Perbedaan Batuk Alergi Dengan Batuk Karena Flu dan Pilek

Batuk bisa disebabkan oleh berbagai hal, dan mengetahui penyebab batuk adalah hal yang sangat penting untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Beberapa penyebab batuk diantaranya adalah alergi, flu dan pilek. Batuk alergi dan batuk kering yang disebabkan oleh gejala flu dan pilek susah dibedakan. Hal ini terjadi karena keduanya memiliki gejala luar yang sama yaitu bersin, hidung berair, dan tentu saja batuk.

Batuk bisa menyerang siapa saja. Bisa terjadi batuk alergi pada orang dewasa, anak-anak dan terutama pada bayi. Begitu juga batuk flu dan pilek. Pada berbagai usia, batuk bisa disebabkan oleh berbagai macam sebab. Karena sangat penting untuk mengetahui penyebab batuk Anda, di bawah ini beberapa karakteristik yang bisa digunakan untuk membedakan batuk alergi dengan batuk flu dan pilek :

A. Penyebab

Apapun penyebab batuk Anda, mekanisme terjadinya reflek batuk tetaplah sama. Batuk terjadi saat ujung saraf khusus di saluran pernafasan mendeteksi adanya semacam gangguan. Saraf ini lalu mengirimkan sinyal ke otak bahwa ada sesuatu yang terjadi di sistem pernapasan. Jika otak menilai ada yang salah maka otak akan mengirimkan sinyal kimia kembali. Maka terjadilah refleks batuk.

Alergi, flu dan pilek disebabkan oleh hal yang berbeda. Flu dan pilek disebabkan oleh infeksi virus. Begitu virus masuk ke dalam tubuh maka sistem kekebalan tubuh kita akan memberikan perlawanan yang kemudian menimbulkan gejala yaitu batuk, pilek atau hidung tersumbat. Karena disebabkan oleh virus, Flu dan pilek bisa menular.

Berbeda dengan flu dan pilek, alergi disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Untuk beberapa alasan, sistem kekebalan tubuh melakukan perlawanan pada hal-hal yang tidak berbahaya, seperti debu, bulu kucing, atau serbuk sari. Bila itu terjadi, tubuh akan melepaskan zat kimia yaitu histamin. Histamin memicu terjadinya beberapa gejala alergi seperti pembengkakan/radang di lobang hidung, bersin dan batuk. Tidak seperti flu dan pilek, alergi tidak menular.

Baca Juga  Ponflu Syrup

B. Kapan Terjadinya dan Durasi berlangsungnya batuk

Batuk flu dan pilek butuh beberapa hari untuk muncul setelah terinfeksi virus. Sedangkan batuk alergi akan segera muncul saat kontak dengan pemicu alergi terjadi.

Batuk flu dan pilek paling sering terjadi pada musim dingin, meskipun bisa juga terjadi kapan saja (saat daya tahan tubuh melemah). Sedangkan batuk alergi bisa terjadi setiap saat sepanjang tahun – meskipun untuk beberapa pemicu alergi semisal serbuk sari hanya bisa terjadi pada musim-musim tertentu.

Batuk flu dan pilek berlangsung kurang lebih selama 3-14 hari. Sedangkan batuk alergi bisa terjadi berhari-hari selama penderita masih terpapar oleh pemicu alergi tersebut. Namun bisa sangat singkat jika pemicu alergi segera disingkirkan.

C. Perbedaan Gejala Yang Menyertai Batuk Alergi dengan Batuk Flu dan Pilek

Jika batuk disebabkan oleh flu atau pilek, batuk bisa sangat parah selama beberapa hari, lalu perlahan menurun kemudian sembuh. Bahkan umumnya batuk selalu lebih parah pada malam hari karena suhu di malam hari lebih dingin daripada siang hari. Sedangkan batuk alergi umumnya tidak terjadi fluktuasi seperti ini.

Batuk flu dan pilek sering disertai demam, sakit kepala, mual, dan sakit di sekujur tubuh. Sedangkan batuk alergi bisa disertai gatal di mata, gatal di tenggorokan dan adanya lingkaran hitam di bawah mata.

Pengobatan di rumah

Sebelum menemui dokter, Anda bisa menerapkan beberapa cara mengobati batuk sendiri di rumah. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dicoba :

  • Minum banyak cairan, karena asupan cairan yang cukup bisa membantu mengencerkan lendir dan mempermudah untuk batuk. Sebaiknya minum air hangat. Untuk bayi perbanyak memberi ASI karena ASI sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Jika anak sudah cukup besar bisa diberikan teh hangat dengan sesendok madu dan lemon. Namun perlu diingat, sebaiknya tidak memberi madu untuk bayi di bawah usia satu tahun, karena berisiko keracunan.
  • Uap panas sangat baik digunakan sebagai cara mengatasi batuk berdahak. Mandi air panas dan beruap bisa membantu memecah lendir (dahak) sehingga lebih mudah dikeluarkan. Anda bisa berendam menggunakan air panas yang sudah ditambahkan menthol, kamper atau kayu putih.
  • Istirahat yang cukup akan membantu mengembalikan daya tahan tubuh sehingga mempercepat proses penyembuhan.
  • Jika Anda seorang perokok, berhenti merokok akan sangat membantu proses penyembuhan.
  • Bersihkan kamar dari debu, bulu kucing (hewan peliharaan lain) atau pemicu alergi lainnya.
  • Bilas lobang hidung untuk membersihkannya dari alergen yang mungkin ada di sana.
Baca Juga  Cara Mengobati Batuk Berdahak (batuk produktif)

Bacaan pendukung :

Kesimpulan

Dari uraian tentang perbedaan antara batuk alergi dengan batuk flu dan pilek, yang paling penting adalah bahwa batuk flu dan pilek biasanya tidak berlangsung lebih lama dari 14 hari. Jika batuk terjadi lebih dari 14 hari, sebaiknya segera temui dokter untuk memastikan apakah ini gejala alergi atau adanya masalah lain. Anda juga harus segera menemui dokter jika batuk disertai dengan gejala-gejala lain seperti : Kesulitan bernafas, sakit dada, mulas, batuk darah, demam atau berkeringat di malam hari, atau kesulitan tidur.