Nalgestan Tablet

Nalgestan adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala flu seperti hidung tersumbat, bersin-bersin, dan pilek. Nalgestan mengandung Phenylpropanolamine (obat yang berfungsi sebagai decongestan), dan chlorpheniramine maleate (obat alergi golongan antihistamin generasi pertama).

Berikut ini adalah informasi lengkap obat Nalgestan yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik

Darya-Varia

golongan

Bisa diperoleh tanpa resep dokter di apotek atau toko obat berijin resmi.

kemasan

Nalgestan dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Box 100’s Tablet

kandungan

Tiap Tablet Nalgestan mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Phenylpropanolamine HCl 15 mg
  • Chlorpheniramine maleate 2 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

phenylpropanolamine adalah obat yang digunakan sebagai nasal dekongestan, stimulan, dan sebagai agen anoretic. obat ini adalah stereoisomer dari norephedrine dan norpseudoephedrine, yang termasuk psikoaktif dari kelas phenethylamine dan amfetamin. Obat ini biasanya digunakan dalam bentuk garamnya yaitu phenylpropanolamine hydrochloride.

chlorpheniramine maleate/chlorphenamine/chlortrimeton/CTM adalah obat yang termasuk golongan alkilamina antihistamin generasi pertama. Obat ini digunakan untuk mengobati gejala alergi seperti rhinitis dan urtikaria. Dibandingkan dengan antihistamin generasi pertama lainnya, chlorpheniramine maleate memiliki efek sedatif yang relatif lemah.

Indikasi

Kegunaan Nalgestan adalah untuk mengobati gejala flu seperti hidung tersumbat, rhinorrhea, bersin-bersin, pilek, masuk angin, rinitis alergi, vasomotor dan sinusitis.

Penyakit/Kondisi terkait

Kontraindikasi

  • jangan diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu komponen obat ini.
  • Pasien yang memiliki kepekaan terhadap obat simpatomimetik lain seperti efedrin, pseudoefedrin juga dikontraindikasikan menggunakan obat ini.
  • Pasien penderita hipertiroidisme, hipertensi, penyakit koroner, pheochromocytoma, glaukoma sudut sempit, penyakit saluran pernapasan bawah.
  • Kontraindikasi juga bagi pasien yang sedang menggunakan obat-obat golongan monoamine oksidase (MAO) inhibitors, karena bisa meningkatkan tekanan darah.
  • Kontraindikasi untuk bayi yang baru lahir atau prematur dan ibu menyusui.
Baca Juga  Nufaprim forte

Efek samping Nalgestan

Secara umum Nalgestan bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar orang, selama diberikan pada dosis yang dianjurkan. Berikut adalah beberapa efek samping Nalgestan yang mungkin terjadi :

  • Obat ini menyebabkan efek samping berupa sakit kepala, mengantuk, vertigo, gangguan psikomotor, aritmia, takikardi, mulut kering, palpitasi, dan retensi urin.
  • Gangguan saluran pencernaan, kesulitan dalam berkemih, kelemahan otot, tremor, hipotensi, penglihatan kabur, tinnitus, sesak dada.
  • Berkeringat, haus, dan anoreksia.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan obat Nalgestan adalah sebagai berikut :

  • Pemakaian Nalgestan harus dihentikan jika tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal.
  • Hati-hati menggunakan obat ini pada pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Nalgestan menyebabkan kantuk. Jangan mengemudi atau menyalakan mesin yang membutuhkan konsentrasi tinggi selama menggunakan obat ini.

Penggunaan obat Nalgestan untuk ibu hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Phenylpropanolamine kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung Phenylpropanolamine oleh ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

interaksi obat

Berikut adalah interaksi obat Nalgestan jika digunakan bersamaan dengan dengan obat-obat lain :

  • Efek samping pada sistem saraf pusat meningkat jika diberikan bersamaan dengan obat-obat depresan sistem saraf pusat (misalnya obat penenang, tranquilisers).
  • Hal yang sama juga terjadi jika digunakan bersamaan dengan alkohol.
  • Risiko atau keparahan efek samping meningkat jika dikombinasikan dengan Alprazolam, Aripiprazole, Benzocaine, Buspirone, Cetirizine, atau Cyproheptadine.
  • Metabolisme Chlorpheniramine maleate menurun bila dikombinasikan dengan Amiodarone, Celecoxib, Cimetidine, Clarithromycin, atau Clotrimazole.
  • Alkohol mempotensiasi kantuk karena chlorpheniramine maleat.
Baca Juga  Brommer Tablet 30 mg

Dosis Nalgestan

Nalgestan diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dewasa : 1 tablet 3-4 x sehari.

Ringkasan hal-hal penting terkait obat Nalgestan

  • Buang semua sisa obat Nalgestan yang tidak terpakai saat kedaluwarsa atau bila tidak lagi dibutuhkan. Jangan minum obat ini setelah tanggal kedaluwarsa pada label telah berlalu. Obat yang sudah kedaluwarsa dapat menyebabkan sindrom berbahaya yang mengakibatkan kerusakan pada ginjal.
  • Gunakan obat Nalgestan sesuai dengan aturan. Jangan minum obat ini dalam jumlah yang lebih besar atau lebih kecil atau lebih lama dari yang dianjurkan.
  • Jangan berbagi obat dengan orang lain, meskipun mereka memiliki gejala penyakit yang sama dengan Anda.
  • Penggunaan obat ini untuk penderita epilepsi dan pasien yang berisiko kejang, pasien yang mengalami gangguan hati dan ginjal, pasien lansia, ibu hamil dan ibu menyusui harus dilakukan secara hati-hati.
  • Obat ini dapat mengganggu kemampuan untuk melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan tinggi (misalnya mengemudi atau mengoperasikan mesin berat).
  • Alkohol dan obat penenang lain dapat meningkatkan ngantuk.
  • Simpan obat pada suhu ruangan. Hindarkan dari kelembaban dan panas.

Baca juga

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Nalgestan harus sesuai dengan yang dianjurkan.