Adalat OROS 20

Adalat OROS 20 adalah obat yang digunakan untuk mengobati hipertensi dan angina. Adalat OROS 20 mengandung Nifedipine, obat yang termasuk anti hipertensi golongan calcium channel blockers.

Berikut ini adalah informasi lengkap Adalat OROS 20 yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

Pabrik

Bayer Schering Pharma

Golongan

Harus dengan resep dokter

Kemasan

Adalat OROS 20 dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • dos 30 x 1 tablet 20 mg

Kandungan

Adalat OROS 20 mengandung zat aktif sebagai berikut :

  • Nifedipine GITS (Gastro Intestinal Therapeutic System) 20 mg / tablet

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Nifedipine adalah obat yang digunakan untuk mengobati hipertensi dan angina. Nifedipine termasuk anti hipertensi golongan calcium channel blockers. Mekanisme aksi Nifedipine adalah dengan cara merelaksasi otot-otot jantung dan pembuluh darah. Obat ini mencegah ion Calcium memasuki slow channels of cardiac dan otot jantung selama depolarisasi. Penghambatan ini menyebabkan vasodilatasi perifer dan koroner. Hal ini akan mengurangi terjadinya afterload, penurunan resistensi perifer dan penurunan tekanan darah.

Indikasi

Kegunaan  Adalat OROS 20 (Nifedipine) adalah untuk kondisi-kondisi berikut :

  • Untuk pengobatan hipertensi, baik terapi tunggal maupun kombinasi dengan obat tekanan darah tinggi lainnya.
  • Digunakan juga untuk pengobatan penyakit jantung koroner, pistonis angina stabil dan tidak stabil yang termasuk angina vasospastik (angina Prinzmetal, angina varian), dan post-infarction angina pectoris (kecuali 8 hari pertama).
  • Adalat OROS 20 (Nifedipine) digunakan juga untuk mengobati Raynaud’s syndrome, yaitu kondisi medis dimana terjadi kejang arteri yang menyebabkan aliran darah berkurang. Biasanya terjadi pada jari tangan, dan terkadang juga pada jari kaki. Pada kasus yang jarang, bisa terjadi pada hidung, telinga, atau bibir. Hal ini menyebabkan bagian yang terkena berubah menjadi putih dan kemudian biru. Seringkali, terjadi mati rasa atau sakit. Saat aliran darah kembali, berubah menjadi merah dan terbakar. Episode biasanya terjadi dalam hitungan menit, tapi kadang bisa bertahan hingga beberapa jam.
Baca Juga  Poncosolvon syrup

Kontra indikasi

  • Jangan menggunakan obat ini pada pasien yang mempunyai riwayat hipersensitif terhadap Nifedipine atau obat-obat yang termasuk golongan calcium channel blockers lainnya.
  • Pasien yang mengalami syok kardiogenis (sirkulasi darah yang tidak normal karena ventrikel jantung tidak berfungsi optimal), stenosis aorta (penyempitan pada saluran keluar ventrikel kiri jantung), atau menderita angina yang tidak stabil jangan menggunakan Adalat OROS 20 (Nifedipine).
  • Obat ini juga dikontraindikasikan untuk penderita tekanan darah rendah (< 90/60 mmHg), ibu menyusui dan wanita hamil.
  • Jangan menggunakan obat ini bersamaan dengan obat-obat inducer kuat enzim CYP3A4. (lebih jelas baca interaksi obat)

Efek Samping Adalat OROS 20

Berikut adalah beberapa efek samping Adalat OROS 20 (Nifedipine) yang diketahui :

  • Efek samping Adalat OROS 20 (Nifedipine) yang sering terjadi : sakit kepala, kelelahan, pusing, mengantuk, bengkak kaki, batuk, dan sesak napas.
  • Efek samping yang serius misalnya tekanan darah rendah dan gagal jantung.
  • Efek samping lainnya seperti edema perifer, takikardia, palpitasi, gangguan saluran pencernaan (mual, konstipasi ), gangguan penglihatan, sinkop, vertigo, migrain, gangguan mood, ruam (termasuk eritema multiforme) , Kelainan fungsi hati (termasuk kolestasis), pruritus, hiperplasia gingiva, mialgia, gynaecomastia, tremor, impotensi, dan demam.
  • Pada awal-awal pengobatan sering menyebabkan peningkatan nyeri dada iskemik.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama penggunaan Adalat OROS 20 (Nifedipine) adalah sebagai berikut :

  • Hati-hati menggunakan obat ini pada penderita dengan gangguan fungsi hati, ginjal terutama gagal ginjal, gagal jantung kongestif dan pasien lanjut usia.
  • Jangan menggunakan Adalat OROS 20 (Nifedipine) tanpa resep dokter atau melebihi dosis yang dianjurkan karena penyakit-penyakit seperti angina dan infark miokardial akut dapat memburuk secara cepat saat awal pemakaian dan peningkatan dosis secara tidak tepat.
  • Penghentian pemakaian obat secara tiba-tiba bisa meningkatkan frekuensi dan durasi nyeri dada. Lakukan penghentian secara bertahap dengan pengawasan dokter.
  • Obat ini dapat menyebabkan pusing dan mengantuk. Jangan menyalakan mesin atau mengendarai kendaraan saat menggunakan obat ini.
  • Meskipun pada kebanyakan pasien, efek hipotensi Adalat OROS 20 (Nifedipine) dapat ditoleransi dengan baik, beberapa pasien bisa mengalami penurunan tekanan darah yang berlebihan. Hal ini biasanya terjadi saat awal pengobatan ¬†atau pada saat peningkatan dosis. Hal ini lebih sering bila Adalat OROS 20 (Nifedipine) digunakan dalam kombinasi dengan obat penurun tekanan darah golongan beta blocker (Atenolol, Acebutolol).
  • Beberapa pasien, terutama mereka yang memiliki penyakit arteri koroner obstruktif berat, kadang mengalami peningkatan frekuensi, durasi, dan / atau tingkat keparahan angina atau infark miokard akut saat mulai menggunakan obat yang mengandung Nifedipine seperti Adalat OROS 20 atau pada saat kenaikan dosis. Hentikan penggunaan obat jika terjadi nyeri iskemik atau nyeri dada memburuk dalam waktu singkat setelah awal pengobatan/kenaikan dosis.
  • Adalat OROS 20 (Nifedipine) mengurangi resistensi vaskular perifer, oleh karena itu pemantauan tekanan darah terutama pada awal pengobatan dan kenaikan dosis sangat disarankan.
  • Edema perifer ringan sampai sedang kadang terjadi pada penggunaan Nifedipine. Hal ini biasanya berhubungan dengan vasodilatasi arterial dan bukan karena disfungsi ventrikel kiri. Edema ini terjadi terutama pada ekstremitas bawah.
  • Penyerapan obat dapat dipengaruhi oleh makanan dan hasilnya dapat bervariasi tergantung pada formulasi yang digunakan.
  • Metabolisme obat dihambat oleh alkohol.
  • Hindari minum jus jeruk saat menggunakan Adalat OROS 20 (Nifedipine) karena dapat meningkatkan kadar Adalat OROS 20 (Nifedipine) dalam plasma.
Baca Juga  Poldan MIG

Penggunaan Adalat OROS 20 oleh wanita hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Nifedipine kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Meskipun hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan acuan keamanan obat pada manusia, fakta bahwa obat ini terbukti memiliki efek buruk terhadap janin hewan harus menjadi perhatian serius. Jika tidak benar-benar dibutuhkan atau masih bisa menggunakan obat lain yang lebih aman, penggunaan Adalat OROS 20 (Nifedipine) oleh wanita hamil sebaiknya tidak dilakukan.

Interaksi obat

Interaksi dengan obat-obat lain adalah sebagai berikut :

  • Efek anti hipertensi meningkat jika digunakan bersamaan dengan agen anti hipertensi lain, aldesleukin, dan antipsikotik.
  • Penggunaan bersamaan dengan fentanyl selama operasi menyebabkan hipotensi berat.
  • Adalat OROS 20 (Nifedipine) dapat memodifikasi respon insulin dan glukosa.
  • Pelemahan efek takikardik saat digunakan dengan benazerpril.
  • Protrombin time meningkat jika digunakan bersama antikoagulan coumarin.
  • Kadar serum meningkat jika digunakan bersamaan dengan inhibitor CYP3A4 (misalnya anti jamur golongan azole (ketoconazole, itraconazole), Cimetidine, Erythromycin, HIV-protease inhibitors, nefazodone, fluoxetine, quinupristin/dalfopristin).
  • Interaksi yang berpotensi fatal : bioavailabilitas dan keampuhan Adalat OROS 20 (Nifedipine) berkurang jika digunakan dengan induksi CYP3A4 yang kuat (misalnya rifampicin, phenytoin, carbamazepine).

Dosis Adalat OROS 20

Adalat OROS 20 (Nifedipine) diberikan dengan dosis berikut:

  • 1 x sehari 1 tablet.
  • Terapi awal : 1 x sehari 30 mg.
  • Dosis awal 1 x sehari 20 mg dapat dipertimbangkan jika ada indikasi medis.
  • Tablet tidak boleh dikunyah atau dihancurkan.
Baca Juga  Calcianta Tablet 10 mg

Dosis Lazim Nifedipine :

  • Raynaud’s syndrome

Dosis dewasa :

Immediate-release : 5-20 mg 3 x sehari.

  • Hipertensi/tekanan darah tinggi

Dosis dewasa :

Immediate-release : dosis awal, 5 mg 3 x sehari. Pemeliharaan : 10-20 mg 3 x sehari.

Extended-release : dosis awal, 10-40 mg 2 x sehari atau 20-90 mg 1 x sehari.

  • Angina pectoris

Dosis dewasa :

Immediate-release : dosis awal, 5 mg 3 x sehari. Pemeliharaan : 10-20 mg 3 x sehari.

Extended-release : 10-40 mg 2 x sehari atau 30-90 mg 1 x sehari.

Penyesuaian dosis :

  • Pengurangan dosis mungkin diperlukan pada pasien dengan gangguan hati, lansia.

Aturan pakai :

  • Immediate-release : Bisa dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Hindari jus jeruk.
  • Hindari alkohol.

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan Adalat OROS 20 (Nifedipine) harus sesuai dengan yang dianjurkan.