Cendo Xitrol Tetes Mata

Cendo xitrol adalah obat tetes mata yang digunakan untuk mengobati penyakit mata terutama karena radang yang disertai infeksi bakteri. Obat Cendo xitrol tetes mata mengandung Dexamethasone Sodium phosphate (obat yang termasuk golongan kortikosteroid), dikombinasikan dengan neomycin sulphate dan polymixin B sulphate (obat yang termasuk antibiotik).

Ringkasan

Berikut tabel ringkasan informasi obat tetes mata Cendo Xitrol:

Nama ObatCendo Xitrol
Golongan
K (Obat Keras)
Kelaskombinasi kortikosteroid dan antibiotik
Indikasiradang pada mata yang disertai infeksi bakteri
Kontraindikasi• Hipersensitivitas
• Glaukoma, epitheial herpes simplex keratitis, dan penyakit yang disebabkan oleh virus lainnya.
• Penyakit mata yang disebabkan oleh infeksi jamur.
Sediaan• botol 5 ml dan 15 ml tetes mata
• sediaan minidose
Komposisi• Dexamethasone sodium phosphate 1 mg atau 0.1 %
• Neomycin sulphate setara neomycin base 3.5 mg
• polymixin B sulphate 6.000 IU

Informasi Obat Cendo xitrol tetes mata

Cendo xitrol tetes mata obat apa, apa kegunaanya, efek sampingnya dan apa saja merk-merk lain yang tersedia di pasaran? Berikut ini adalah informasi lengkap tentang obat ini.

pabrik

Cendo

golongan

Harus dengan resep dokter

kemasan

Cendo xitrol tetes mata dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • botol 5 ml dan 15 ml tetes mata
  • sediaan minidose

kandungan

tiap ml Cendo xitrol tetes mata mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Dexamethasone sodium phosphate 1 mg atau 0.1 %
  • Neomycin sulphate setara neomycin base 3.5 mg
  • polymixin B sulphate 6.000 IU

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Dexamethasone adalah obat steroid jenis glukokortikoid sintetis yang digunakan sebagai agen anti alergi, imunosupresan, anti inflamasi dan anti shock yang sangat kuat. Obat ini 20-30 kali lebih kuat daripada hidrokortison dan 5-7 kali lebih kuat daripada prednison. Dexamethasone bekerja dengan cara menembus membran sel sehingga akan terbentuk suatu kompleks steroid-protein reseptor. Di dalam inti sel, kompleks steroid-protein reseptor ini akan berikatan dengan kromatin DNA dan menstimulasi transkripsi mRNA yang merupakan bagian dari proses sintesa protein. Sebagai anti inflamasi, obat ini menekan migrasi neutrofil, mengurangi produksi prostaglandin (senyawa yang berfungsi sebagai mediator inflamasi), dan menyebabkan dilatasi kapiler. Hal ini akan mengurangi repon tubuh terhadap kondisi peradangan (inflamasi).

Neomycin adalah antibiotik golongan aminoglikosida yang digunakan untuk mengobati infeksi-infeksi yang disebabkan terutama oleh bakteri gram negatif. Neomycin bekerja dengan cara mengikat secara reversibel terhadap sub unit 30s dari ribosom bakteri sehingga menghambat sintesa protein yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri itu.

Polymixin B adalah antibiotik yang aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif. Antibiotik ini bekerja dengan cara mengikat membran sel dan mengubah strukturnya sehingga menyebabkan membran sel menjadi lebih permeabel.

Indikasi

Kegunaan Cendo xitrol tetes mata adalah untuk pengobatan kondisi-kondisi berikut :

  • Kondisi radang pada mata yang disertai oleh infeksi oleh bakteri tertentu.
  • Uveitis anterior kronis dan luka pada kornea mata yang disebabkan oleh iritasi oleh bahan kimia, radiasi, panas, dan benda-benda asing.
  • inflamasi segmen anterior yang disertai infeksi.
Baca Juga  Domesone

Kontraindikasi

  • jangan menggunakan Obat tetes mata Cendo xitrol untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada obat golongan kortikosteroid, dan alergi antibiotik aminoglikosida.
  • Obat tetes mata Cendo xitrol, sebaiknya tidak diberikan pada pasien yang menderita glaukoma, epitheial herpes simplex keratitis, dan penyakit yang disebabkan oleh virus lainnya.
  • Tidak boleh diberikan pada penyakit mata yang disebabkan oleh infeksi jamur.

Efek samping Cendo xitrol tetes mata

Berikut adalah beberapa efek samping obat mata Cendo xitrol yang mungkin terjadi :

  • Pada penggunaan jangka panjang, bisa menyebabkan sensasi seperti terbakar, rasa gatal, iritasi, dan infeksi sekunder.
  • Obat tetes mata Cendo xitrol kadang menimbulkan reaksi hipersensitif pada beberapa orang yang peka.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan obat tetes mata Cendo xitrol, adalah sebagai berikut :

  • Penggunaan jangka panjang obat-obat golongan kortikosteroid dapat menyebabkan katarak subkapsular posterior, glaukoma dengan kemungkinan kerusakan pada saraf optik, dan dapat meningkatkan terjadinya infeksi okular sekunder oleh jamur atau virus.
  • Pemakaian obat-obat antibiotik bisa menyebabkan superinfeksi berupa pertumbuhan bakteri yang tidak peka. Bila terjadi sebaiknya dilakukan pemeriksaan lanjutan.
  • Kombinasi kortikosteroid bisa menyebabkan masking effect (kondisi dimana penderita merasakan penurunan gejala, namun terjadi peningkatan infeksi)
  • Penggunaan lebih dari 10 hari, sebaiknya dilakukan pemeriksaan tekanan okular mata.

Penggunaan obat Cendo xitrol untuk ibu hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan dexamethasone dan polymixin kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Dexamethasone dengan mudah dapat menembus plasenta. Jika pemberian obat-obat kortikosteroid dalam jangka panjang atau diulang selama kehamilan, resiko penghambatan pertumbuhan intrauterin dapat meningkat. Namun tidak ada bukti terjadinya gangguan pertumbuhan intra uterin selama pengobatan jangka pendek (contohnya pada pengobatan profilaksis untuk neonatal respiratory distress syndrome).

Baca Juga  Alpara syrup (Obat Batuk & Flu)

Beberapa gejala supresi adrenal pada janin akibat penggunaan obat ini selama kehamilan, biasanya akan hilang setelah bayi lahir dan tidak begitu bermakna klinis.

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan neomycin kedalam kategori D dengan penjelasan sebagai berikut :

Terbukti beresiko terhadap janin manusia berdasarkan bukti-bukti empiris yang didapatkan dari investigasi, pengalaman marketing maupun  studi terhadap manusia. namun jika benefit yang diperoleh dipandang lebih tinggi dari resiko yang mungkin terjadi, obat ini bisa diberikan.

Antibiotik golongan aminoglikosida mampu melewati plasenta. Adanya bukti empiris bahwa obat ini memiliki efek buruk terhadap janin manusia, harus menjadi peringatan serius bagi pasien yang sedang hamil, atau yang berencana untuk hamil.

Dosis Cendo xitrol tetes mata

Obat tetes mata Cendo xitrol diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • teteskan obat pada mata, 1-2 tetes setiap 1 jam pada siang hari dan setiap 2 jam pada waktu malam hari.
  • Setelah gejala berkurang, dosis dapat diturunkan menjadi, 1 tetes setap 4 jam.

Ringkasan hal-hal penting terkait Obat tetes mata Cendo xitrol

  • Beritahukan kepada dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat ini atau obat-obat lainnya. Gejala alergi misalnya ruam, gatal-gatal, sesak napas, mengi, batuk, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, atau tanda-tanda lainnya.
  • Buang semua sisa Obat tetes mata Cendo xitrol yang tidak terpakai saat kedaluwarsa atau bila tidak lagi dibutuhkan. Jangan minum obat ini setelah tanggal kedaluwarsa pada label telah berlalu.
  • Gunakan Obat tetes mata Cendo xitrol sesuai dengan aturan. Jangan gunakan obat ini dalam jumlah yang lebih besar atau lebih kecil atau lebih lama dari yang dianjurkan.
  • Jangan berbagi obat dengan orang lain, meskipun mereka memiliki gejala penyakit yang sama dengan Anda.
  • Simpan obat pada suhu ruangan. Hindarkan dari kelembaban dan panas.
Baca Juga  Iflaz Tablet

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Cendo xitrol tetes mata harus sesuai dengan yang dianjurkan.