Promedex Syrup

Promedex Syrup adalah obat yang digunakan untuk meredakan batuk yang terkait influenza, masuk angin, bronkitis, radang saluran pernapasan, alergi dan asma. Promedex Syrup mengandung Promethazine (obat neuroleptik dan antihistamin generasi pertama), dextromethorphan (obat penekan batuk dari kelas morphinan), tinct ipecac (obat yang digunakan secara luas sebagai ekspektoran dan emetik), guaiphenesin/ Glyceryl Gualacolate (obat batuk yang termasuk ekspektoran), dan natrium citrate (obat yang berfungsi menetralkan kondisi asam).

Berikut ini adalah informasi lengkap obat Promedex Syrup yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

pabrik

Interbat

golongan

Bisa diperoleh tanpa resep dokter di apotek atau toko obat berijin resmi.

kemasan

Promedex Syrup dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Botol syrup 60 mL

kandungan

Tiap 5 ml Promedex Syrup mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Promethazine HCl 5 mg
  • Dextromethorphan 5 mg
  • Tinct ipecac 0.1 mL
  • Guaifenesin 50 mg
  • Na citrate 197 mg
  • Menthol 1 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Promethazine adalah obat neuroleptik dan antihistamin generasi pertama yang termasuk kelompok fenotiazin. Obat ini memiliki efek sedasi yang kuat namun efek antipsikotik yang lemah. Promethazine juga digunakan sebagai obat anti alergi untuk mengobati hay fever (rinitis alergi), atau untuk mengobati reaksi alergi, baik digunakan tunggal atau dalam kombinasi dengan dekongestan oral seperti pseudoephedrine. Beberapa efek samping yang pernah dilaporkan misalnya : diskinesia tardif, kebingungan, mengantuk, pusing, kelelahan, vertigo, mulut kering, depresi pernafasan pada pasien di bawah usia dua tahun dan pada mereka dengan fungsi paru yang sangat terganggu.

Ipecac adalah obat yang digunakan secara luas sebagai ekspektoran (dalam dosis rendah) dan emetik yang bekerja cepat (dalam dosis yang lebih tinggi). Ipecac diperoleh dari rimpang kering dan akar Carapichea ipecacuanha. Sediaan ipecac tinctur biasanya terdiri dari 1/14 ekstrak alkohol dari akar dan rimpang Carapichea ipecacuanha. Sisanya terdiri dari gliserin, sirup gula, dan methylparaben.

Dextromethorphan adalah obat yang termasuk kelas morphinan yang memiliki efek sebagai penenang, disosiatif dan stimulan. Obat ini digunakan sebagai obat penekan batuk, terutama batuk karena iritasi tenggorokan dan bronkial ringan.

guaiphenesin atau glyceryl guaiacolate adalah obat yang termasuk ekspektoran, yaitu obat yang berfungsi mengeluarkan dahak dari saluran pernafasan terutama pada infeksi saluran pernafasan akut. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan volume dan mengurangi viskositas mukus dari trakea dan bronkus, sehingga mempermudah pengeluaran dahak dari jalan nafas lewat mekanisme batuk.

Natrium citrate adalah obat yang yang termasuk agen alkalizing, yaitu obat yang berfungsi untuk menetralkan kondisi asam yang berlebihan pada darah dan urin.

Indikasi

Kegunaan Promedex Syrup adalah untuk meredakan batuk yang terkait influenza, masuk angin, bronkitis, radang saluran pernapasan, alergi dan asma.

Baca Juga  Mixaflu Syrup

Penyakit/Kondisi terkait

Kontraindikasi

  • Jangan diberikan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu komponen obat ini.
  • Tidak boleh digunakan pada neonatus, bayi prematur, atau penderita serangan asma akut.
  • Sebaiknya tidak digunakan untuk penderita hipertiroid, hipertensi, pPenyakit koroner, dan pasien yang menjalani terapi dengan obat-obat golongan MAOI.

Efek samping Promedex Syrup

Secara umum Promedex Syrup bisa ditoleransi dengan baik oleh sebagian besar orang, selama diberikan pada dosis yang dianjurkan. Berikut adalah beberapa efek samping Promedex Syrup yang mungkin terjadi :

  • Efek samping yang paling umum adalah mulut, hidung, dan tenggorokan kering.
  • Efek samping pada saluran pencernaan misalnya mengurangi nafsu makan, mual, dan muntah.
  • Obat ini juga menyebabkan efek samping berupa sakit kepala, mengantuk, vertigo, gangguan psikomotor, aritmia, takikardi, mulut kering, palpitasi, dan retensi urin.
  • Jika digunakan dengan dosis yang besar, dextromethorphan berpotensi menyebabkan kejang epilepsi.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan obat Promedex Syrup adalah sebagai berikut :

  • Jangan menggunakan Promedex Syrup melampaui dosis yang dianjurkan.
  • Pemakaian Promedex Syrup harus dihentikan jika tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal.
  • Penggunaan obat-obat yang mengandung antihistamin untuk pasien epilepsi dan pasien dengan risiko kejang, pasien dengan penurunan fungsi hati dan ginjal, usia tua, ibu hamil dan ibu menyusui harus dilakukan dengan hati-hati.
  • Hentikan terapi jika anda mengalami kesulitan tidur/insomnia, palpitasi atau pusing.
  • Jangan minum alkohol selama menggunakan obat ini.
  • Promedex Syrup menyebabkan kantuk. jangan mengemudikan kendaraan atau menyalakan mesin selama menggunakan obat ini.
Baca Juga  Nichoflam 50 mg Tablet

Penggunaan obat Promedex Syrup untuk ibu hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan dextromethorphan kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung dextromethorphan untuk ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

interaksi obat

Berikut adalah interaksi obat Promedex Syrup jika digunakan bersamaan dengan dengan obat-obat lain :

  • Dextromethorphan bisa mempotensiasi obat golongan depresan sistem saraf lain.
  • Penggunaan bersamaan dengan agen simpatomimetik, misalnya dekongestan, antidepresan trisiklik, penekan nafsu makan dan psikostimulan seperti amfetamin atau dengan MAOI yang mengganggu katabolisme amin simpatomimetik, kadang-kadang dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah.

Dosis Promedex Syrup

Obat Promedex Syrup diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Dewasa : 3 – 4 x sehari 1 – 2 sendok takar
  • Anak usia d iatas 4 tahun : 1-4 x sehari 1 sendok takar
  • Anak usia diatas 4 tahun : 1 – 4 x sehari ¬Ĺ sendok takar

Ringkasan hal-hal penting terkait obat Promedex Syrup

  • Buang semua sisa obat Promedex Syrup yang tidak terpakai saat kedaluwarsa atau bila tidak lagi dibutuhkan. Jangan minum obat ini setelah tanggal kedaluwarsa pada label telah berlalu. Obat yang sudah kedaluwarsa dapat menyebabkan sindrom berbahaya yang mengakibatkan kerusakan pada ginjal.
  • Gunakan obat Promedex Syrup sesuai dengan aturan. Jangan minum obat ini dalam jumlah yang lebih besar atau lebih kecil atau lebih lama dari yang dianjurkan.
  • Jangan berbagi obat dengan orang lain, meskipun mereka memiliki gejala penyakit yang sama dengan Anda.
  • Penggunaan obat ini untuk penderita epilepsi dan pasien yang berisiko kejang, pasien yang mengalami gangguan hati dan ginjal, pasien lansia, ibu hamil dan ibu menyusui harus dilakukan secara hati-hati.
  • Obat ini dapat mengganggu kemampuan untuk melakukan aktivitas yang memerlukan kewaspadaan tinggi (misalnya mengemudi atau mengoperasikan mesin berat).
  • Alkohol dan obat penenang lain dapat meningkatkan ngantuk.
  • Simpan obat pada suhu ruangan. Hindarkan dari kelembaban dan panas.
Baca Juga  Stavinor 10 mg Tablet

Baca juga

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Promedex Syrup harus sesuai dengan yang dianjurkan.