Waspadai Bahaya Terjadinya Bab Berdarah, Ketahui Cara Mengatasinya

Bab (buang air besar) berdarah dialami oleh sebagian orang. Meskipun seringkali dianggap sebagai  gangguan kesehatan ringan, namun jika tidak ditangani segera maka bisa memicu gangguan kesehatan lainnya yang lebih serius. Bahkan bab berdarah bisa mengindikasikan suatu gejala penyakit tertentu. Maka terjadinya bab berdarah harus diwaspadai terutama jika kondisi ini terus menerus terjadi dan tak kunjung membaik. Bab berdarah pada setiap orang berbeda-beda. Sebagian menemukan darah bercampur dengan feses dan sebagian menemukan darah terpisah dari feses.

Sebagian orang mengalami bab berdarah yang disertai rasa sakit dan sebagian lagi tidak. Selain itu, banyaknya darah juga relatif berbeda. Ada yang volume darahnya sangat sedikit sehingga tidak begitu jelas terlihat dan ada juga yang menemukan adanya darah dalam jumlah banyak saat bab. Bahkan warna darah pun bisa berbeda pada setiap orang yang mengalaminya.

Secara medis, bab berdarah berarti menunjukkan bahwa ada masalah pada sistem pencernaan karena bab yang normal dan sehat tidak disertai dengan keluarnya darah.

Penyebab Bab Berdarah

Penyebab bab berdarah bisa diketahui berdasarkan adanya rasa sakit atau tidak yang menyertai. Berikut adalah penyebab bab berdarah yang disertai rasa sakit :

  • Hemorrhoid yang disertai trombus atau sumbatan yang disebabkan adanya bekuan darah pada pembuluh darah biasanya menyebabkan keluhan bab berdarah yang disertai rasa sakit.
  • Robekan pada anus atau dikenal dengan istilah medis Fissura ani terjadi karena anus yang terlalu sensitif.
  • Radang usus atau disebut juga Chron’s disease menyebabkan terjadinya bab berdarah yang disertai rasa sakit di area perut.

Sedangkan untuk penyebab yang tidak disertai rasa sakit adalah :

  • Hemorrhoid ringan atau tahap awal biasanya tidak menyebabkan adanya rasa sakit ketika terjadinya bab berdarah.
  • Angiodisplasia merupakan kondisi dimana pembuluh darah bersifat abnormal serta rapuh dan mudah pecah.
  • Divertikulum adalah kantong kecil yang memiliki lekukan sempit sehingga menyebabkan perdarahan pada dinding usus.
Baca Juga  Cara Mengatasi Pilek pada Bayi dan Anak Yang tepat dan Aman

Penyakit Yang Bisa Menjadi Penyebab Terjadinya Bab Berdarah

Seseorang yang mengalami bab berdarah berarti ia mengalami perdarahan pada saluran pencernaannya. Semakin tinggi lokasi perdarahan yang terjadi pada saluran pencernaan maka biasanya feses yang keluar akan berwarna semakin gelap.

Adanya perdarahan pada saluran pencernaan, selain menyebabkan terjadinya bab berdarah dan bisa juga menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan lain yang lebih serius jika tidak segera ditangani.

Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang menjadi penyebab perdarahan pada saluran pencernaan sehingga mengakibatkan bab berdarah :

  • Sirosis

Sirosis merupakan luka yang terdapat pada hati. Luka ini sendiri disebabkan oleh berbagai penyakit hati misalnya hepatitis, atau konsumsi alkohol secara berlebihan.

  • Ulkus peptikum

Ulkus peptikum merupakan luka pada lambung yang bersifat terbuka. Ini menjadi penyebab paling umum terjadinya bab berdarah. Sedangkan luka pada lapisan lambung ini sendiri bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti konsumsi obat-obatan non-steoridal (NSAID, misalnya aspirin, asam mefenamat, Natrium Diclofenac, Ibuprofen dan lain-lain).

  • Gastritis

Gastritis merupakan kondisi dimana terjadi peradangan dilapisan yang berfungsi untuk melindungi lambung.

  • Robeknya Mallory Weiss

Muntah yang berkepanjangan dapat menyebabkan robeknya Mallory Weiss. Hal ini biasanya terjadi pada membran mukosa yang terdapat dibagian atas lambung ataupun bagian bawah esofagus.

  • Esophagitis

Esophagitis merupakan kondisi dimana terjadi peradangan pada area esofagus atau kerongkongan.

  • Konstipasi

Konstipasi sering disebut juga susah buang air besar. Kondisi ini membuat feses menjadi keras yang pada akhirnya bisa mengiritasi anus dan terjadi perdarahan atau bab berdarah.

  • Kanker lambung

Seseorang yang didiagnosa kanker lambung maka ia berpotensi untuk mengalami bab beradarah.

Lokasi Perdarahan Dan Ciri-Cirinya

Perdarahan saluran cerna menjadi penyebab utama terjadinya bab berdarah. Namun lokasi perdarahan bisa saja berbeda pada setiap orang. Berikut beberapa lokasi perdarahan yang biasa terjadi :

  • Anus
Baca Juga  Ternyata Naiknya Asam Lambung Bisa Memicu Penyakit Serius

Perdarahan dibagian anus biasanya memiliki ciri warna darah yang cenderung merah segar dan tidak bercampur dengan feses. Jadi, darah keluar setelah feses atau terdapat bercak darah menutupi feses.

  • Kolon atau usus besar

Perdarahan pada kolon atau usus besar memiliki ciri dimana warna darah biasanya cenderung gelap dan ia bercampur dengan feses. Meski begitu, pada beberapa kasus, darah yang terlihat justru berwarna merah terang dan tidak begitu tercampur dengan feses. Biasanya ini terjadi pada kondisi dimana darah timbul dari divertikulum.

  • Usus halus

Usus halus terletak pada bagian awal kolon, rektum dan anus. Darah yang berada di lokasi ini akan menempuh jalur yang lebih panjang dari lokasi lainnya sehingga warna darah cenderung akan lebih gelap atau hitam.

Mengenali Kondisi Feses

Berikut adalah kondisi feses yang patut diwaspadai. Ciri-ciri feses seperti di bawah ini bisa membantu anda mengetahui penyebab bab berdarah yang anda alami :

  • Feses berwarna merah terang disertai adanya darah yang menetes.
  • Feses bercampur dengan darah berwarna merah namun kehitaman.
  • Feses cenderung berwarna hitam gelap.

Selain kondisi feses, anda juga patut mewaspadai keluhan-keluhan lain seperti diare, muntah-muntah, munculnya lendir pada feses ketika buang air besar, serta demam.

Pengobatan Bab Berdarah

Berkonsultasi segera dengan dokter ketika mengalami bab berdarah adalah tindakan yang paling tepat. Dengan begitu, dokter akan melakukan diagnosis secara menyeluruh dan mengambil tindakan yang sesuai. Beberapa jenis pengobatan yang biasa dilakukan oleh dokter antara lain:

  • Endoskopi untuk menghentikan perdarahan.
  • Pemberian antibiotik jika penyebab bab berdarah adalah karena infeksi bakteri.
  • Obat untuk mengurangi asam lambung diberikan jika penyebabnya adalah adanya perlukaan pada lambung akibat asam lambung yang terlalu tinggi.
  • Operasi adalah tindakan pembedahan untuk kasus bab berdarah yang disebabkan karena penyakit berbahaya seperti kanker atau divertikulus.
Baca Juga  Usus Buntu, Apa Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatannya

Tips Untuk Mencegah Terjadinya Bab Berdarah

Berikut adalah self-theraphy untuk mengatasi bab berdarah dan bisa juga sebagai bentuk pencegahan :

  • Konsumsi banyak makana berserat seperti buah dan sayuran.
  • Konsumsi air putih yang cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
  • Rutin berolahraga untuk melancarkan metabolisme tubuh.
  • Mengurangi stres.
  • Menjaga berat badan pada posisi ideal.
  • Tidak membiasakan menahan buang air besar.

Terjadinya bab berdarah biasanya disebabkan karena adanya indikasi gangguan kesehatan lain. Maka, ketika anda mengalami keluhan ini, sangat dianjurkan untuk segera menemui dokter untuk menerima penanganan yang paling tepat sesuai dengan penyebab dan kondisi kesehatan anda.

Keluhan bab berdarah yang sudah disembuhkan bisa saja kembali anda alami jika tidak kunjung menerapkan pola hidup sehat. Maka, menjaga pola hidup adalah tindakan yang harus dilakukan untuk memelihara kesehatan pencernaan anda.