Policresulen

Policresulen adalah obat yang digunakan sebagai hemostatik topikal dan antiseptik. Obat ini umumnya diindikasikan untuk pembersihan dan membantu regenerasi jaringan pada luka bakar, mengurangi inflamasi kronis, lesi decubitus, ulkus crural, condyloma acuminata/ kutil kelamin, dan untuk sariawan (stomatitis aphthosa). Policresulen juga digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan bakteri vaginosis, vaginal kandidiasis, dan trikomoniasis.

Policresulen adalah produk kondensasi metacresolsulfonic acid dan methanal. Rantai Policresulen bermuatan negatif, sehingga senyawa ini bersifat asam. Sel normal bermuatan negatif, namun sel yang luka dan rusak bermuatan positif, menyebabkan Policresulen tertarik. Policresulen bekerja dengan membuat sedikit luka bakar kimiawi di daerah yang luka, zat ini mampu membunuh bakteri sehingga menghentikan terjadinya proses infeksi lanjutan.

Golongan

Dengan Resep dokter

Kemasan

Policresulen biasanya dipasarkan berupa sediaan berikut :

  • Cair, tablet vagina, obat oles, obat dubur

Indikasi

Kegunaan Policresulen adalah untuk pengobatan kondisi-kondisi berikut :

  • Obat ini berkhasiat untuk menghentikan perdarahan lokal/lokal hemostatik.
  • Umumnya digunakan sebagai sediaan antiseptik untuk pembersihan dan regenerasi jaringan pada luka bakar, luka biasa, proses inflamasi kronis, lesi decubitus, ulkus crural, condyloma acuminata/ kutil kelamin, dan untuk sariawan/stomatitis aphthosa.
  • Sebagai sediaan untuk mengobati infeksi pada vagina seperti bakterial vaginosis, vaginal kandidiasis, dan trikomoniasis.
  • Sering juga digunakan sebagai salah satu zat aktif pada sediaan anorektal (misalnya Faktu salep dan Faktu suppositoia). Pada sediaan ini Policresulen berkhasiat untuk mengobati wasir/ ambeien internal dan eksternal terkait dengan gejala inflamasi dan perdarahan, termasuk mengobati fisura ani/ kulit pecah-pecah di sekitar lubang anus.
Baca Juga  Tuderm N cream

Kontraindikasi

  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat alergi / hipersensitivitas.

Efek Samping Policresulen

Berikut adalah beberapa efek samping Policresulen yang umum terjadi :

  • Efek samping yang relatif ringan yaitu ketidaknyamanan lokal ringan terutama pada awal pengobatan. Efek samping ini biasanya akan hilang jika pengobatan dihentikan.
  • Efek samping lainnya misalnya sensasi terbakar di vagina, infeksi jamur pada vagina (Candida),¬†gatal pada vulva, permukaan mukosa mengelupas, reaksi alergi, dan gatal-gatal (urtikaria).

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan obat ini adalah sebagai berikut :

  • Aplikasi ke portio vaginalis dan daerah sekitarnya harus dilakukan dengan hati-hati.
  • Keamanan pemakaian obat ini¬†untuk ibu menyusui belum diketahui dengan jelas. Oleh karena itu, pemberian Policresulen untuk ibu menyusui sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.
  • Gunakan obat ini sesuai petunjuk. Jangan menggunakannya di luar yang diindikasikan.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau efek samping berat lainnya segera hubungi dokter.

Penggunaan obat untuk ibu hamil

Belum ada data penggunaan obat ini untuk ibu hamil. Oleh karena itu berkonsultasilah dengan dokter Anda jika ingin menggunakannya selama masa kehamilan.

Interaksi obat

Belum ada data terkait interaksi dengan obat-obat lain jika digunakan secara bersamaan.

Dosis Policresulen

Policresulen diberikan dengan dosis sebagai berikut :

Dosis untuk Cervicitis, Haemostasis setelah biopsi dan pengangkatan polip serviks, dan Vaginitis

  • Sediaan suppositoria 90 mg : Masukkan 1 suppo ke dalam vagina setiap malam sebelum tidur selama 1-2 minggu.
  • Sediaan cairan 360 mg / g solution : Dalam kauterisasi : Gunakan larutan yang tidak diencerkan 1-2 kali / minggu.
  • Sediaan vaginal douche : encerkan solution dengan perbandingan 1: 1 sampai dengan 1: 5.

Untuk penderita perdarahan lokal

  • Teteskan obat langsung ke bagian tubuh yang mengalami perdarahan.
Baca Juga  Bactrim tablet

Untuk fisura ani

  • Biasanya digunakan obat oles atau sediaan anorektal 2-3 x sehari.

Untuk luka bakar

  • Encerkan larutan obat dengan menggunakan air steril dengan 1:3 sampai dengan 1:8. Gunakan larutan hasil pengenceran ini untuk membersihkan bagian kulit yang terbakar.

Ringkasan hal-hal penting terkait obat Policresulen

  • Baca aturan pakai obat ini sebelum menggunakannya.
  • Buang semua sisa obat yang tidak terpakai saat kedaluwarsa atau bila tidak lagi dibutuhkan. Jangan gunakan obat ini setelah tanggal kedaluwarsa pada label telah berlalu.
  • Gunakan obat ini sesuai dengan aturan. Jangan gunakan obat ini dalam jumlah yang lebih besar atau lebih kecil atau lebih lama dari yang dianjurkan.
  • Jangan berbagi obat dengan orang lain, meskipun mereka memiliki gejala penyakit yang sama dengan Anda.
  • Jika obat ini mengenai mata, segera bilas dengan air bersih yang mengalir sampai sebersih-bersihnya.
  • Simpan obat pada suhu ruangan. Hindarkan dari kelembaban dan panas.

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Policresulen harus sesuai dengan yang dianjurkan.