Minoxidil

Minoxidil adalah obat yang secara oral digunakan sebagai obat hipertensi, sedangkan jika digunakan secara topikal digunakan untuk merangsang pertumbuhan rambut dan mencegah kebotakan pada pria dan wanita. Minoxidil mengurangi tekanan darah sistolik dan diastolik yang meningkat dengan cara mengurangi resistensi vaskular perifer melalui vasodilatasi. Penggunaan secara topikal, obat ini meningkatkan aliran darah kutaneous dan merangsang folikel rambut.

Mekanisme aksi minoxidil dalam merangsang pertumbuhan rambut tidak sepenuhnya dipahami. Minoxidil adalah pembuka saluran potassium yang menyebabkan hiperpolasiasi membran sel. Secara hipotetis, dengan memperlebar pembuluh darah dan membuka saluran potasium, memungkinkan lebih banyak aliran oksigen, darah, dan nutrisi ke folikel. Minoxidil adalah prodrug yang diubah menjadi bentuk aktifnya yaitu, minoxidil sulfate oleh enzim sulfotransferase SULT1A1.

Indikasi

Kegunaan Minoxidil adalah sebagai berikut :

  • Secara oral : Untuk mengobati hipertensi parah yang tidak responsif terhadap terapi standar, sebagai tambahan obat-obat β-blocker atau methyldopa, dan diuretik.
  • Secara topikal : Minoxidil dioleskan secara topikal untuk perawatan alopecia androgenic/ Pattern hair loss, yaitu rambut rontok yang terutama mempengaruhi bagian atas dan depan kulit kepala. Efektivitasnya terhadap Alopecia areata/Spot baldness, yaitu kondisi di mana rambut hilang dari beberapa atau seluruh area tubuh, belum diketahui. Obat ini paling efektif untuk orang di bawah usia 40 tahun yang mengalami kerontokan rambut kurang dari 5 tahun. Penggunaan Minoxidil diindikasikan hanya untuk kerontokan rambut pusat (vertex), tidak berpengaruh pada mundurnya garis rambut di area depan. Obat ini tidak menyembuhkan kebotakan, sebagian besar rambut baru hilang dalam beberapa bulan setelah obat dihentikan.

Kontraindikasi

  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif/alergi obat Minoxidil.
  • Kontraindikasi untuk pasien dengan pheochromocytoma.
  • Sediaan topikal : Kontraindikasi untuk pasien dengan tekanan darah tinggi parah, pasien yang memiliki kelainan kulit kepala (misalnya psoriasis, kulit terbakar dll).
Baca Juga  Eminox Topical Solution

Efek Samping Minoxidil

Obat ini bisa dikatakan ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar pasien, namun efek sampingnya tetap harus diwaspadai. Berikut adalah beberapa efek samping Minoxidil yang bisa terjadi :

  • Sediaan oral : Efek sampingnya berupa refleks takikardia, retensi cairan, perubahan EKG, hipertrikosis, efusi perikardial dan tamponade, perikarditis, eksaserbasi angina pectoris, sakit kepala, mual, gynaecomastia, nyeri tekan payudara, polymenorrhoea, ruam alergi, sindrom Stevens-Johnson. Efek samping sediaan oral yang frekuensi kejadiaanya jarang, misalnya trombositopenia dan leukopenia.
  • Efek samping sediaan topikal : Dermatitis kontak, pruritus, iritasi kulit, sensasi kulit terbakar, pembilasan, perubahan warna atau tekstur rambut. Kerontokan rambut sementara adalah efek samping yang umum dari penggunaan obat minoxidil, hal ini menggambarkan proses penyuburan folikel. Reaksi alergi yang parah bisa terjadi termasuk ruam, gatal-gatal, sulit bernapas, sesak di dada, pembengkakan mulut, wajah, bibir, atau lidah, nyeri dada, pusing, takikardia, sakit kepala, kenaikan berat badan yang tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan, atau pembengkakan pada tangan dan kaki. Jika reaksi alergi terjadi segera hentikan pengobatan.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien jika menggunakan obat Minoxidil adalah sebagai berikut :

  • Keamanan pemakaian obat ini untuk anak-anak berusia 18 tahun atau lebih muda belum ditetapkan.
  • Jika Anda mempunyai gangguan ginjal, awali pengobatan dengan dosis yang lebih kecil atau pada interval dosis yang lebih lama (sediaan oral).
  • Hati-hati menggunakan obat ini pada lansia, anak-anak, wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Sebelum menggunakan obat ini, pastikan bahwa Anda tidak memiliki riwayat alergi.
  • Hati-hati menggunakan obat ini jika Anda memiliki kondisi-kondisi berikut : penyakit pada kulit kepala (misalnya eksim, infeksi, luka), masalah jantung (misalnya, nyeri dada, serangan jantung, gagal jantung, hipertensi paru, angina pektoris, gagal jantung kronis, baru saja mengalami infark miokard), penyakit ginjal, atau penyakit hati.
  • Minoxidil bisa membuat kulit lebih peka terhadap sinar matahari. Hindari paparan sinar matahari terlalu lama dan gunakan pakaian pelindung atau tabir surya.
Baca Juga  Reflexor Tablet

Penggunaan obat Minoxidil untuk ibu hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Minoxidil kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung Minoxidil untuk ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

Interaksi obat

Berikut adalah interaksi obat Minoxidil dengan obat-obat lain :

  • Menghasilkan efek aditif jika digunakan bersamaan dengan obat hipertensi lainnya.
  • Bisa meningkatkan resiko hipotensi ortostatik jika digunakan bersamaan dengan obat blocking sympathetic (misalnya guanethidine).
  • Sediaan topikal : Penyerapan obat secara sistemik meningkat jika digunakan bersamaan dengan sediaan topikal yang mengandung kortikosteroid, retinoid atau basis salep oklusif.

Dosis Minoxidil

Obat Minoxidil diberikan dengan dosis berikut :

Dosis untuk Hipertensi berat yang tidak responsif terhadap terapi standar

  • Dosis dewasa : Bersama dengan β-blocker atau metildopa, dan diuretik : dosis awal, 5 mg setiap hari, secara bertahap ditingkatkan pada interval minimal 3 hari sampai 40 mg atau 50 mg sebagai satu atau 2 dosis terbagi setiap hari tergantung pada respons. Dosis maksimal : 100 mg sehari. Untuk kontrol cepat tekanan darah : penambahan dosis 5 mg setiap 6 jam dapat diberikan dengan pemantauan secara hati-hati.
  • Dosis anak usia ≤12 tahun : Bersama dengan β-blocker atau metildopa, dan diuretik : Dosis awal, 200 mcg / kg setiap hari dalam 1 atau 2 dosis terbagi dengan penambahan 100-200 mcg / kg pada interval minimal 3 hari, tergantung pada respons. Dosis maksimal : 1 mg / kg atau 50 mg perhari.
  • Dosis lansia : dosis awal, 2.5 mg sehari, ditingkatkan secara bertahap.
Baca Juga  Transbroncho Forte Syrup

Dosis untuk mengatasi kebotakan/ Pattern hair loss

Dosis dewasa :

  • 2% atau 5% solution : Gunakan larutan sebanyak 1 mL 2 x sehari.
  • Busa atau aerosol 5% : Oleskan 1/2 capful ke kulit kepala setiap hari 1-2 x sehari.

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Minoxidil harus sesuai dengan yang dianjurkan.