Adelysin Drops 10 mL

Adelysin Drops adalah produk multi vitamin yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tubuh terutama sebagai tambahan atau suplemen untuk membantu mengembalikan kondisi kesehatan bayi dan anak. Adelysin Drops mengandung berbagai vitamin, seperti vitamin A, B, D, juga asam amino.

Berikut ini adalah informasi lengkap Adelysin Drops.

Pabrik

Prafa

Golongan

Bisa diperoleh tanpa resep dokter

Kemasan

Adelysin Drops dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Botol 10 mL oral drops

Kandungan

Setiap 1 mL Adelysin Drops mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Vitamin A 5,000 IU
  • Vitamin D 500 IU
  • Vitamin B1 2 mg
  • Vitamin B2 3 mg
  • Vitamin B6 2 mg
  • Vitamin B12 2 mcg
  • Nicotinamide 20 mg
  • D-panthenol 5 mg
  • L-lysine HCl 25 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Vitamin A

Vitamin A adalah kelompok senyawa organik tak jenuh yang meliputi retinol, retinal, asam retinoat, dan beberapa karotenoid provitamin A (terutama beta-karoten). Vitamin A merupakan salah satu jenis vitamin larut dalam lemak. Kegunaan Vitamin A adalah : Penting untuk pertumbuhan dan perkembangan, untuk pemeliharaan sistem kekebalan tubuh dan pembentukan sistem penglihatan yang baik. Vitamin A (dalam bentuk retinal) sangat dibutuhkan oleh retina mata. Retinal bergabung dengan protein opsin untuk membentuk rhodopsin, yang menyerap molekul cahaya. Vitamin A (dalam bentuk retinal) sangat penting untuk membantu pertumbuhan sel epitel dan sel-sel lainnya.

Vitamin D

Vitamin D adalah kelompok vitamin yang larut dalam lemak prohormon. Vitamin ini merupakan turunan dari molekul steroid yang merupakan salah satu turunan dari kolesterol. Di dalam tubuh, vitamin ini banyak berperan dalam pembentukkan struktur tulang dan gigi. Vitamin D3 (kolekalsiferol) adalah salah satu bentuk aktif dari vitamin D. Aktivasi Vitamin D dilakukan oleh hormon paratiroid.

Vitamin B1

Thiamine (vitamin B1) adalah vitamin larut air, yang digunakan untuk mengobati kasus defisiensi vitamin B1, salah satunya penyakit beri-beri. Bersama dengan ATP, membentuk senyawa thiamine pyrophosphate, suatu koenzim esensial yang sangat berperan dalam proses metabolisme karbohidrat. Secara alami, thiamine banyak ditemukan dalam makanan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, daging, telor, beras merah, gandum, asparagus, kembang kol, kentang, dan semangka.

vitamin B₂

Riboflavin (vitamin B₂) adalah mikronutrisi yang bersifat larut dalam air. Vitamin B₂ diperlukan untuk berbagai ragam proses seluler, seperti metabolisme energi, dan diperlukan dalam metabolisme lemak, zat keton, karbohidrat dan protein. Riboflavin berfungsi sebagai koenzim, artinya vitamin ini diperlukan oleh enzim (protein) untuk bisa melakukan tindakan fisiologis normal. Secara khusus, bentuk aktif dari riboflavin yaitu flavin mononukleotida (FMN) dan flavin adenin dinukleotida (FAD) berfungsi sebagai kofaktor untuk berbagai reaksi enzim flavoproteine.

vitamin B6

Pyridoxine (vitamin B6) adalah salah satu bagian dari vitamin B. Vitamin ini sebenarnya adalah sekelompok senyawa kimia yang sangat mirip dan dapat saling menggantikan (interconverted) dalam sistem biologi. Beberapa bentuk vitamin B6 yang telah dikenal misalnya, pyridoxine, pyridoxine 5-phosphate, pyridoxal, pyridoxal 5-phosphate, pyrodoxamine, pyridoxamine 5-phospahte, dan lain-lain. Bentuk aktif dari vitamin ini adalah pyridoxal 5-phosphate, yang kegunaanya antara lain membantu metabolisme makronutrien, sintesis neurotransmitter, sintesis histamin, sintesis hemoglobin, dan ekspresi gen.

vitamin B12

Cyanocobalamin (vitamin B12) adalah vitamin yang bisa digunakan untuk mengobati anemia pernisiosa, defisiensi vitamin b12 akibat kurangnya asupan dari makanan, tirotoksikosis, perdarahan, penyakit hati, dan ginjal. Obat ini bisa diberikan baik secara oral maupun injeksi.

Nicotinamide

Nicotinamide merupakan vitamin yang sangat larut dalam air. Nicotinamide juga dikenal sebagai niacinamide dan nicotinic amide, adalah suatu amida dari asam nikotinat (vitamin B3/Niacin).

Lysine

Lysine adalah asam α-amino esensial yang digunakan dalam biosintesis protein. Sebagai asam amino esensial, Lysine tidak bisa disintesis pada tubuh manusia, oleh karena itu harus didapatkan dari makanan. Pada tumbuhan dan kebanyakan bakteri, asam amino ini disintesis dari asam aspartat.

d-panthenol

d-panthenol (dexpanthenol) adalah bentuk analog alkohol dari vitamin B5. Sering disebut sebagai provitamin B5. Vitamani B5 atau Pantothenic acid adalah vitamin yang larut dalam air. Pantothenic acid adalah nutrisi penting untuk proses sintesis koenzim-A (CoA), serta untuk mensintesis dan metabolisme protein, karbohidrat, dan lemak.

Indikasi

Kegunaan Adelysin Drops adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan multivitamin, lisin, dan micronutrien. Suplemen ini umumnya diberikan kepada anak-anak dalam masa pertumbuhan atau proses penyembuhan.

Kontra indikasi

  • Jangan menggunakan Adelysin Drops untuk pasien yang memiliki riwayat alergi / hipersensitivitas pada salah satu komponen di atas.

Efek Samping Adelysin Drops

Berikut ini adalah beberapa efek samping Adelysin Drops yang mungkin terjadi :

  • Efek samping Adelysin Drops yang relatif ringan yaitu gangguan pada saluran pencernaan misalnya perut kembung, mual, dan muntah.
  • Efek samping lain yang mungkin terjadi seperti reaksi alergi.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien selama menggunakan Adelysin Drops adalah sebagai berikut :

  • Sebaiknya digunakan setelah makan untuk mencegah ketidaknyamanan pada saluran pencernaan.

Interaksi obat

Berikut adalah interaksi obat Adelysin Drops dengan obat-obat lain jika digunakan secara bersamaan :

  • Penggunaan bersamaan dengan obat antikonvulsan menurunkan penyerapan Vitamin B12 dari usus.
  • Penggunaan bersamaan dengan obat neomycin, asam aminosalicylic, colchicine, cimetidine, ranitidine, mengurangi penyerapan B12 dari usus.
  • B12 dapat memperparah reaksi alergi yang disebabkan oleh vitamin B1.
  • Pemberian parenteral chloramphenicol dapat menurunkan efek hematopoietik B12 pada kasus anemia.

Dosis Adelysin Drops

Obat Adelysin Drops diberikan dengan dosis sebagai berikut :

  • Bayi <1 tahun : 5 tetes 1 x sehari.
  • Anak 1-3 tahun : 5-10 tetes 1 x sehari.
  • Anak 3-6 tahun : 10-20 tetes 1 x sehari

Atau dalam satuan mL :

  • Dosis anak 2-6 tahun : 1 x sehari 0.5 mL
  • Dosis anak > 6 bulan–2 tahun : 1 x sehari 0.25 mL

Aturan pakai :

  • Lebih baik dikonsumsi dengan makanan atau sesudah makan.

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Adelysin Drops harus sesuai dengan yang dianjurkan.