Tarivid Ophthalmic Solution

Tarivid Ophthalmic Solution adalah sediaan obat tetes mata yang digunakan untuk mengobati infeksi pada mata yang disebabkan oleh bakteri yang peka. Tarivid Ophthalmic Solution mengandung Ofloxacin, obat yang termasuk antibiotik golongan fluorokuinolon generasi ke 2.

Berikut ini adalah informasi lengkap obat Tarivid Ophthalmic Solution yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

Pabrik

Ferron/Santen

Golongan

Harus dengan resep dokter

Kemasan

Obat ini dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Larutan tetes mata 0.3% x 5 mL x 1

Kandungan

Tiap kemasan obat Tarivid Ophthalmic Solution mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Ofloxacin 3 mg/mL tetes mata

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Ofloxacin adalah antibiotik golongan fluorokuinolon generasi ke 2 yang mempunyai spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif. Ofloxacin bekerja dengan cara menghambat dua tipe enzim II topoisomerase yaitu DNA Gyrase dan topoisomerase IV. topoisomerase IV memerlukan DNA terpisah yang telah direplikasi sebelum pembelahan sel bakteri. Dengan DNA yang tidak dipisahkan, proses terhenti dan bakteri tidak bisa membagi. Sedangkan DNA gyrase bertanggungjawab untuk supercoil DNA sehingga akan cocok di dalam sel yang baru terbentuk. kombinasi dari dua mekanisme di atas akan membunuh bakteri sehingga Ofloxacin digolongkan sebagai bakterisida.

Indikasi

Kegunaan antibiotik Tarivid Ophthalmic Solution (Ofloxacin) adalah untuk mengobati infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri yang rentan.

Sediaan tetes mata yang mengandung antibiotik Ofloxacin juga digunakan untuk mengobati ulkus pada kornea mata.

Kontraindikasi

  • Tarivid Ophthalmic Solution harus dihindari pada pasien dengan hipersensitivitas/alergi obat Ofloxacin atau antibiotik golongan kuinolon lainnya.

Efek Samping Tarivid Ophthalmic Solution

Kebanyakan efek samping Tarivid Ophthalmic Solution (Ofloxacin) bersifat ringan sampai sedang yang akan segera hilang ketika pemberian obat dihentikan. Berikut adalah beberapa efek samping obat antibiotik ini :

  • Efek samping yang paling umum seperti rasa gatal, dan pedih.
  • Efek samping lain yang dilaporkan meliputi sensasi seperti tersengat, kemerahan, konjungtivitis / keratitis kimia, edema okular / periokular / wajah, fotofobia, penglihatan kabur, mata kering, dan nyeri mata.
  • Penggunaan obat Tarivid Ophthalmic Solution harus dihentikan jika ruam, sakit kuning, atau tanda lain dari reaksi hipersensitivitas terjadi.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan obat Tarivid Ophthalmic Solution (Ofloxacin) adalah sebagai berikut :

  • Gunakan obat Tarivid Ophthalmic Solution sesuai yang dianjurkan dokter, baik jumlah maupun durasi pengobatannya. Penghentian pengobatan sebelum waktunya akan meningkatkan risiko terjadinya resistensi antibiotik.
  • Jika terjadi reaksi hipersensitivitas selama terapi, hentikan penggunaan antibiotik ini.
  • Seperti halnya sediaan antibiotik lainnya, penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan organisme nonsusceptible yang berlebihan, termasuk jamur.
  • Hindari mengkontaminasi ujung aplikator tetes mata dari jari atau sumber lainnya. Tindakan pencegahan ini diperlukan untuk menjaga sterilitas obat tetes mata ini.
  •  Antibiotik golongan quinolone sistemik, termasuk Ofloxacin, telah dikaitkan dengan reaksi hipersensitivitas, bahkan pada penggunaan dosis tunggal. Hentikan penggunaan segera jika terjadi ruam atau tanda reaksi alergi lainnya.
  • Dapat terjadi sedimentasi pada ulcer saat Ofloxacin tetes mata digunakan dalam pengobatan ulkus kornea. Gunakan secara hati-hati untuk mencegah terjadinya kerusakan jaringan kornea.

Penggunaan Obat Tarivid Ophthalmic Solution Untuk Ibu Hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Ofloxacin kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung Ofloxacin seperti Tarivid Ophthalmic Solution untuk ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

Interaksi obat

Studi interaksi obat spesifik belum dilakukan pada sediaan tetes mata Ofloxacin.

Dosis Tarivid Ophthalmic Solution

Tarivid Ophthalmic Solution (Ofloxacin) diberikan dengan dosis :

  • 1-2 tetes setiap 4-6 jam. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 1-2 tetes setiap 2 jam selama 24-48 jam pertama.
  • Frekuensi penggunaan obat harus diturunkan secara bertahap sesuai dengan perbaikan klinis yang telah dicapai.

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Tarivid Ophthalmic Solution (Ofloxacin) harus sesuai dengan yang dianjurkan.