikut adalah interaksi obat yang terjadi jika digunakan dengan obat-obat lain :

  • Penggunaan bersamaan dengan warfarin bisa meningkatkan international normalized ratio (INR).

Dosis Jointace Active Tablet

Jointace Active Tablet diberikan dengan dosis berikut :

  • 1 tablet 2 x

Aturan pakai Jointace Active Tablet :

  • Harus digunakan dengan makanan atau setelah makan.
  • Obat langsung ditelan, jangan mengunyah / menghancurkan tablet.
  • Jangan minum obat dengan teh atau kopi.

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Jointace Active Tablet harus sesuai dengan yang dianjurkan.