AD Fluor Oral Drops

AD Fluor Oral Drops adalah produk multi vitamin yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tubuh terutama sebagai tambahan atau suplemen untuk membantu mengembalikan kondisi kesehatan bayi dan anak. AD Fluor Oral Drops mengandung berbagai vitamin, seperti vitamin A, B, dan D, juga berbagai asam amino. Kandungan Na fluoride dalam multivitamin ini berguna untuk mencegah kerusakan gigi pada anak-anak.

Berikut ini adalah informasi lengkap AD Fluor Oral Drops yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama :

Pabrik

Apex Pharma

Golongan

Bisa diperoleh tanpa resep dokter

Kemasan

AD Fluor Oral Drops dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Botol tetes 10 mL

Kandungan

Tiap 0.3 mL (6 drops) AD Fluor Oral Drops mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Na fluoride 0.5 mg
  • l-lysine HCl 25 mg
  • Vitamin A 2,500 iu
  • Vitamin D 400 iu
  • Vitamin B1 0.6 mg
  • Vitamin B2 0.6 mg
  • Vitamin B6 0.5 mg
  • Vitamin B12 1.5 mcg
  • Niacinamide 6 mg
  • d-panthenol 2.5 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Na fluoride

Sodium fluoride (NaF) adalah senyawa kimia yang digunakan untuk mencegah kerusakan gigi pada anak-anak di atas 6 bulan. Sodium fluoride digunakan dalam bentuk cairan, pil, atau pasta.

Dosis normal terkadang menyebabkan tanda putih pada gigi. Dosis berlebihan bisa mengakibatkan gigi berwarna coklat atau kuning. Senyawa ini bekerja sebagian besar melalui kontak langsung dengan gigi.

Lysine

Lysine adalah asam α-amino esensial yang digunakan dalam biosintesis protein. Sebagai asam amino esensial, Lysine tidak bisa disintesis pada tubuh manusia, oleh karena itu harus didapatkan dari makanan. Pada tumbuhan dan kebanyakan bakteri, asam amino ini disintesis dari asam aspartat.

Vitamin A

Vitamin A adalah kelompok senyawa organik tak jenuh yang meliputi retinol, retinal, asam retinoat, dan beberapa karotenoid provitamin A (terutama beta-karoten). Vitamin A merupakan salah satu jenis vitamin larut dalam lemak. Kegunaan Vitamin A adalah : Penting untuk pertumbuhan dan perkembangan, untuk pemeliharaan sistem kekebalan tubuh dan pembentukan sistem penglihatan yang baik. Vitamin A (dalam bentuk retinal) sangat dibutuhkan oleh retina mata. Retinal bergabung dengan protein opsin untuk membentuk rhodopsin, yang menyerap molekul cahaya. Vitamin A (dalam bentuk retinal) sangat penting untuk membantu pertumbuhan sel epitel dan sel-sel lainnya.

Vitamin D

Vitamin D adalah kelompok vitamin yang larut dalam lemak prohormon. Vitamin ini merupakan turunan dari molekul steroid yang merupakan salah satu turunan dari kolesterol. Di dalam tubuh, vitamin ini banyak berperan dalam pembentukkan struktur tulang dan gigi. Vitamin D3 (kolekalsiferol) adalah salah satu bentuk aktif dari vitamin D. Aktivasi Vitamin D dilakukan oleh hormon paratiroid.

Vitamin B1

Thiamine (vitamin B1) adalah vitamin larut air, yang digunakan untuk mengobati kasus defisiensi vitamin B1, salah satunya penyakit beri-beri. Bersama dengan ATP, membentuk senyawa thiamine pyrophosphate, suatu koenzim esensial yang sangat berperan dalam proses metabolisme karbohidrat. Secara alami, thiamine banyak ditemukan dalam makanan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, daging, telor, beras merah, gandum, asparagus, kembang kol, kentang, dan semangka.

vitamin B₂

Riboflavin (vitamin B₂) adalah mikronutrisi yang bersifat larut dalam air. Vitamin B₂ diperlukan untuk berbagai ragam proses seluler, seperti metabolisme energi, dan diperlukan dalam metabolisme lemak, zat keton, karbohidrat dan protein. Riboflavin berfungsi sebagai koenzim, artinya vitamin ini diperlukan oleh enzim (protein) untuk bisa melakukan tindakan fisiologis normal. Secara khusus, bentuk aktif dari riboflavin yaitu flavin mononukleotida (FMN) dan flavin adenin dinukleotida (FAD) berfungsi sebagai kofaktor untuk berbagai reaksi enzim flavoproteine.

vitamin B6

Pyridoxine (vitamin B6) adalah salah satu bagian dari vitamin B. Vitamin ini sebenarnya adalah sekelompok senyawa kimia yang sangat mirip dan dapat saling menggantikan (interconverted) dalam sistem biologi. Beberapa bentuk vitamin B6 yang telah dikenal misalnya, pyridoxine, pyridoxine 5-phosphate, pyridoxal, pyridoxal 5-phosphate, pyrodoxamine, pyridoxamine 5-phospahte, dan lain-lain. Bentuk aktif dari vitamin ini adalah pyridoxal 5-phosphate, yang kegunaanya antara lain membantu metabolisme makronutrien, sintesis neurotransmitter, sintesis histamin, sintesis hemoglobin, dan ekspresi gen.

vitamin B12

Cyanocobalamin (vitamin B12) adalah vitamin yang bisa digunakan untuk mengobati anemia pernisiosa, defisiensi vitamin b12 akibat kurangnya asupan dari makanan, tirotoksikosis, perdarahan, penyakit hati, dan ginjal. Obat ini bisa diberikan baik secara oral maupun injeksi.

Nicotinamide

Nicotinamide merupakan vitamin yang sangat larut dalam air. Nicotinamide juga dikenal sebagai niacinamide dan nicotinic amide, adalah suatu amida dari asam nikotinat (vitamin B3/Niacin).

d-panthenol

d-panthenol (dexpanthenol) adalah bentuk analog alkohol dari vitamin B5. Sering disebut sebagai provitamin B5. Vitamani B5 atau Pantothenic acid adalah vitamin yang larut dalam air. Pantothenic acid adalah nutrisi penting untuk proses sintesis koenzim-A (CoA), serta untuk mensintesis dan metabolisme protein, karbohidrat, dan lemak.

Indikasi

Kegunaan AD Fluor Oral Drops adalah sebagai berikut :

  • Suplemen tambahan untuk memenuhi kebutuhan vitamin pada bayi dan anak-anak, terutama selama masa penyembuhan.
  • Kandungan Sodium fluoride pada suplemen ini bisa mencegah timbulnya karies gigi.
  • Digunakan juga untuk merangsang nafsu makan anak-anak.

Kontra indikasi

  • Jangan digunakan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap salah satu kandungan produk multi vitamin ini.

Efek Samping AD Fluor Oral Drops

AD Fluor Oral Drops relatif bisa ditoleransi oleh sebagian besar orang. Namun beberapa orang mungkin mengalami beberapa efek samping. Oleh karena itu sebaiknya selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya efek samping terutama reaksi alergi.

Dosis berlebihan Na fluoride bisa mengakibatkan gigi berwarna coklat atau kuning. Oleh karena itu selalu ikuti dosis yang direkomendasikan.

Perhatian

Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan AD Fluor Oral Drops adalah sebagai berikut :

  • Sebaiknya diberikan sesudah makan, terutama bila terjadi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan.

Dosis AD Fluor Oral Drops

AD Fluor Oral Drops diberikan dengan dosis berikut :

  • Dosis anak usia kurang dari 3 tahun : 2 x sehari 3 tetes
  • Dosis anak usia lebih dari 3 tahun : 2 x sehari 6 tetes.

Terkait

Dalam pemilihan obat termasuk multivitamin, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami. Oleh karena itu, penggunaan AD Fluor Oral Drops harus sesuai dengan yang dianjurkan.