Risedronate

Risedronate adalah obat yang digunakan untuk memperkuat tulang, mengobati atau mencegah osteoporosis, dan mengobati penyakit paget pada tulang. Risedronate adalah obat golongan bifosfonat yang mekanisme kerjanya adalah dengan cara menghambat resorpsi tulang melalui tindakan pada osteoklas atau pada prekursor osteoklas. Hal ini akan mengurangi omset tulang sementara aktivitas osteoblas dan mineralisasi tulang dipertahankan.

Risedronate umumnya digunakan dalam bentuk garamnya yaitu Risedronate natrium/ Risedronic sodium dengan kandungan 35 mg/tablet atau 75 mg/tablet.

Golongan

Harus dengan Resep dokter

Indikasi

Berikut ini adalah beberapa kegunaan Risedronate :

  • Pencegahan dan pengobatan osteoporosis pada wanita pasca menopause.
  • Meningkatkan massa tulang pada pria dengan osteoporosis.
  • Pencegahan dan pengobatan osteoporosis pada pria dan wanita karena terapi steroid misalnya prednisone atau dexamethasone.

Kontra indikasi

  • Jangan digunakan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada Risedronate.
  • Kontraindikasi untuk penderita hipokalsemia, kelainan pada oesophagus yang mungkin menunda pengosongan (misalnya striktur atau achalasia), dan ketidakmampuan untuk berdiri atau duduk tegak minimal selama 30 menit.
  • Kontraindikasi untuk pasien dengan gangguan ginjal berat (CrCl <30 mL / menit).
  • Kontraindikasi untuk ibu menyusui.

Efek samping Risedronate

Berikut adalah beberapa efek samping Risedronate :

  • Efek samping yang umum adalah arthralgia, sakit punggung dan tulang, nyeri sendi atau otot, gangguan saluran pencernaan (misalnya sakit perut, diare, konstipasi, dispepsia), dan sakit kepala.
  • Efek samping yang lebih jarang misalnya reaksi hipersensitivitas (misalnya angioedema, ruam, reaksi kulit bulosa), sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik, vaskulitis epidermal leukositoklastik, dan alopecia.
  • Efek samping lainnya seperti  gangguan hati, gangguan mata (misalnya iritasi, dan uveitis), osteonekrosis rahang, fraktur femur atipikal.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan obat osteoporosis ini adalah sebagai berikut :

  • Pemakaian obat harus dihentikan jika muncul ruam kulit atau tanda lain yang menunjukkan reaksi alergi karena bisa berakibat fatal.
  • Sebelum memulai penggunaan obat ini, atasi terlebih dahulu hipokalsemia (jika anda menderita hal ini) dan gangguan metabolisme tulang atau mineral lainnya.
  • Lakukan evaluasi status hormon steroid.
  • Gunakan obat ini secara hati-hati jika anda menderita kerusakan ginjal ringan sampai sedang atau sedang hamil.
  • Makanan mengurangi penyerapan obat, disarankan agar tidak mengkonsumsi makanan atau minuman selain air selama 2 jam sebelum dan 30 menit setelah minum obat.
  • Dapat mengganggu agen pencitraan diagnostik (misalnya teknetium-99m-diphosphonate) dalam pemindaian tulang. Beritahukan kepada petugas jika anda akan melakukan pemeriksaan laboratorium.
  • Pastikan asupan Calcium dan vitamin D cukup, untuk membantu efektivitas pengobatan.

Penggunaan Risedronate oleh wanita hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Risedronate kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung paracetamol oleh ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

interaksi obat

Berikut adalah interaksi obat Risedronate dengan obat-obat lain :

  • Terjadi penurunan penyerapan jika digunakan bersama antasida atau suplemen mineral yang mengandung kation divalen (misalnya Al, Ca, Mg).

Dosis Risedronate

Risedronate diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Pencegahan dan pengobatan osteoporosis pada wanita pasca menopause atau penggunaan obat kortikosteroid

Dosis dewasa : 5 mg setiap hari. Sebagai alternatif, untuk osteoporosis pascamenopause, 35 mg 1 x seminggu, atau 75 mg pada 2 hari berturut-turut setiap bulan, atau 150 mg 1 x sebulan.

  • Penyakit tulang Paget

Dosis dewasa : 30 mg 1 x sehari selama 2 bulan, mungkin diulangi jika perlu setelah interval 2 bulan.

  • Tingkatkan massa tulang pada pria dengan osteoporosis

Dosis dewasa : 35 mg 1 x seminggu.

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan Risedronate harus sesuai dengan yang dianjurkan.