Proliva Tablet

Proliva adalah suplemen yang digunakan untuk membantu memelihara fungsi hati. Proliva mengandung Alpha-lipoic acid (ALA), Quercetin, Turmeric, Licorice dan komponen lain yang berguna untuk melindungi organ hati dari efek buruk radikal bebas.

Berikut ini adalah informasi lengkap obat Proliva yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.

Pabrik

Gracia Pharmindo

Golongan

Bisa didapatkan tanpa resep dokter

Kemasan

Obat ini dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Box 5 × 4’s Film Coated Tablet

kandungan

Tiap Tablet obat Proliva mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Selenium 200 mcg
  • Milk thistle 300 mg
  • Citrus bioflavonoids 120 mg
  • Bilberry 100 mg
  • α-lipoic acid 100 mg
  • Quercetin 95% 50 mg
  • Turmeric 40 mg
  • Licorice 40 mg
  • Dandelion 35 mg

Sekilas tentang zat aktif (nama generik)

Selenium

Selenium adalah salah satu mineral esensial, yang artinya mineral ini tidak bisa dibuat sendiri dalam tubuh tetapi harus didapatkan dari sumber makanan. Tubuh membutuhkan mineral ini hanya dalam jumlah kecil. Selenium berguna untuk  proses pembentukan protein khusus, yang disebut enzim antioksidan. Antioksidan berperan dalam mencegah kerusakan sel.

Sayuran adalah sumber makanan selenium yang paling umum. Ikan, kerang, daging merah, biji-bijian, telur, ayam, hati, dan bawang putih juga merupakan sumber selenium yang baik.

Silybum marianum/ Milk thistle

Silybum marianum adalah tumbuhan native Eropa Selatan sampai ke Asia. Silybum marianum/Milk thistle telah digunakan untuk pengobatan penyakit hati.

Silymarin ditemukan dari tanaman milk thistle/Silybum marianum. Silymarin telah digunakan selama berabad-abad sebagai obat alami untuk penyakit hati dan saluran empedu. Silymarin dan zat aktifnya silybin berkhasiat sebagai antioksidan yang mengurangi efek buruk radikal bebas dan menghambat peroksidasi lipid. Silymarin sering digunakan untuk mengobati penyakit hati akut dan kronis.

Citrus bioflavonoids

Bioflavonoid adalah senyawa dari tanaman yang memiliki sifat seperti vitamin dan memiliki aktivitas antioksidan. Citrus Bioflavonoid berasal dari kulit buah dan buah jeruk. Citrus Bioflavonoid berkhasiat untuk memperkuat kapiler dan mengatur permeabilitasnya, mengurangi peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, penting untuk penyerapan dan penggunaan vitamin C yang tepat, berkhasiat sebagai antioksidan dengan menjaga agar vitamin C tidak teroksidasi.

Bilberry

Bilberry adalah tanaman dengan daun berwarna hijau cerah dan bunga berbentuk lonceng yang tumbuh liar, terutama di Eropa utara. Dalam ekstraknya bisa mengandung antosianosida sebanyak 25%. Dalam buah segar bilberry, kandungan antosianidin berkisar antara 300 mg sampai 700 mg per 100 gram buah, tergantung pada daerah di mana mereka dipetik.

Alpha-lipoic acid (ALA)

Alpha-lipoic acid (ALA) atau lipoic acid (LA) adalah zat yang digunakan sebagai antioksidan, dan obat terapi penunjang diabetes. Senyawa ini sebenarnya bisa dibentuk secara alami oleh tubuh kita, namun bisa juga didapatkan dari asupan makanan seperti bayam, brokoli, ubi jalar, kentang, ragi, tomat, kubis, wortel, bit, dan dedak padi.

Selama bertahun-tahun, suplemen yang mengandung Alpha-lipoic acid dosis tinggi telah digunakan di beberapa negara Eropa untuk mengobati beberapa jenis kerusakan saraf. Studi menunjukkan zat ini juga bisa digunakan oleh penderita diabetes tipe 2 untuk meningkatkan konduksi dan fungsi sel saraf.

Sebagai antioksidan, senyawa ini melindungi tubuh kita dari efek buruk yang ditimbulkan oleh molekul-molekul abnormal penghasil radikal bebas. Radikal bebas bisa memicu berbagai penyakit, seperti stroke.

Quercetin

Quercetin adalah senyawa flavonoid yang umumnya ditemukan pada buah dan sayuran, seperti anggur merah, bawang merah, teh hijau, apel, buah beri, Ginkgo biloba, dan lain-lain. Quercetin memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi. Quercetin digunakan untuk mengobati kondisi jantung dan pembuluh darah termasuk “pengerasan pembuluh darah” (aterosklerosis), kolesterol tinggi, penyakit jantung, dan masalah sirkulasi. Sering digunakan untuk menjaga fungsi organ hati. Quercetin juga digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Turmeric

Kunyit (Curcuma domestica/Curcuma longa) adalah tanaman rempah kelompok jahe-jahean (Zingiberaceae). Tanaman ini asli berasal dari kawasan Asia tenggara termasuk Indonesia. Kunyit memiliki banyak kegunaan, dari bumbu masakan sampai obat-obatan. Kunyit mengandung kurkumin dan minyak atsiri yang diketahui ampuh untuk pengobatan hepatitis, sebagai antioksidan, mengobati gangguan pencernaan, sebagai anti mikroba, anti kolesterol, mengurangi nyeri akibat rheumatoid arthritis (rematik), tifus, disentri, keputihan, haid tidak lancar, perut mulas saat haid, dan memperlancar ASI. Saat ini kunyit juga dikembangkan untuk menangani tumor, seperti menghambat perkembangan sel tumor payudara atau menghambat ploriferasi sel tumor pada usus besar.

Licorice

Licorice/akar manis adalah tanaman yang berasal dari daerah mediterania, selatan dan tengah Rusia, dan Asia Kecil sampai Iran. Licorice mengandung asam glycyrrhizic. Senyawa ini banyak digunakan untuk obat-obatan seperti obat untuk berbagai keluhan sistem pencernaan termasuk tukak lambung, sakit maag, kolik, dan pembengkakan lapisan perut (gastritis kronis); Sebagai obat untuk sakit tenggorokan, bronkitis, batuk, dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau virus; Untuk mengobati hepatitis B dan C, serta luka mulut (lichen planus) pada orang dengan hepatitis C.

Dandelion

Dandelion adalah tanaman berbunga. Orang menggunakan bagian atas tanah dan akar untuk membuat obat. Dandelion digunakan untuk mengatasi gangguan nafsu makan, sakit perut, batu empedu, nyeri sendi, nyeri otot, eksim, dan memar. Dandelion juga digunakan untuk meningkatkan produksi urine dan sebagai pencahar untuk meningkatkan pergerakan usus. Juga digunakan sebagai toner kulit, tonik darah, dan cairan pencerna.

Indikasi

Kegunaan Proliva adalah sebagai suplemen untuk untuk membantu memelihara fungsi hati, misalnya mengobati infeksi hepatitis, hepatitis akibat alkohol, hepatitis akibat obat-obatan, mencegah fatty liver, fibrosis dan sirosis hati.

Baca Juga  OA Plus

Kontraindikasi

  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap salah satu komponen.

Efek Samping Proliva

Secara umum obat ini bisa ditoleransi dengan baik. Berikut adalah beberapa efek samping Proliva yang mungkin terjadi :

  • Suplemen ini bisa menyebabkan berkurangnya nafsu makan, mual, diare, dan gangguan pencernaan lainnya.
  • Suplemen ini juga bisa menyebabkan ruam kulit, namun jarang.
  • Efek samping lain yang bisa terjadi misalnya adalah kram otot, sakit kepala, dan sensasi seperti ditusuk jarum pada kulit.
  • Terlalu banyak selenium dalam darah bisa menyebabkan kondisi yang disebut selenosis. Selenosis dapat menyebabkan rambut rontok, masalah kuku, mual, mudah tersinggung, kelelahan, dan kerusakan saraf ringan. Oleh karena itu jangan menggunakan suplemen yang mengandung selenium dalam dosis yang berlebihan.

Perhatian

Hal-hal yang perlu diperhatikan pasien jika menggunakan obat Proliva adalah sebagai berikut :

  • Hindari penggunaan Proliva dosis tinggi karena dapat menyebabkan efek hipoglikemia (sakit kepala, mengantuk, lelah) yang biasanya dihubungkan dengan kadar gula darah rendah.
  • Karena Proliva bisa menurunkan gula darah atau nutrisi penting lainnya, pengujian kadar glukosa secara teratur mungkin diperlukan.
  • Hati-hati menggunakan suplemen ini jika Anda memiliki masalah tiroid, defisiensi B1 (kadang-kadang ditemukan pada pecandu alkohol atau penderita anoreksia), atau masalah medis lainnya.
  • Mengingat kurangnya bukti tentang keamanannya, Proliva tidak dianjurkan untuk anak-anak, ibu hamil atau menyusui.

Interaksi obat

Berikut adalah interaksi Proliva jika digunakan bersamaan dengan obat-obat lain :

  • Penggunaan bersamaan Proliva dengan obat diabetes bisa membuat kadar gula darah turun terlalu rendah.
  • Juga bisa menurunkan efek obat kemoterapi.
  • Bisa juga berinteraksi dengan antibiotik, antiinflamasi, obat penenang, vasodilator (digunakan untuk penyakit jantung atau tekanan darah tinggi), dan obat-obatan untuk osteoarthritis.
Baca Juga  Tonikum Bode

Dosis Proliva

Proliva diberikan dengan dosis berikut :

  • Dosis dewasa : 1 Tablet sehari.

Aturan pakai Proliva :

  • Sebaiknya suplemen ini diminum setelah makan untuk mengurangi ketidaknyamanan pada saluran pencernaan.

Terkait

Dalam pemilihan obat, manfaat yang diperoleh harus dipastikan lebih besar daripada risiko yang mungkin dialami pasien. Oleh karena itu, penggunaan obat Proliva harus sesuai dengan yang dianjurkan.