Sildenafil Citrate

Sildenafil adalah obat yang digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi dan hipertensi arteri pulmonal. Obat ini adalah inhibitor selektif dari siklik guanosin monofosfat (cGMP). Umumnya tersedia berupa Sildenafil citrate 50 mg atau 100 mg.

Ringkasan

Berikut tabel ringkasan informasi obat sildenafil citrate :

Nama ObatSildenafil Citrate
Golongan
K (Obat Keras)
Kelasinhibitor selektif cGMP
Indikasidisfungsi ereksi dan hipertensi arteri pulmonal
KontraindikasiHipersensitif; gangguan kardiovaskular berat; tekanan darah rendah; kerusakan hati berat
Sediaantablet 50 mg dan 100 mg
Merk Yang TersediaEmposil, Ericfil, Caprenafil, Gramax, Rozgra, Sanbenafil, Stilesco, Topgra, Viagra, Viajoy, Vimax

Informasi Obat Sildenafil citrate

Sildenafil citrate obat apa, apa kegunaanya, efek sampingnya dan apa saja merk-merk yang tersedia di pasaran? Berikut ini adalah informasi lengkap tentang obat ini.

Sildenafil citrate Obat Apa?

Sildenafil citrate adalah inhibitor selektif dari siklik guanosin monofosfat (cGMP) -spesifik phosphodiesterase tipe 5 (PDE5).

Obat ini menghambat fosfodiesterase tipe-5 (PDE-5) yang bertanggung jawab pada proses degradasi siklik guanosin monofosfat (cGMP) di corpus cavernosum. Penghambatan PDE-5 meningkatkan cGMP yang menghasilkan relaksasi sel otot polos pembuluh darah paru.

Sildenafil citrate cepat diserap setelah pemberian oral, dengan bioavailabilitas absolut sekitar 41%. Obat ini dimetabolisme di hati (terutama oleh enzim sitokrom P-450 3A4) dan diubah menjadi metabolit aktif dengan sifat yang mirip dengan sildenafil. Oleh karena itu penggunaan bersamaan dengan inhibitor sitokrom P-450 3A4 yang poten (misalnya, erythromycin, ketoconazole, itraconazole) serta inhibitor CYP nonspesifik, cimetidine, bisa menyebabkan peningkatan kadar plasma sildenafil.

Golongan

Harus dengan resep dokter

Kemasan

Obat disfungsi ereksi ini biasanya dipasarkan berupa :

  • Sildenafil citrate 50 mg tablet
  • Sildenafil citrate 100 mg tablet
  • Tersedia juga sediaan injeksi intravena

Indikasi

Kegunaan Sildenafil citrate adalah untuk mengobati disfungsi ereksi dan hipertensi arteri pulmonal.

Kontraindikasi

  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap obat Sildenafil citrate.
  • Pasien dengan gangguan kardiovaskular berat (misalnya angina tidak stabil, gagal jantung); memiliki riwayat stroke atau sedang menderita infark mikard.
  • Pasien yang kehilangan penglihatan pada 1 mata karena neuropati optik iskemik anterior non-arteritik (NAION); memiliki gangguan retina degeneratif herediter.
  • Pasien dengan tekanan darah rendah/hipotensi (BP <90/50 mmHg).
  • Menderita kerusakan hati berat.
  • Penggunaan bersamaan dengan senyawa nitrat dalam bentuk apapun dan nicorandil.
Baca Juga  Liposin

Efek Samping Sildenafil citrate

Berikut adalah beberapa efek samping Sildenafil citrate yang mungkin terjadi :

  • Efek samping yang sering dikeluhkan antara lain sakit kepala, kemerahan, dispepsia, gangguan penglihatan (misalnya pandangan kabur, fotofobia, kromatopsia, cyanopsia, iritasi mata, nyeri mata, dan kemerahan).
  • Efek samping ringan yang sering terjadi juga seperti pusing, insomnia, kecemasan, vertigo, epistaksis, hidung tersumbat, demam, gangguan pencernaan (misalnya diare, muntah), priapisme.
  • Obat ini juga kadang menimbulkan ruam kulit, eritema, alopecia, ekstremitas / nyeri punggung, mialgia, edema wajah, retensi cairan, parestesia, infeksi saluran kemih (ISK), dyspnoea, batuk, rinitis, sinusitis, bronkitis, selulitis, penurunan mendadak atau kehilangan pendengaran, anemia, leukopenia, ginekomastia, gangguan frekuensi kencing, hematuria, kejang, perdarahan serebrovaskular, serangan iskemik transien, palpitasi, sinkop, hipertensi, hipotensi.
  • Efek samping yang relatif jarang misalnya, reaksi hipersensitivitas, NAION yang menyebabkan kehilangan penglihatan permanen, atau perdarahan retina.
  • Efek samping yang berpotensi fatal, seperti Kejadian kardiovaskular yang serius (misalnya infark miokard, aritmia, takikardia, angina tidak stabil).

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan Obat disfungsi ereksi ini adalah sebagai berikut :

  • Hati-hati menggunakan sildenafil citrate untuk pasien dengan deformasi anatomi penis atau gangguan hematologis yang dapat mempengaruhi priapisme.
  • Obat ini tidak diindikasikan untuk hipertensi paru sekunder karena penyakit sel sabit.
  • Hati-hati menggunakannya untuk penderita gangguan ginjal ringan hingga sedang dan berat.
  • Obat ini dapat menyebabkan pusing dan gangguan penglihatan. Oleh karena itu jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin yang membutuhkan konsentrasi tinggi selama menggunakan sildenafil citrate.
  • Segera hubungi pihak medis jika terjadi ereksi berkepanjangan (> 4 jam) atau kehilangan penglihatan atau pendengaran mendadak.
  • Pantau tekanan darah dan denyut nadi jika obat ini digunakan bersamaan dengan obat penurun tekanan darah tinggi dalam pengobatan hipertensi arteri pulmonalis.

Penggunaan obat Sildenafil citrate untuk Ibu hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan Sildenafil citrate kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan tidak  menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan ukuran keamanan penggunaan obat pada manusia. Oleh karena penelitian secara klinis yang terkendali dengan baik belum dilakukan, penggunaan obat-obat yang mengandung Sildenafil citrate untuk ibu hamil harus dikonsultasikan dengan dokter.

Baca Juga  Gramax 100 mg

Interaksi obat

Berikut adalah interaksi dengan obat-obat lain jika digunakan secara bersamaan :

  • Penggunaan dengan obat-obat golongan alfa-blocker dapat menyebabkan hipertensi simtomatik.
  • Kliren berkurang jika digunakan dengan CYP3A4 inhibitor (misalnya cimetidine, delavirdine, erythromycin, itraconazole, ketoconazole).
  • Terjadi peningkatan konsentrasi plasma jika digunakan bersamaan dengan HIV-protease inhibitors, terutama oleh rejimen terapi yang diperkuat ritonavir.
  • Terjadi penurunan konsentrasi plasma saat digunakan dengan induser CYP3A4 (misalnya rifampicin, bosentan).
  • Interaksi obat yang berpotensi fatal : Sildenafil citrate mempotensiasi efek hipotensif nitrat dalam bentuk apapun dan nicorandil.
  • Kadar plasma meningkat dengan jus grapefruit (jeruk bali).

Dosis Sildenafil citrate

Obat Sildenafil citrate diberikan dengan dosis berikut :

A. Dosis lazim untuk Hipertensi arteri pulmonal

  • Intravena

Dewasa : 2.5 mg atau 10 mg 3 x sehari.

  • Oral

Dewasa : 5 mg atau 20 mg 3 x sehari.
Anak-anak usia 1-17 tahun berat badan ≤20 kg : 10 mg 3 x sehari

berat badan  >20 kg : 20 mg 3 x sehari.

B. Dosis lazim untuk disfungsi ereksi

Dewasa : Untuk sebagian besar pasien, dosis yang dianjurkan adalah 50 mg digunakan sesuai kebutuhan. Obat digunakan sekitar 1 jam sebelum aktivitas s3ksual. Namun, obat ini dapat diminum dari sekitar 4 jam – 0.5 jam sebelum aktivitas s3ksual. Dosis dapat ditingkatkan hingga dosis maksimum yang disarankan yaitu 100 mg atau diturunkan hingga 25 mg, berdasarkan efektivitas dan toleransi. Frekuensi pemberian dosis maksimum yaitu 1 x sehari.

Penyesuaian dosis

Pada beberapa kasus tertentu, dosis obat ini harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Berikut adalah beberapa kisaran penyesuaian dosis obat ini :

A. Gangguan ginjal CrCl mL/min : <30

  • Hipertensi arteri pulmonal (oral) : 20 mg 2 x sehari.
  • Hipertensi arteri pulmonal (intravena) : 10 mg 2 x sehari.
  • Disfungsi ereksi : dosis awal, 25 mg.
Baca Juga  Vostem Forte

B. Gangguan fungsi hati

  • Hipertensi arteri pulmonal (oral) : ringan atau sedang: 20 mg 2 x sehari. Berat : kontraindikasi.
  • Hipertensi arteri pulmonal (intravena) : ringan atau sedang: 10 mg 2 x sehari. Berat : kontraindikasi.
  • Disfungsi ereksi : ringan atau sedang: dosis awal, 25 mg. Berat : kontraindikasi

C. Pasien yang sedang menggunakan obat-obat yang termasuk CYP3A4 inhibitors

  • dosis awal tidak lebih dari 25 mg sehari.

D. Pasien yang sedang menggunakan ritonavir-boosted HIV protease inhibitors

  • Dosis jangan melebihi 25 mg setiap 48 jam.

E. Pasien yang sedang menggunakan obat-obat golongan alpha-blockers

  • Dosis awal, 25 mg.

Aturan pakai

  • Dapat diminum dengan atau tanpa makanan.

Ringkasan hal-hal penting terkait obat Sildenafil citrate

  • Beritahukan kepada dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap Obat disfungsi ereksi ini atau obat-obat lainnya. Gejala alergi misalnya ruam, gatal-gatal, sesak napas, mengi, batuk, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, atau tanda-tanda lainnya.
  • Buang semua sisa obat Sildenafil citrate yang tidak terpakai saat kedaluwarsa atau bila tidak lagi dibutuhkan. Jangan minum obat ini setelah tanggal kedaluwarsa pada label telah berlalu. Obat yang sudah kedaluwarsa dapat menyebabkan sindrom berbahaya yang mengakibatkan kerusakan pada ginjal.
  • Gunakan obat Sildenafil citrate sesuai dengan aturan. Jangan minum obat ini dalam jumlah yang lebih besar atau lebih kecil atau lebih lama dari yang dianjurkan.
  • Jangan berbagi obat dengan orang lain, meskipun mereka memiliki gejala penyakit yang sama dengan Anda.
  • Simpan obat pada suhu ruangan. Hindarkan dari kelembaban dan panas.

 Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Sildenafil citrate harus sesuai dengan yang dianjurkan.